ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN (BLACK SITE) DAN DAERAH TITIK RAWAN KECELAKAAN (BLACK SPOT) (Studi Kasus: Jalan Sengkawit Dan Jalan Jelarai Raya Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara)
Kota tanjung selor mempunyai volume lalu lintas yang cukup tinggi kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat dan hal ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas seperti terjadinya kecelakaan, maka dari itu dalam penelitian ini diambil perumusan masalah : bagaimana karakteristik daerah rawan kecelakaan (black site) dan daerah titik rawan kecelakaan (black spot) lalu lintas di jalan sengkawit – jalan jelarai raya dan bagaimana menentukan lokasi daerah rawan kecelakaan (black site) dan daerah titik rawan kecelakaan (black spot) di jalan sengkawit – jalan jelarai raya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik daerah rawan kecelakaan (black site) dan daerah titik rawan kecelakaan (black spot) lalu lintas di jalan Sengkawit – jalan Jelarai raya dan mengetahui lokasi daerah rawan kecelakaan (black site) dan daerah titik rawan kecelakaan (black spot) lalu lintas di jalan Sengkawit – jalan Jelarai raya, adapun analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu menentukan black site dengan metode z-score dan menentuka black spot dengan metode cusum. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : daerah rawan kecelakaan (black site) lalu lintas dan titik rawan kecelakaan lalu lintas (black spot) yang teridentifikasi rawan kecelakan di sta 0+000 – 10+000, meliputi sta 1+000 – 2+000 untuk black site dan cusum nya terletak di simpang jalan Sengkawit – jalan Jambu, sta 2+000 – 3+000 untuk black site dan cusum nya terletak di simpang jalan Sengkawit – jalan Padaelo, dan sta 0+000 -1+000 untuk black site dan cusum nya terletak di simpang Sengkawit – Semangka.