Abstrak
Kota Tarakan merupakan kota kepulauan dimana terletak di sebelah timur pulau Kalimantan bagian utara dan mengalami pertumbuhan penduduk khusus di Kecamatan Tarakan Tengah sebesar 79.312 jiwa (BPS Kecamatan Tarakan Tengah, 2018). Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan air baku juga akan semakin meningkat. Saat ini pelayanan air bersih melalui (PDAM) Tirta Alam kota Tarakan baru menjangkau 45 persen penduduk kota Tarakan, dengan demikian perlu Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 untuk Kebutuhan Air Baku Kecamatan Tarakan Tengah menggunakan Analisis Deterministik. Berdasarkan konsep dari analisis deterministik bahwa simulasi ini adalah suatu kondisi dimana pada perencanaan pola operasi embung dapat diterapkan berdasarkan kapasitas tampungan embung dan kondisi keandalan tampungan. Dari hasil perhitungan proyeksi penduduk Kecamatan Tarakan Tengah tahun 2018-2032 yaitu sebesar 122.378 jiwa pada tahun 2032, dengan kebutuhan air baku sebesar 0.212 m3/detik. Berdasarkan hasil keandalan tampungan untuk analisis deterministik pada Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 Kecamatan Tarakan Tengah kondisi debit inflow pada debit air cukup, air normal, air rendah, dan debit air kering tahun (2022-2032) yaitu pada kondisi debit air cukup (26.02%) Q rata rata inflow sebesar 0.017 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 86-100%, pada kondisi debit air normal (50.68%) Q rata rata inflow sebesar 0.021 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 88-100%, pada kondisi debit air rendah (75.34%) Q rata rata inflow sebesar 0.022 m3/detikdan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 84-100%, adapun pada kondisi debit air kering (97.30%) Q rata rata inflow sebesar 0.024 m3/detik dan Q total air baku keseluruhan sebesar 17.646 juta m3dengan persentase terlayani 85-100%. Maka, dari Perencanaan Pola Operasi Embung Binalatung 3 untuk Kebutuhan Air Baku Kecamatan Tarakan Tengah menggunakan Analisis Deterministik bahwa kondisi keandalan tampungan untuk pemenuhan kebutuhan air baku yaitu terlihat pada persentase terlayani yang diterapkan menggunakan analisis deterministik.