2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Oleh : Rio NPM. 201851031 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada impelementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari kepala camat, aparat kecamatan beserta seklur, serta masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bagaimana prosedur pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang, serta masyarakat juga dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh para pegawai kantor apakah sesuai atau tidak, dan masyarakat pun ketika sudah berpindah tempat tinggal harus melaporkan ke ketua RT setempat agar RT tempat tinggal barunya tersebut dapat mendata penduduk barunya.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan dari jasa transpotasi ini tidak memenuhi harapan penumpang, maka penumpang merasa tidak puas dengan pelayanan tersebut sehingga dimasa yang akan datang penumpang tidak melakukan perjalanan ulang. Di lain pihak apabila sebuah pelayanan jasa transportasi melebihi harapan penumpang, maka penumpang akan melakukan perjalanan ulang dan lebih mengutamakan jasa Bus DAMRI. Masyarakat juga terkadang mengeluh terhadap tempat atau lokasi Perum DAMRI ini yang bergabung dengan pasar Induk, mereka juga berpendapat bahwa lingkungan sekitar kurang bersih masih ada sampah yang tercecer, dan jam menunggu Bus pun tidak sesuai jadwal.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Bus DAMRI Trayek Tanjung Selor- Berau. Dalam penelitian ini, penulis akan meneliti 6 faktor variabel pelayanan yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pengguna layanan Bus DAMRI. Dengan menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Hasil keseluruhan maka disimpulkan bahwa semua variabel independen (X) berpengaruh terhadap variabel dependen (Y). Dengan hasil variabel keamanan dengan nilai t hitung 5,493, variabel keselamatan dengan nilai t hitung 2,830, variabel kenyamanan dengan nilai t hitung 7,377, variabel keterjangkauan dengan nilai t hitung 6,249, variabel kesetaraan dengan nilai t hitung 4,981, variabel keteraturan dengan nilai t hitung 2,175, dari 6 (Enam) variabel itulah faktornya yang berpengaruh.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Biaya operasional kendaraan adalah biaya yang di keluarkan untuk pengelolaan kendaraan angkutan setiap tahunnya, menurut (Widari S, 2010) menyatakan pembicaraan suatu biaya tidak lepas membahas dua hal pokok yaitu sumber yang harus menanggung biaya baik secara langsung maupun tidak langsung dan jumlah yang harus ditanggung. Biaya operasional kendaraan adalah biaya yang di keluarkan untuk pengelolaan kendaraan angkutan setiap tahunnya. Dengan diketahuinya biaya operasional suatu angkutan setiap tahunnya maka dapat ditentukan berapa tarif yang harus dibayarkan oleh pengguna jasa angkutan umum per penumpang. Besarnya tarif angkutan umum berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan yaitu sebesar Rp 5.941,88/km. untuk sekali berangkat dari Tanjung Selor ke Malinau damri mengeluarkan biaya sebanyak Rp 1.970.153. dengan harga tiket yang ditetapkan dari Perum Damri dengan trayek Tanjung Selor ke Malinau sebesar Rp. 150.000/orang dengan jumlah penumpang rata – rata sebanyak 8 orang maka pendapatan dari bus sekali berangkat yaitu Rp. 1.200.000. maka Perum Damri mengalami kerugian sebesar Rp. 770.153 untuk sekali berangkat dari Tanjung Selor ke Malinau. Apabila damri ingin mengurangi kerugian maka pihak damri harus mencari 6 penumpang sehingga total penumpang sebanyak 14 orang untuk sekali berangkat dari tanjung selor ke malinau dengan pendapatan sebesar Rp. 2.100.000 untuk sekali jalan dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 129.847.untuk sekali berangkat dari Tanjung Selor ke Malinau. Tarif per Km/orangnya sebesar Rp. 666,67, load faktor 34,78% yang didapat dari jumlah penumpang dibagi dengan jumlah tempat duduk dikali dengan 100% .
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IBoby Octorio. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Identifikasi dan Karakterisasi Padi Lokal Di Desa Teras Nawang Kec. Tanjung Palas Tengah Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, SP., MP. Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografi dan ekologinya yang bervariasi dengan banyaknya ditemukan keanekaragaman plasma nutfah salah satunya tanaman padi. Teras Nawang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Bulungan yang ada di Kalimantan Utara yang memiliki potensi komoditas padi lokal yang beragam, padi lokal memiliki karakter dan keunggulan yang lebih bila dibandingkan dengan varietas padi ungul, selain memiliki aroma wangi, dan rasa pulen. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui jenis kultivar yang dibudidayakan oleh petani di Desa Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah dan Untuk mengetahui karakterisasi gabah padi lokal yang dibudidayakan petani di Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi dan wawancara dengan mengumpulkan jenis padi lokal. tahap ke dua melakukan mengumpulkan data pengamatan morfologi tanaman di Desa Teras Nawang Wilayah Kecamatan Tanjung Palas, ke tiga identifikasi karakteristik gabah secara kualitatif, dan kuantitatif gabah padi seperti, bentuk gabah, ukuran gabah, ekor, berat, panjang malai, cabang malai, dan warna. Hasil penelitian berdasarkan hasil observasi terdapat 13 jenis kultivar padi, dengan karakteristik padi yang berbeda dari ukuran, bentuk, warna, berat gabah jumlah gabah permalai, dan jumlah cabang permalai. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah padi lokal dari 13 kultivar memiliki umur 5-6 bulan, semua jenis padi tidak memiliki ekor, dan memiliki bentuk, ukuran warna yang berbeda. Kata kunci : Identifikasi, Padi Lokal, Karakteristik Gabah, Teras Nawang,
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BULUNGAN DALAM MELAKSANAKAN RESES UNTUK MENJARING ASPIRASI MASYARAKAT DI DESA SAJAU HILIR DAN DESA BINAI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Rio Ramadhanu NPM. 201751063 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran DPRD dalam melaksanakan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Desa Sajau Hilir Dan Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun informan penelitian yaitu anggota DPRD Kabupaten Bulungan, Masyarakat desa Sajau Hilir dan Masyarakat Desa Binai. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil peran DPRD dalam melaksanakan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Desa Sajau Hilir Dan Desa Binai dengan cara Self selected yaitu mengadakan kegiatan pertemuan secara langsung dengan masyarakat umum dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi luas-luasnya. Peran DPRD Kabupaten Bulungan dengan pendekatan Rekurtmen terseleksi yaitu hanya orang-orang tertentu yang memenuhi persyaratan saja yang diundang untuk menyalurkan aspirasinya. Adanya pembatasan masyarakat pada saat pertemuan. Peran DPRD Kabupaten Bulungan dengan pendekatan Random selection yaitu diadakan penjaringan aspirasi secara acak kepada masyarakat desa, dengan indikator masyarakat tersebut memiliki kompetensi. Peran DPRD Kabupaten Bulungan dalam pelaksanaan reses dengan pendekatan Lay stakeholders, yaitu proses penyerapan aspirasi yang melibatkan beberapa warga negara yang secara sukarela. Peran DPRD Kabupaten Bulungan dalam pelaksanaan reses dengan pendekatan Professional Stakeholders belum perna dilaksanakan, karena pada umumnya anggota DPRD langsung bertemu atau mengundang masyarakat yang dianggap memiliki kemampuan di desa Kata Kunci : Peran, DPRD, Reses, Aspirasi, Masyarakat Desa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA KARANG AGUNG KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai tukar atau kurs di Indonesia, Suku bunga berpengaruh signifikan terhadap Nilai tukar atau kurs di Indonesia, Produk Domestik Bruto berpengaruh signifikan terhadap Nilai tukar atau kurs di Indonesia.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SURVEI BIAYA HIDUP TERHADAP KESEJAHTERAN MASYARAKAT PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2018 ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Survei Biaya Hidup Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan Tahun 2018. Serta faktor apa saja yang mendukung dan menghambat Pelaksanaan Kebijakan Survei Biaya Hidup terhadap kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan pada masalah yang diangkat dalam penelitian ini. maka jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada hasil penelitian sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Paket komoditas diperoleh dari Survei Biaya Hidup (SBH) yang dilaksanakan dan menjadi dasar penghitungan inflasi sampai saat ini. Masyarakat tidak menerima petugas Survei Biaya Hidup untuk memberikan data adalah adanya stigma bahwa Badan Pusat Statistik yang bertanggung jawab atas program-program pemberian bantuan dari Pemerintah yang menurut sebagian masyarakat tidak tepat sasaran. Melalui kesempatan ini kami ingin meluruskan pandangan yang keliru tersebut. Dalam pendataan yang berujung pemberian bantuan, kapasitas Badan Pusat Statistik adalah melakukan pendataan dan kemudian menyerahkan data hasil pendataan tersebut kepada Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait kemudian menggunakan data tersebut sesuai keperluan dan alokasi dana yang ada pada masing-masing Kementerian. Sampai di sini, Badan Pusat Statistik tidak memiliki kewenangan apa-apa lagi. Sehingga jika ada keberatan-keberatan terhadap implementasi program baik oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, bisa dikomunikasikan kepada pihak terkait. Sangat disayangkan jika keberatan-keberatan tersebut diekspresikan dengan tidak mau menerima petugas Badan Pusat Statistik ataupun dengan memberikan data yang asal-asalan, karena pada akhirnya data yang dihasilkan menjadi tidak akurat dan perencanaan pembangunan menjadi tidak terarah.