Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YOSUA ASPRILO

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

Respon Pemberian Hormonik terhadap tanaman Padi Miau di Desa Jelarai

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOSUA ASPRILO.201531050. RESPON PEMBERIAN HORMONIK TERHADAP TANAMAN PADI MIAU DI DESA JELARAI. Dibawah bimbingan Tati Hariyati, MP. Padi merupakan tanaman yang paling umum di budidayakan masyarakat dayak Kalimantan utara, padi juga terkadang menjadi mata pencarian masyarakat dayak Kalimantan utara pada umumnya. padi miau merupakan padi gunung dengan masa panen lima bulan, tinggi padi bisa mencapai dada orang dewasa, memliki aroma wangi seperti padi gunung pada umumnya, bentuk bulir padi miau ramping atau slender dan bulir berwarna kuning jerami, namun masalah yang terdapat pada padi jenis ini yaitu padi hampa cukup banyak, mudah terserang hama. Zat pengatur tumbuh tanaman berperan penting dalam mengontrol proses biologi dalam jaringan tanaman. Perannya antara lain mengatur kecepatan pertumbuhan dari masing-masing jaringan, mempercepat pembungaan, merangsang pertumbuhan akar, memecah masa dormasi, mempersingkat masa panen, dan meningkatkan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat untuk memperbaiki kekurangan yang terdapat pada jenis padi miau. Penggunaan dosis yang tepat di percaya memperbaiki permasalahan pada padi miau seperti banyaknya gabah hampa, umur panen 6 bulan dengan penggunaan hormon di harapkan dapat mempersingkat umur panen. Penelitian di laksanakan di desa Jelarai, penelitian di mulai pada bulan maret sampai bulan September 2020. Percobaan di susun dalam Rancangan Acak Lengkap(RAL). Dosis yang pertama yaitu 5 ml, dosis kedua 10 ml, dan dosis ketiga 15 ml serta perbandingan yaitu kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika di lihat dari table sidik ragam pemberian zat pengatur tumbuh tidak berpegaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman, tetapi fakta data grafik menunjukan dosis 10 ml memberikan pengaruh terbaik pada umur panen dan umur berbunga pada tanaman padi. Pada dosis 15 ml memberikan hasil terbaik pada jumlah gabah hampa dan gabah berisi. Pemberian zat pengatur tumbuh tidak berpengaruh nyata dalam penghitungan sidik ragam terhadap pertumbuhan namun fakta data grafik yang di peroleh memberikan hasil yang terbaik pada fase generatif dan dapat menambah hasil produksi. Kata kunci : Padi, Zat Pengatur Tumbuh