Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Untuk Pencegahan Kecelakaan Akibat Kerja di Proyek Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di dalamnya terdapat pengendalian resiko dan hal yang harus diterapkan oleh setiap perusahaan dan setiap pelaksanaan pekerjaan dalam terciptanya keamanan, efisiensi dan produktifitas pada tempat pelaksanaan kerja. Salah satu bentuk aturan penerapan SMK3 adalah penggunaan Alat Pelindung Diri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh dalam penggunaan alat pelindung diri untuk pencegahan kecelakaan akibat kerja di proyek pembangunan gedung DPRD Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Regresi Linier Beganda yang terdari dari 1 variabel dependen Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Y), dan 3 variabel independen Penyelenggaraan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tentang Alat Pelindung Diri (X1), Sikap Pekerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (X2), dan Perilaku Pekerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (X3). Pada penelitian kali ini faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri adalah Faktor Penyelenggaraan SMK3 (X1) pada urutan 1 (pertama), faktor Sikap Pekerja (X2) pada urutan ke 2 (dua) dan Perilaku Pekerja (X3) di urutan ke 3 (tiga). Dapat di katakan demikian karna dilihat dari nilai persentase t hitung dari variabel Penyelenggaraan SMK3 adalah yang paling besar yaitu sebesar 44.46%, yang dapat di artikan jika variabel sikap pekerja berpengaruh sebesar 44,46% terhadap kepatuhan pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri pada saat bekerja. Yang kemudian Sikap Pekerja sebesar 32,68% dan, Perilaku Pekerja sebesar 22.86%.