TRADISI ADAT SENGUYUN DI DESA LONG PESO KECAMATAN PESO KABUPATEN BULUNGAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “Tradisi Adat Senguyun di Desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai objek yang diteliti di mana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan mendetail. Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengetahui Tradisi Adat Senguyun di Desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data Penyajian Data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian tradisi adat senguyun di Desa Long Peso adalah tradisi turun-temurun dari nenek moyang berupa saling gotong royong dalam suatu pekerjaan. Senguyun tersebut biasanya dilaksanakan pada saat pembuatan ladang berpindah. Tradisi adat senguyun di Desa Long Peso dalam pembuatan ladang berpindah mencakup: (1) Persiapan adat senguyun saat menanam padi dan panen padi yaitu mempersiapkan beni padi, mempersiapkan tugal, mempersiapkan bakul kecil (katedien), topi(saung), pelindung belakang (ta’a), konsumsi, berupa lemeng, air limus, dan makan siang, ilang asao (alat pemootong padi), ingen (bakul), ingen atet (bakul besar) dan tayeng (tikar dari rotan). (2) Pelaksanaan Adat Senguyun yaitu pembentukan kelompok dengan jumlah 7 sampai 25 orang dan proses pelaksanaan senguyun secara bergiliran, namun acak tergantung dari kesiapan masing-masing anggota kelompok. (3) Penutupan kegiatan adat senguyun akan berakhir apabila senguyun disetiap anggota sudah mendapatkan giliran. Jika masih ada lahan yang belum ditanam, kelompok senguyun tersebut akan kembali senguyun hingga lahan sudah ditanami padi.