Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

127 hasil
Subjek: Layanan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR DESA JELARAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Jelarai Selor Keamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan atau menerima pelayanan dari Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan sebanyak 1.650 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner atau angket. Selanjutnya metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rumus P. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pada masyarakat yang melakukan atau menerima pelayanan dari Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDY TENTANG DAMPAK TRANSMIGRASI TANJUNG BUKA SP. 10 PADA PEMBANGUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi dampak transmigrasi Tanjung Buka SP. 10 pada pembangunan di Kabupaten Bulungan yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur UPT dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat di UPT Tanjung Buka SP. 10 Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kepala Bidang, aparat Disnakertran Kabupaten Bulungan, masyarakat, serta warga transmigrasi Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur UPT melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor UPT. Selain itu pelayanan yang ada di kantor UPT juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Oleh : Rio NPM. 201851031 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada impelementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari kepala camat, aparat kecamatan beserta seklur, serta masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bagaimana prosedur pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang, serta masyarakat juga dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh para pegawai kantor apakah sesuai atau tidak, dan masyarakat pun ketika sudah berpindah tempat tinggal harus melaporkan ke ketua RT setempat agar RT tempat tinggal barunya tersebut dapat mendata penduduk barunya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU PENCARI KERJA (AK-1) PADA DINAS TRANSMIGRASI DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam rangka memberikan kualitas pelayanan yang baik dari aparatur pemerintah, pemerintah membuat keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara nomor: 63/KEP/M.PAN/7?2003 tentang pedoman umum penyelengaraan pelayanan publik, namun kebijakan ini tidak akan bisa dicapai secara maksimal apabila aparatur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena iyu, apabila aparartur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kualitas pelayananharus diimbangi dengan upaya optimalisasi kinerja aparatur pemerintah dan melakukan secara konsisten juga meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran pelayanan sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan, serta mengetahui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dalam pembuatan kartu pencari kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan adalah belum efektif, hal ini disebabkan oleh kurang sumber daya manusia, selain itu juga ditemukan hambatan-hambatandalam pembuatankartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFETTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN TANJUNG SELOR TIMUR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, jumlah informan yaitu 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan langkah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik trigulasi yakni trigulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik di kantor Kelurhan Tanjung Selor Timur Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan sudah tergolong efektif namun terdapat kekurangan, apabila dibahas dari aspek (1) prosedur pelayanan sudah tergolong efektif, (2) waktu penyelesaian sudah tergolong efektif, (3) biaya pelayanan sudah tergolong efektif, (4) sarana dan prasarana sudah tergolong efektif meski terdapat kekurangan, (5) kompetensi pegawai sudah tergolong efektif, (6) produk pelayanan sudah tergolong efektif.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PELAYANAN PEMBUATAN SIM TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT (Studi pada Kantor Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini berfungsi untuk menentukan arah yang tepat bagi peneliti untuk menghindari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitian. Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bulungan (Satlantas Polres Bulungan) merupakan organisasi publik yang memegang hak dalam jasa pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bulungan, yang menjadi fokus dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Pelayanan dalam Pembuatan SIM dan Kepuasan terhadap Loyalitas Masyarakat Studi Kasus pada Kantor Satlantas Polres Bulungan. Adapun beberapa pertanyaan yang dapat diidentifikasikan terkait fokus penelitian tersebut adalah yaitu apakah kualitas pelayanan pembuatan SIM di Satlantas Polres Bulungan sudah berorientasi pada kepuasan masyarakat dengan tidak meninggalkan dimensi kualitas pelayanan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah jenis deskriftif kualitatif, fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada Pengaruh Pelayanan dalam Pembuatan SIM dan Kepuasan terhadap Loyalitas Masyarakat informasi yang diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara diharapkan dapat memberikan gambaran tentang sejauh mana Pengaruh Pelayanan dalam Pembuatan SIM dan Kepuasan terhadap Loyalitas Masyarakat Studi Kasus pada Kantor Satlantas Polres Bulungan. Hasil penelitian penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa Pengaruh Pelayanan Pembuatan SIM Terhadap Tingkat Kepuasan Masyarakat diketahui bahwa dari semua indikator yang diteliti menunjukkan bahwa pengaruh pelayanan pembuatan SIM terhadap tingkat kepuasan masyarakat di Satlantas Polres Bulungan sejauh ini sangat baik dan sesuai dengan harapan masyarakat yang mengajukan permohonan penerbitan SIM di Satlantas Polres Bulungan.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG DISIPLIN KERJA PERANGKAT DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disiplin kerja dan faktor pendukung serta faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari kepala desa, perangat desa, dan masyarakat desa sesuai dengan fokus penelitian. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dapat dilihat dari tanggung jawab perangkat desa seperti tanggung jawab pelayanan, tanggung jawab administrasi, dan tanggung jawab moral. Penggunaan waktu secara efektif, misalnya tepat waktu melayani masyarakat dan tepat waktu mengerjakan administrasi dengan baik. Selain itu, Ketaatan terhadap peraturan-peraturan di antaranya: 1) Peraturan Perundang-undangan; 2) UU No. 6 Tahun 2014 mengenai tata kelola desa; 3) Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, Peraturan Desa (Perdes) & Peraturan Kepala Desa (Perkades), serta aturan internal yang disepakati di tingkat desa mengenai tata tertib kantor, dan pembagian piket. Faktor pendukung disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, yaitu kepemimpinan yang tegas dan teladan, kesejahteraan yang layak, kepastian penghasilan tetap, sanksi dan penghargaan yang jelas, fasilitas kantor yang memadai, dan pelatihan dan pembinaan berkala. Sedangkan faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin, yaitu budaya kekeluargaan, lemahnya pengawasan: sering kali kepala desa atau sekretaris desa, dan tidak adanya sanksi efek jera.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fokus penelitian ini adalah evaluasi program pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang penting bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan seperti KK, KTP, Akta Kelahiran, dan dokumen kependudukan lainya. Dalam pelaksanaanya, masih di temukan beberapa permasalahan, seperti proses pelayanan yang belum optimal , kendala jaringan dan sistem, keterbatasan akses masyarakat dari wilayah yang jauh, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan Tanjung Palas serta mengetahui faktor faktor yang memengaruhi pelaksanaan pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan evaluasi program menggunakan teori William N. Dunn dengan indikator efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sudah berjalan, tetapi belum optimal. Masih terdapat kendala pada kecepatan layanan, jaringan sistem, pemerataan akses,serta jangkauan pelayanan bagi masyarakat di wilayah jauh. Meskipun demikian, petugas cukup responsif dan pelayanan sudah sesuai kebutuhan masyarakat. Kesimpulanya, program pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Tanjung Palas perlu di tingkatkan, terutama pada aspek sarana prasarana,kualitas petugas, jaringan sistem, serta pemerataan akses pelayanan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan pelayanan publik pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Dasar teori dalam penelitian ini menggunakan teori prinsip good governance menurut Sedarmayanti (2004), yaitu akuntabilitas, transparansi, keterbukaan, dan keadilan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian ini adalah penerapan prinsip-prinsip good governance dalam peningkatan kualitas pelayanan publik pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan berdasarkan prinsip-prinsip good governance menurut Sedarmayanti. Informan dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari kepala dinas, kepala bidang, dan beberapa pegawai pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini penerapan prinsip-prinsip good governance telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, meskipun partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengembangan pelayanan masih perlu diperkuat.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI PEMEKARAN KECAMATAN TANJUNG SELOR UNTUK PERSIAPAN DAERAH OTONOM BARU ( DOB ) kOTA TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor sebagai bagian dari persiapan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. Pemekaran kecamatan merupakan langkah strategis dalam penataan wilayah administratif guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta kualitas pelayanan publik. Namun, hingga saat ini proses pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum dapat direalisasikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, stakeholder, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum berjalan secara maksimal karena masih terdapat beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, terutama terkait jumlah desa atau kelurahan serta kesiapan kelembagaan. Selain itu, terdapat faktor pendukung seperti potensi wilayah, dukungan masyarakat, dan posisi strategis sebagai ibu kota provinsi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta faktor politik dan administratif. Dengan demikian, diperlukan upaya yang lebih terintegrasi dan komprehensif dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mempercepat proses pemekaran kecamatan sebagai langkah awal dalam mewujudkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. This study aims to analyze the implementation of the expansion of Tanjung Selor District as part of the preparation for the establishment of a New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City. District expansion is a strategic step in administrative territorial restructuring to improve the effectiveness of governance and the quality of public services. However, the expansion process of Tanjung Selor District has not yet been optimally realized. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observation, and documentation. The research informants include local government officials, district and village authorities, stakeholders, and the community. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the district expansion has not been carried out optimally due to several unmet requirements, particularly related to the number of villages or urban wards and institutional readiness. Supporting factors include regional potential, community support, and its strategic position as the provincial capital. Meanwhile, inhibiting factors include budget limitations, suboptimal inter-agency coordination, and political and administrative constraints. Therefore, more integrated and comprehensive efforts from local governments and relevant stakeholders are needed to accelerate the district expansion process as an initial step toward establishing the New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Upaya pemerintah desa bagian kepala seksi kesejahteraan dalam meningkatkan kualiatas pelayan publik ( studi desa mangkupadi kecamatan tanjung palas timur)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas pelayanan publik merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, pelayanan di bidang kesejahteraan Desa Mangkupadi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta gangguan Sistem Informasi Desa (SID). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Kepala Seksi Kesejahteraan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dilakukan melalui perbaikan fasilitas, penerapan prosedur pelayanan, peningkatan daya tanggap, pemberian jaminan pelayanan yang profesional, serta sikap empati kepada masyarakat berdasarkan lima dimensi SERVQUAL. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta gangguan SID. Disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik di Desa Mangkupadi telah berjalan dengan baik, namun masih perlu ditingkatkan agar pelayanan menjadi lebih efektif, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PELAYANAN POLI LANJUT USIA: (Studi Pada Pusat Kesehatan Masyarakat Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kesehatan lansia merupakan salah satu bentuk pelayanan dasar yang bertujuan memenuhi kebutuhan kesehatan lanjut usia secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan pasien lanjut usia. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu secara umum telah berjalan dengan baik. Fasilitas pelayanan yang tersedia cukup mendukung kebutuhan lansia, pelayanan dilaksanakan secara konsisten melalui prosedur yang jelas dan sistem e-Pus, petugas responsif dalam membantu pasien, mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan, serta menunjukkan sikap ramah dan peduli terhadap pasien lanjut usia. Faktor pendukung pelayanan meliputi kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan sistem e-Pus, fasilitas pelayanan, dan Posyandu lansia. Adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah kondisi geografis wilayah, keterbatasan akses transportasi, serta menurunnya mobilitas pasien lanjut usia.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PELAKSANAAN KINERJA PELAYANAN ADMINISTRASI DI KANTOR DESA TANJUNG LAPANG KECAMATAN MALINAU BARAT KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja aparatur desa dalam pelayanan administrasi di Kantor Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau serta faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat kinerja aparatur desa dalam pelayanan administrasi di Kantor Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mana untuk mendeskripsikan permasalahan yang diteliti dengan pendekatan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, penelusuran online. Pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif, yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukan aparatur desa Tanjung Lapang dalam memberikan layanan administrasi sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kualitas pelayanan yang dibuktikan dengan efisiensi dan kepuasan masyarakat dalam memohon layanan administrasi, dan kuantitas aparatur pemerintah desa yang dapat menyelesaikan pekerjaanya sesuai dengan SOP dan kebutuhan masyarakat dengan memanfaatkan waktu dan sumber daya, serta pelaksanaan tugas yang diselesaikan tepat waktu tanpa melihat status sosial. Adapun faktor penghambat selain tingkat pendidikan yaitu adanya beberapa perangkat desa yang tidak bisa mengoperasikan komputer, dan juga adanya masyarakat yang terkendala dalam melengkapi persyaratan saat ingin melakukan pengurusan administrasi sehingga pengguna layanan menjadi terhambat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAHAN DESA DALAM PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU DI DESA MARA SATU KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pelayanan pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala desa, sekretaris desa, kasi pelayanan, kasi kesejahteraan sosial, serta ketua RT/RW. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SKTM di Desa Mara Satu secara umum telah berjalan cukup baik. Hal ini ditinjau dari indikator kualitas pelayanan yaitu reliability, responsiveness, tangibles, attention, assurance, dan empathy. Pada aspek reliability, pelayanan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Pada aspek responsiveness, aparat desa menunjukkan respon yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Pada aspek tangibles, sarana pelayanan sudah tersedia namun masih terbatas. Pada aspek attention, dapat dikatakan berjalan cukup baik, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek penyediaan informasi dan penguatan sistem pelayanan. Pada aspek assurance, pelayanan telah memberikan kepastian waktu dan melalui proses verifikasi yang cukup baik. Sedangkan pada aspek empathy, aparat desa menunjukkan sikap ramah dan membantu masyarakat dalam proses pelayanan. Faktor pendukung pelayanan meliputi koordinasi antar aparat desa, peran aktif RT, kedekatan sosial dengan masyarakat, serta komitmen aparat dalam memberikan pelayanan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi ketidaklengkapan dokumen masyarakat, ketidaksesuaian data dengan kondisi riil, keterbatasan sarana administrasi, serta kesulitan dalam menentukan status masyarakat tidak mampu.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG PELAYANAN SURAT PERNYATAAN PENGUASAAN TANAH PADA KANTOR KELUARAHAN TANJUNG SELOR TIMUR , KECAMATAN TANJUNG SELOR, KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan publik merupakan fungsi penting pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan administrasi pertanahan. Salah satu bentuk pelayanan pertanahan di tingkat kelurahan adalah pelayanan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah (SPPT) yang berfungsi sebagai bukti awal penguasaan fisik atas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan aparatur kelurahan dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu berwujud, keandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana pendukung, ketidak konsistenan waktu penyelesaian, serta kurangnya komunikasi kepada masyarakat terkait status berkas. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan agar pelayanan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah pada kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur dapat berjalan lebih optimal.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS PEMBANTU (PUSTU) (Studi Kasus Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa saja pelayanan kesehatan yang ada di Pustu Desa Tengkapak dan apa saja inovasi yang sudah diciptakan berdasarkan pelayanan yang sudah ada sebelumnya. Inovasi yang diciptakan di Pustu Desa Tengkapak adalah inovasi pelayanan penyampaian informasi melalui sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care. Penelitian ini didasarkan pada atribut yang dikemukakan oleh Rogers yang kemudian akan digunakan sebagai pedoman apakah sebuah pelayanan dapat dikatakan sudah berinovasi atau belum. Atribut tersebut terdiri dari keunggulan atau nilai lebih, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba dan juga kemudahan untuk dapat diamati. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus dari penelitian ini berfokus pada inovasi pelayanan yang diciptakan untuk digunakan di Pustu Desa Tengkapak. Informan dari penelitian ini adalah kepala serta staf Pustu Desa Tengkapak dan juga masyarakat selaku pengguna pelayanan kesehatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pustu Desa Tengkapak sudah menciptakan inovasi untuk beberapa sistem pelayanan mereka. Yang mana inovasi yang diciptakan ini adalah pelayanan penyampaian informasi menggunakan sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan yang berlangsung pada bulan mei 2025 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pelayanan di Kantor Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. peneliti mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif Adapun sumber data yang digunakan adalah mengunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pihak desa dan masyarakat. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah masih terbilang kurang baik dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat karena tidak sesuai dari indikator efektivitas pelayanan publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Pasal 8 ayat 1, bahwa pihak desa kurang terbuka kepada masyarakat. Adapun pihak desa secara pemahaman dalam melakukan pelayanan dan pemahaman di masing-masing bidang masih terbilang cukup rendah dalam melayani kepentingan masyarakat. Faktor yang menghambat efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah yaitu karena rendahnya SDM pada pegawai desa, kurangnya sarana-prasarana di kantor desa dan yang paling sulit untuk mengakses informasi susah untuk mengakses jaringan internet di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan kurangnya pemahaman pegawai desa dalam mengunakan aplikasi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STANDAR PELAYANAN PRIMA ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PEMBUATAN e-KTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCACATAN SIPIL KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagaimana amanat dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, bahwa dalam penyusunan penetapan Standar Pelayanan Publik wajib dilakukan dengan mengikutsertakan masyarakat dan pihak-pihak terkait. Berdasarkan hal tesebut maka dalam penyusunan standar Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib mengikutsertakan masyarakat dan perwakilan tokoh masyarakat dalam proses penyusunan standar pelayanan sehingga Pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik dan konsisten sesuai aturan yang sudah disepakati bersama. Berkaitan dengan persoalan itulah, pentingnya penelitian ini dilakukan, dengan mengambil judul Standar Pelayanan Prima Administrasi Kependudukan Pembuatan E-KTP Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan sumber data, peneliti melakukan pengumpulan sumber data dalam wujud data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek pada sumber yang sama tetapi dengan teknik berbeda. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, peneliti melakukan analisis melalui pengkajian dan pemaparan terhadap hasil wawancara. Sesuai dengan Motto MESRA Bersama Dukcapil.” Melayani, Efektif & Efesien, Senang, Ramah, Amanah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan yaitu dalam rangka tertib Administrasi Kependudukan maka pelaksanaan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan dapat dilihat pengukuran kualitas pelayanan prima dari, Bukti fisik (tangible), Keahandalan (reliability) Kehandalan dalam konteks pembuatan KTP-e merujuk pada kemampuan sistem, Daya tanggap (responsibility), Jaminan (assurance) dan Empati.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA PENDEKAT JERUK-SKIP II-KOLONEL SOETADJIE BERDASARKAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI) 2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Persimpangan bersinyal mempunyai beberapa permasalahan meliputi volume kendaraan yang melintas, panjang antrian kendaraan, konflik lalu lintas, kapasitas simpang, derajat kejenuhan, efektifitas kerja simpang dan kondisi fisik dari persimpangan tersebut. Maka dari itu perlu adanya sebuah survei untuk mengamati suatu persimpangan apakah persimpangan masih dapat memberikan tingkat pelayanan yang bagus atau kurang. Dari latar belakang yang telah diuraikan maka rumusan masalah nya yaitu Bagaimana Kinerja di Simpang Bersinyal Jalan Jeruk-Kolonel Soetadjie-Skip II. Dan tujuan dari Penetitian ini adalah untuk mengetahui kinerja lalu lintas Simpang Bersinyal Jeruk-Kolonel Soetadjie-Skip II Berdasarkan Parameter seperti Kapasitas, Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan/Level Of Service (LOS). Hasil yang diperoleh Tingkat Pelayanan pada Pendekat Jeruk Periode Pagi Memiliki Derajat kejenuhan 0,34 memiliki tingkat Pelayanan B, pada periode siang memiliki Derajat Kejenuhan 0,42 tingkat pelayanannya B, sedangkan periode sore derajat kejenuhannya 0,37 yatitu B. pada pendekat Skip II periode pagi memiliki Derajat Kejenuhan 0,78 memiliki Tingkat Pelayanan D, pada periode siang memiliki derajat kejenuhan 0,68 dengan nilai C,sedangkan pada periode sore derajat kejenuhannya 0,75 dengan nilai C. Pada pendekat Kolonel Soetadjie periode pagi memiliki Derajat Kejenuhan 0,39 memiliki Tingkat Pelayanan B, pada periode siang memiliki derajat kejenuhannya 0,50 dengan nilai C, sedangkan periode sore hari memiliki derajat kejenuhan 0,63 dengan nilai C.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail