2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan hasil kolaborasi dari para penulis yang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, maupun professional dalam rumpun ilmu ekonomi. Dalam buku ini mengangkat isu strategis berkaitan dengan Bonus Demografi sebagai Peluang Indonesia dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi yang terdiri dari 20 bab yang berisi tentang kupasan menarik tentang Bonus Demografi sebagai Peluang Indonesia dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan bahan ajar mata kuliah “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya”. Buku ini disajikan untuk mahasiswa semester 3 Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen yang mengontrak mata kuliah tersebut.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pupuk Organik Cair Air Cucian Beras Padi Lokal di Kapbupaten Bulungan dengan menggunakan Effective MICROORGANISM 4
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan merupakan kota kepulauan dimana terletak di sebelah timur pulau Kalimantan bagian utara dan mengalami pertumbuhan penduduk khusus di Kecamatan Tarakan Tengah sebesar 79.312 jiwa (BPS Kecamatan Tarakan Tengah, 2018). Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan air baku juga akan semakin meningkat. Saat ini pelayanan air bersih melalui (PDAM) Tirta Alam kota Tarakan baru menjangkau 45 persen penduduk kota Tarakan, dengan demikian perlu Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 untuk Kebutuhan Air Baku Kecamatan Tarakan Tengah menggunakan Analisis Deterministik. Berdasarkan konsep dari analisis deterministik bahwa simulasi ini adalah suatu kondisi dimana pada perencanaan pola operasi embung dapat diterapkan berdasarkan kapasitas tampungan embung dan kondisi keandalan tampungan. Dari hasil perhitungan proyeksi penduduk Kecamatan Tarakan Tengah tahun 2018-2032 yaitu sebesar 122.378 jiwa pada tahun 2032, dengan kebutuhan air baku sebesar 0.212 m3/detik. Berdasarkan hasil keandalan tampungan untuk analisis deterministik pada Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 Kecamatan Tarakan Tengah kondisi debit inflow pada debit air cukup, air normal, air rendah, dan debit air kering tahun (2022-2032) yaitu pada kondisi debit air cukup (26.02%) Q rata rata inflow sebesar 0.017 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 86-100%, pada kondisi debit air normal (50.68%) Q rata rata inflow sebesar 0.021 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 88-100%, pada kondisi debit air rendah (75.34%) Q rata rata inflow sebesar 0.022 m3/detikdan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 84-100%, adapun pada kondisi debit air kering (97.30%) Q rata rata inflow sebesar 0.024 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 85-100%. Maka, dari Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 untuk Kebutuhan Air Baku Kecamatan Tarakan Tengah menggunakan Analisis Deterministik bahwa kondisi keandalan tampungan untuk pemenuhan kebutuhan air baku yaitu terlihat pada persentase terlayani yang diterapkan menggunakan analisis deterministik.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air sebagai salah satu komponen penting bagi kehidupan manusia secara nyata, air ikut menentukan taraf hidup, baik itu secara individual maupun komunal. Pemenuhan terhadap kebutuhan air yang memadai merupakan kebutuhan dasar manusia. Air minum merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Untuk itu, sejalan dengan pentingnya peranan dan fungsi dari air minum perlu direncanakan suatu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih yang dibutuhkan penduduk Tanjung Buka SP 7 sampai tahun 2025 dan besarnya diameter perencanaan untuk mengalirkan debit air yag telah direncanakan. Metode yang digunakan adalah metode ektstrapolasi trend untuk pengolahan data penduduk , kemudian untuk perencanaan diameter saluran menggunakan metode Hazzen-Willliams. Untuk mengetahui hasil running simulasi digunakan perencanaan jaringan distribusi permodelan SWMM 5.1. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan didapatkan hasil debit kebutuhan air bersih hasil proyeksi penduduk tahun 2025 dengan tingkat pelayanan sebesar 100% dan kebutuhan 100 liter/orang/hari yaitu Kebutuhan air 25189,2 (liter/detik), Kebutuhan harian maksimum 28967,58 (liter/detik), Kebutuhan jam puncak 39295,15 (liter/detik). Perhitungan diameter pipa (Desain saluran) berdasarkan debit kebutuhan rencana dan juga berdasarkan hitungan dengan memakai rumus Hazen - Williams, maka diperoleh diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 16 cm atau 6,29921 inchi. Sedangkan unuk diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 8 cm atau 3,14961 inchi. Hasil simulasi jaringan sistem penyediaan air minum dengan bantuan program SWMM 5.1 di hasil simulasi running yang telah di lakukan Nilai continuity error untuk limpasan (surface run-off) dan penelusuran aliran (flow routing) masing-masing adalah -0,22% dan -0,10% yang menunjukkan bahwa kualitas hasil simulasi adalah sangat baik (kualitas simulasi kurang baik jika continuity error > 5%). Pada halaman Node Depth kedalaman air maksimum (maximum depth) tidak ada yang melebihi batas kedalaman maksimum yaitu 1 meter. Pada halaman Conduit Flow Debit aliran terbesar adalah pada C1 yaitu sebesar 0,009 m/s. Nilai rasio kapasitas saluran terhadap debit maksimum (max/full flow) senilai 60,00 liter.