PARTISIPASI KAUM PEREMPUAN DALAM MEMBANGUN BUDAYA POLITIK DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN
PARTISIPASI KAUM PEREMPUAN DALAM MEMBANGUN BUDAYA POLITIK DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui partisipasi kaum perempuan dalam membangun budaya politik di desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala desa Antutan, Sekertris desa Antutan, Kaur Pemerintah, ketua RT, Tokoh masyarakat, dan masyarakat desa Antutan.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu partisipasi kaum perempuan dalam membangun budaya politik di desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan sebagai berikut : (1) Partisipasi Aktif, kaum perempuan dalam membangun budaya politik di desa Antutan ditunjukan dengan cara menggunakan hak suara dalam kegiatan pemilihan. (2) Partisipasi Pasif, partisipasi kaum perempuan di desa Antutan belum perna menjadi calon legislator, Kepala Desa, dan saat kegiatan rapat desa kaum perempuan tidak terlihat. Tetapi lebih cenderung menerima dan menjalankan kebijakan pemerintah. (3) Golongan Putih, dalam kegiatan politik terutama saat kegiatan pemilihan, kaum perempuan di desa Antutan turut berpartisipasi dalam menggunakan hak suara untuk memilih pilihan mereka. Oleh karena itu, kaum perempuan di desa Antutan jarang sekali yang Golput. Partisipasi kaum perempuan dalam membangun budaya politik di desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dilihat dari beberapa budaya politik sebagai berikut: (1) Budaya Politik Parokial, Kaum perempuan dalam membangun budaya politik di desa Antutan cenderung bersifat budaya politik parokial. (2) Budaya Politik Subjek, Kaum perempuan dalam membangun budaya politik subjektif belum terlihat karena kaum perempaun hanya sebatas berpartisipasi dalam kegiatan pemilihan. (3) Budaya Politik Partisipan, partisipasi kaum perempuan di desa Antutan dalam membangun budaya politik partisipan bisa dikatakan belum kaksimal dalam peran-peran politik, peran partisipasi kaum perempuan di desa Antutan dapat terlihat pada saat pemilihan umum, pemilihan kepala daerah, pileg dan pemilihan kepala desa Antutan..