ANALISIS KONTRIBUSI DAN POTENSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA TAHUN 2014-2018 DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
ABSTRAK Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber penerimaan daerah mencerminkan tingkat kemandirian daerah. Semakin besar PAD, mengindikasikan bahwa sebuah daerah mampu melaksanakan desentralisasi fiskal dan ketergantungan terhadap pemerintah pusat berkurang, dan pkb mermotor merupakan salah satu sumber pendapat daerah yg tertinggi, untuk di daerah kabupaten bulungan PKB cukup membantu walaupun demikian kontribusi PKB terhadap PAD Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Daerah Dikabupaeten Bulungan belum banyak dikaji. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa besar kontribusi kendaran bermotor selama periode 2014 – 2018? dan Berapa potensi peneriman pajak kendaraan bermotor yang ada di Kabupaten Bulungan periode 2014 – 2018? Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis data kuantitatif dan sifatnya deskriptif. Sampel penelitan adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kendaraan beroda dua dan beroda empat yang ada dikabupaten bulungan. Hasil dari penelitian ini menujukan, bahwa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap pendapatan asli daerah dikabupaten bulungan dimana pada tahun 2014 sebesar 33,63%, tahun 2015 sebesar 33,84%, 2016 sebesar 39,48%, 2017 sebesar 42,15%, 2018 sebesar 43,02%. Pada tahun 2018 kontribusi yang diberikan pajak kendaraan bermotor sebesar 43,02% karena dilihat dari realisasinya Pendapatan asli daerah yng diterima Kabupaten Bulungan sebesar 40.946.551.534 selain PKB ada beberapa sektor pendapatan pajak dan retribusi daerah lainnya. Potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Dikabupaten Bulungan bdimana persentase perumbuhan potensi pajak kendaran bermotor berkisaran Rp37.600.000.000 sampai dengan Rp 41.531.852.728 selama periode 2014 – 2015.