Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Padi Lokal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KEKERABATAN KULTIVAR PADI LOKAL (Oryza sativa L.) KABUPATEN BULUNGAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAN MORFOLOGI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perbedaan dan persamaan karakter morfologi pada kultivar tanaman padi dapat dibedakan melalui kegiatan karakterisasi. Karakterisasi morfologi perlu dilakukan untuk mengidentifikasi karakter-karakter spesifik yang tampak secara langsung, terutama karakter yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi yang dapat meningkatkan potensi hasil padi. Hasil analisa karakterisasi morfologi tersebut dapat digunakan untuk mengatahui jauh atau dekatnya jarak genetic dan hubungan kekerabatan antar kultivar padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter morfologi dan hubungan kekerabatan antar 6 kultivar padi lokal yang ada di beberapa daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Kaltara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif bersifat deskriptif. Data hasil pengamatan diolah dan dianalisis menggunakan software SPSS pc 23.0 dengan bentuk scoring yang membentuk suatu gerombol (cluster) dan menghasilkan dendogram. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kultivar padi lokal memiliki persamaan pada beberapa karakter morfologi seperti pada karakter umur tanaman (HSS), tinggi tanaman (cm), warna batang, warna helai daun, warna telinga daun dan warn lidah daun. Koefisien kemiripan yang terbentuk bernilai 1,000 dan terbentuk 2 kelompok (cluster) dengan hubungan kekerabatan yang dekat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Identifikasi dan Karakteristik Padi Lokal di Desa Teras Nawang Kecamatan Tanjung Palas Tengah

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IBoby Octorio. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Identifikasi dan Karakterisasi Padi Lokal Di Desa Teras Nawang Kec. Tanjung Palas Tengah Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, SP., MP. Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografi dan ekologinya yang bervariasi dengan banyaknya ditemukan keanekaragaman plasma nutfah salah satunya tanaman padi. Teras Nawang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Bulungan yang ada di Kalimantan Utara yang memiliki potensi komoditas padi lokal yang beragam, padi lokal memiliki karakter dan keunggulan yang lebih bila dibandingkan dengan varietas padi ungul, selain memiliki aroma wangi, dan rasa pulen. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui jenis kultivar yang dibudidayakan oleh petani di Desa Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah dan Untuk mengetahui karakterisasi gabah padi lokal yang dibudidayakan petani di Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi dan wawancara dengan mengumpulkan jenis padi lokal. tahap ke dua melakukan mengumpulkan data pengamatan morfologi tanaman di Desa Teras Nawang Wilayah Kecamatan Tanjung Palas, ke tiga identifikasi karakteristik gabah secara kualitatif, dan kuantitatif gabah padi seperti, bentuk gabah, ukuran gabah, ekor, berat, panjang malai, cabang malai, dan warna. Hasil penelitian berdasarkan hasil observasi terdapat 13 jenis kultivar padi, dengan karakteristik padi yang berbeda dari ukuran, bentuk, warna, berat gabah jumlah gabah permalai, dan jumlah cabang permalai. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah padi lokal dari 13 kultivar memiliki umur 5-6 bulan, semua jenis padi tidak memiliki ekor, dan memiliki bentuk, ukuran warna yang berbeda. Kata kunci : Identifikasi, Padi Lokal, Karakteristik Gabah, Teras Nawang,

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen AccessMetadata saja

Karakterisasi Morfologi Padi Lokal Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kab. Bulungan

2021•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PADI SAWAH LOKAL (Oryza Sativa L.) DI DESA LONG TEBULO KECAMATAN BAHAU HULU KABUPATEN MALINAU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Padi (Oriza sativa L). merupakan tanaman semusim yang ditaman hanya satu kali dalam satu tahun, terutama padi yang berasal dari wilayah atau daerah tersebut yang biasa disebut dengan padi lokal. Padi lokal yang ada diwilayah Kabupaten Malinau memiliki penamaan kultivar padi yang berbeda berdasarkan suku masyarakat lokal maupun berasal dari orang yang membawa bibit tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kultivar padi lokal sawah yang ada di desa Long Tebulo dan untuk mengetahui karakteristik padi lokal sawah di desa Long Tebulo. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan November 2020 hingga bulan Febuari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, eksplorasi dan karakterisasi. Jumlah gabah yang diambil pertanaman dalam satu kultivar terdapat 3 sampel malai, dari hasil penelitian terdapat 10 jenis kultivar padi lokal di desa Long Tebulo, yang tergolong dalam jenis padi ketan terdapat 6 kultivar meliputi padi Adan Saleng, Adan Bala, Adan Pute`, Uro, Pulut Embeng, Pulut Bu’ung, untuk jenis padi biasa ada 4 kultivar yaitu Bere, Bawang, dan Gula/roti. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan Tinggi tanaman berkisar antara 118 – 155 cm, Panjang malai berkisar antara 25–32 mm, jumlah bulir per malai berkisar antara 165 – 367, Gabah bernas per malai yang paling banyak pada kultivar padi adan saleng sebanyak 300 bulir dan yang paling sedikit padi bawang sebanyak 134 bulir, Kultivar padi yang memiliki gabah hampa paling banyak adalah padi talun 29,6%, sedangkan yang paling sedikit yaitu padi uro` 8,4%, berdasarkan umur padi lokal memiliki keragaman mulai dari 5,9 hingga 6,15 hari, panjang bulir berkisar antara 6 - 10 mm, berat bulir padi 6,3g - 9g, bentuk bulir yaitu ramping dan membulat, warna beras memiliki warna bening, hitam, dan putih.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINA LESTARI. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2020. Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. (Pembimbing Tati Hariyati, SP., MP.). Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657. Kata Kunci: Padi Lokal, Karakterisasi, Analisis Kekerabatan, SP. VIII Desa Tanjung Buka.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Keragaman Plasma Nutfah Padi Lokal Sulawesi Selatan

2020•Koleksi Perpustakaan

Buku ini memuat informasi tentang keragaman plasma nutfah padi lokal yang ada di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. Keragaman genetik merupakan faktor penting dalam kegiatan pemuliaan tanaman. Semakin beragam fenotipe yang ada, maka proses seleksi yang dilakukan semakin efektif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen AccessMetadata saja

KERAGAMAN PLASMA NUTFAH PADI LOKAL ASAL KALIMANTAN UTARA

2020•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Bulungan is one of the regencies in North Kalimantan that has a high potential for land rice germplasm, with many species of rice cultivated by local people hereditary following their ancestors, on the other hand the naming follows the local community language tribe namely Dayak, Tidung and Bulungan, this study aims to obtain superior local rice varieties in assembling new varieties in the district of Bulungan, and to determine the characterization of local rice that can be used to support the development of food security. The qualitative research method is descriptive by purposive sampling which involves three stages, namely the first stage survey of rice planting areas, the second stage of exploration by conducting local rice cultivator inventorying in Bulungan. Results of local rice data in Bulungan District amounted to 69 local rice cultivars. The characteristics of local rice grain have diversity based on classification of shape, color, and size. Grain that is difficult to fall out and whether or not there is a tail in the grain. Keywords: Diversity, Land Rice, Bulungan, North Borneo

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Identifikasi Morfologi 14 Kultivar padi Lokal di Kecamatan Tanjung Palas Utara

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HIJRAH, 201531008. Indentifikasi Morfologi 14 Kultivar Padi Lokal Di Kecamatan Tanjung Palas Utara. Di Bawah Bimbingan Tati Hariyati SP,. MP Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 14 kultivar padi lokal di Kecamatan Tanjung Palas Utara dan untuk mengetahui morfologi 14 kultivar padi lokal di Kecamatan Tanjung Palas Utara. Penelitian dilaksanakan di dua Desa yaitu Desa Pimping dan Desa Kelubir, pada bulan Oktober - Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah data kuantitatif dan kualitatif yaitu data yang diambil langsung dilapangan diantaranya tinggi tanaman, jumlah anakan, warna daun, panjang daun, lebar daun, bentuk daun, jumlah bulir bernas permalai, jumlah gabah hampah, berat bulir 1000 gram, panjang malai, umur berbunga, umur panen. Dari hasil penelitian 14 kultivar padi lokal meliputi (padi punan, padi keladi, padi seribu, padi miau,padi ketan putih, padi ketan Malaysia, padi ketan atin, padi roti, padi terong, padi ikan, padi bereh, padi adan, padi balik dan padi baung), memiliki morfologi tinggi tanaman rata – rata berkisar antara 132,4 – 182,2 cm, panjang daun berkisar antara 48,8 – 83,8 cm, lebar daun rata – rata berkisar antara 1,9 – 3,0 cm, bentuk daun berbentuk pedang dan pita, jumlah anakan rata – rata berkisar antara 2 – 11, umur berbunga berkisar 108 – 140 hari setelah tanam, umur panen berkisar 139 – 169 hari setelah tanam, panjang malai berkisar antara 30,7 – 41,7 cm, jumlah bulir bernas per malai berkisar antara 128 – 308, jumlah gabah hampah berkisar antara 7 – 127 % dan berat bulir 1000 gram berkisar antara 19 – 30 gram.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Keragaman Padi Lokal berdasarkan karakteristik Gabah di Kecamatan Tanjung Palas

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ISMA. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2018. Keragaman Padi Lokal Berdasarkan Karakteristik Gabah di Kecamatan Tanjung Palas. (Pembimbing Tati Hariyati,SP., MP.). Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi, salah satunya tanaman padi lokal. Padi memiliki potensi yang baik dalam perekonomi pertanian, di Kecamatan Tanjung Palas memiliki Keragaman padi lokal yang cukup beragam, dilihat dari banyaknya jenis padi lokal yang ditanam oleh petani padi lokal juga memiliki karakteristik yang berbeda yang dilihat dari ukuran, bentuk dan warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman padi lokal yang ada di Wilayah Kecamatan Tanjung Palas dan mengetahui karakteristik gabah padi yang ada di Wilayah Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi dengan mengumpulkan jenis padi lokal. tahap pertama mencari informasi, ke dua melakukan survey di Wilayah Kecamatan Tanjung Palas, ke tiga mengumpulkan jenis padi lokal dan ke empat memlakukan pengamatan secara kualitatif dengan mengkarakteristikan gabah padi seperti, bentuk gabah, ukuran gabah, ekor dan warna. Hasil penelitian menunjukan padi lokal memiliki keragaman padi lokal terdapat pada Desa Teras Baru, Pejalin dan Antutan di Kecamatan Tanjung Palas. Terdapat sebanyak 67 jenis padi lokal dan memiliki keragaman berdasarkan bentuk gabah, ukuran gabah, warna gabah dan terdapatnya ekor pada gabah.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail