Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD ABDUL KARIM

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

Pusat Pengembangan dan Pelatihan Olahraga Bulutangkis di Tanjung Selor Tema: Kearifan Lokal dalam Modernitas

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pusat Pengembangan dan Pelatihan Olahraga Bulutangkis di Tanjung Selor Tema : Kearifan Lokal dalam Modernitas, gaya arsitektur yang merespon lunturnya nilai kebudayaan di Kalimantan Utara. Gedung Olaharaga umumnya di sebut dengan ”Gelanggang”, merupakan sebuah wadah atau tempat yang dikhususkan untuk mewadahi sebuah kegiatan olahraga, salah satunya yaitu olahraga badminton yang sangat populer dan memiliki segudang prestasi di Indonesia. Kearifan lokal berasal dari nilai budaya ,tradisi, adat istiadat, sistem kemasyarakatan yang sangat kental pada suatu daerah. Konsep ini menjadi salah satu pemecahan arsitektur untuk dapat di terapkan pada Bangunan “Pusat Pengembangan dan Pelatihan Olahraga Bulutangkis di Tanjung Selor”, dengan menerapkan pendekatan arsitektur yang memperhatikan Kearifan Lokal namun tetap menyesuakan dengan perkembangan Teknologi yang semakin Modern dan terbarukan. Karena dengan kearifan lokal nilai kebudayaan lokal dan hubungan antar masyarakat akan semakin terjaga dan tidak tergerus oleh kebudayaan luar yang dapat menghilangkan identitas suatu daerah. Dalam Perencanaannya, menggunakan Metode deskriptif analitif, yaitu deskripsi atau paparan mengenai kondisi fenomena yang terjadi, didukung dengan analisis terhadap masalah dan studi literatur terhadap teori. Teknik Pengumpulan Data terkait Luas lahan, kondisi eksisting site dilakukan dengan melakukan survey dan untuk Teknik Penyajian hasil akhirnya yaitu dengan Teknik Analisis Grafis atau penyajian gambar perancangan. Jadi, hal yang sangat di perhatikan mengenai Standar Bangunan Gedung Olahraga yaitu harus memenuhi fasilitas-fasilitas penunjang yang sesuai dengan standar yang di tetapkan. Dengan menerapkan pendekatan arsitektur kearifan lokal dalam modernitas yang mengadopsi kebudayaan suku tidung kalimantan utara, sehingga kebudayaan di suatu daerah tidak menjadi asing atau mulai hilang. Kata Kunci: Bangunan Gedung Olahraga, Badminton, Kearifan Lokal.