KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.