ANALISIS PERGERAKAN PESAWAT DAN PENUMPANG DI BANDAR UDARA TANJUNG HARAPAN TANJUNG SELOR DENGAN METODE FORECAST TREND ANALYSIS
Bandar Udara Tanjung Harapan merupakan salah satu Bandar Udara yang pengelolaannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara dan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI). Seiring berkembangnya jumlah penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya maka akan berpengaruh dengan kebutuhan pelayanan di Bandar Udara Tanjung Harapan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pergerakan pesawat dan penumpang pada waktu 5, 10,15 dan 20 tahun yang akan datang dengan menggunakan metode Forecast Trend Analysis. Dalam metode Forecast Trend Analysis terdapat tiga metode perhitungan yaitu metode Trend Linier, Trend Kuadratik dan Trend Eksponensial dengan menggunakan data pergerakan pesawat dan penumpang tahun 2000-2019. Kemudian untuk mengetahui nilai error terkecil maka menggunakan rumus Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil pembahasan dengan menggunakan metode Forecast Trend Analysis bahwa diperoleh jumlah pergerakan pesawat dan penumpang dengan masing-masing metode yaitu, pada jumlah pergerakan pesawat untuk Trend Linier pada waktu 5, 10, 15 dan 20 tahun yang akan datang yaitu sebanyak 2.059, 2.212, 2.366, 2.520. Kemudian untuk Trend Kuadratik sebanyak 3.804, 5.633, 7.955, 10.770 dan untuk Trend Eksponensial sebanyak 1.858, 2.043, 2.247, 2.472. Kemudian jumlah pergerakan penumpang untuk Trend Linier pada waktu 5, 10, 15, 20 tahun yang akan datang sebanyak 40.222, 44.754, 49.287, 53.820. Kemudian untuk Trend Kuadratik yaitu sebesar 90.710, 143.735, 211.023, 292.572 dan untuk Trend Eksponensia sebanyak 32.081, 36.972, 42.609, 49.105. Berdasarkan hasil perbandingan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) pada jumlah pergerakan pesawat sebesar 2,709% dan jumlah pergerakan penumpang sebesar 2,815 % dengan metode Trend Kuadratik yang relatif kecil atau lebih akurat.