Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Regresi Linier Berganda
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN BUS DAMRI (Trayek Tanjung Selor - Berau).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan dari jasa transpotasi ini tidak memenuhi harapan penumpang, maka penumpang merasa tidak puas dengan pelayanan tersebut sehingga dimasa yang akan datang penumpang tidak melakukan perjalanan ulang. Di lain pihak apabila sebuah pelayanan jasa transportasi melebihi harapan penumpang, maka penumpang akan melakukan perjalanan ulang dan lebih mengutamakan jasa Bus DAMRI. Masyarakat juga terkadang mengeluh terhadap tempat atau lokasi Perum DAMRI ini yang bergabung dengan pasar Induk, mereka juga berpendapat bahwa lingkungan sekitar kurang bersih masih ada sampah yang tercecer, dan jam menunggu Bus pun tidak sesuai jadwal.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Bus DAMRI Trayek Tanjung Selor- Berau. Dalam penelitian ini, penulis akan meneliti 6 faktor variabel pelayanan yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Bus DAMRI. Dengan menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Hasil keseluruhan maka disimpulkan bahwa semua variabel independen (X) berpengaruh terhadap variabel dependen (Y). Dengan hasil variabel keamanan dengan nilai t hitung 5,493, variabel keselamatan dengan nilai t hitung 2,830, variabel kenyamanan dengan nilai t hitung 7,377, variabel keterjangkauan dengan nilai t hitung 6,249, variabel kesetaraan dengan nilai t hitung 4,981, variabel keteraturan dengan nilai t hitung 2,175, dari 6 (Enam) variabel itulah faktornya yang berpengaruh.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Untuk Pencegahan Kecelakaan Akibat Kerja di Proyek Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di dalamnya terdapat pengendalian resiko dan hal yang harus diterapkan oleh setiap perusahaan dan setiap pelaksanaan pekerjaan dalam terciptanya keamanan, efisiensi dan produktifitas pada tempat pelaksanaan kerja. Salah satu bentuk aturan penerapan SMK3 adalah penggunaan Alat Pelindung Diri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh dalam penggunaan alat pelindung diri untuk pencegahan kecelakaan akibat kerja di proyek pembangunan gedung DPRD Kalimantan Utara. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Regresi Linier Beganda yang terdari dari 1 variabel dependen Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Y), dan 3 variabel independen Penyelenggaraan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tentang Alat Pelindung Diri (X1), Sikap Pekerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (X2), dan Perilaku Pekerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (X3). Pada penelitian kali ini faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri adalah Faktor Penyelenggaraan SMK3 (X1) pada urutan 1 (pertama), faktor Sikap Pekerja (X2) pada urutan ke 2 (dua) dan Perilaku Pekerja (X3) di urutan ke 3 (tiga). Dapat di katakan demikian karna dilihat dari nilai persentase t hitung dari variabel Penyelenggaraan SMK3 adalah yang paling besar yaitu sebesar 44.46%, yang dapat di artikan jika variabel sikap pekerja berpengaruh sebesar 44,46% terhadap kepatuhan pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri pada saat bekerja. Yang kemudian Sikap Pekerja sebesar 32,68% dan, Perilaku Pekerja sebesar 22.86%.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbandingan Metode Fuzzy Mamdani Dengan Regresi Linier Berganda Dalam Peramalan Jumlah Produksi (Studi Kasus Di PT. Bulungan Citra Agro Persada Bulungan Tahun 2015-2017)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Metode fuzzy Mamdani sering dikenal dengan nama Metode Max-Min. Metode ini diperkenalkan oleh Ebrahim Mamdani pada tahun 1975, untuk mendapatkan output diperlukan 4 tahapan yaitu pembentukan himpunan fuzzy, aplikasi fungsi implikasi (aturan), komposisi aturan, penegasan (deffuzy). Selanjutnya, dalam regresi linier berganda diperoleh bahwa peramalan nilai variabel tak bebas Y dengan membentuk persamaan yang menghubungkan lebih dari satu variabel yaitu X_1, X_2, ..., X_n. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil dari suatu peramalan dengan menggunakan metode fuzzy dan regresi linier beerganda. Dalam penelitian ini, digunakan data produksi kelapa sawit sebagai output atau variabel terikat (Y) sedangkan faktor yang mempengaruhi adalah pemupukan, tenaga kerja dan rata-rata curah hujan sebagai input atau variabel bebas X_1, X_2, dan X_3. Dalam pengelolaan data untuk logika fuzzy masing-masing variabel Y, X_1, X_2, dan X_3 dikelompokkan dalam himpuan fuzzy. Aturan fuzzy yang digunakan ada 27 aturan. Metode penyelesaian yang digunakan adalah mrtode Fuzzy Mamdani. Untuk regresi linier berganda diselesaikan dengan metode kuadrat terkecil (Least Squares Method). Dengan menunjukkan nilai rata-rata kesalahan relatif dari peramalan setiap metode, diperoleh nilai rata-rata kesalahan relatif metode fuzzy Mamdani sebesar 0,5366 atau 53,66% dan regersi linier berganda sebesar 0,5098 atau 50,98%. Besarnya nilai tersebut memperlihatkan bahwa nilai rata-rataa kesalahan relatif regresi linier berganda lebih kecil daripada metode fuzzy Mamdani, sehingga untuk kasus dengan variabel input dan output dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peramalan dengan menggunakan regresi linier beerganda lebih baik daripada metode fuzzy Mamdani.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail