Abstrak
Air sebagai salah satu komponen penting bagi kehidupan manusia secara nyata, air ikut menentukan taraf hidup, baik itu secara individual maupun komunal. Pemenuhan terhadap kebutuhan air yang memadai merupakan kebutuhan dasar manusia. Air minum merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Untuk itu, sejalan dengan pentingnya peranan dan fungsi dari air minum perlu direncanakan suatu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih yang dibutuhkan penduduk Tanjung Buka SP 7 sampai tahun 2025 dan besarnya diameter perencanaan untuk mengalirkan debit air yag telah direncanakan. Metode yang digunakan adalah metode ektstrapolasi trend untuk pengolahan data penduduk , kemudian untuk perencanaan diameter saluran menggunakan metode Hazzen-Willliams. Untuk mengetahui hasil running simulasi digunakan perencanaan jaringan distribusi permodelan SWMM 5.1. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan didapatkan hasil debit kebutuhan air bersih hasil proyeksi penduduk tahun 2025 dengan tingkat pelayanan sebesar 100% dan kebutuhan 100 liter/orang/hari yaitu Kebutuhan air 25189,2 (liter/detik), Kebutuhan harian maksimum 28967,58 (liter/detik), Kebutuhan jam puncak 39295,15 (liter/detik). Perhitungan diameter pipa (Desain saluran) berdasarkan debit kebutuhan rencana dan juga berdasarkan hitungan dengan memakai rumus Hazen - Williams, maka diperoleh diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 16 cm atau 6,29921 inchi. Sedangkan unuk diameter pipa distribusi pelayan yaitu untuk mengalirkan air sebesar 8 cm atau 3,14961 inchi. Hasil simulasi jaringan sistem penyediaan air minum dengan bantuan program SWMM 5.1 di hasil simulasi running yang telah di lakukan Nilai continuity error untuk limpasan (surface run-off) dan penelusuran aliran (flow routing) masing-masing adalah -0,22% dan -0,10% yang menunjukkan bahwa kualitas hasil simulasi adalah sangat baik (kualitas simulasi kurang baik jika continuity error > 5%). Pada halaman Node Depth kedalaman air maksimum (maximum depth) tidak ada yang melebihi batas kedalaman maksimum yaitu 1 meter. Pada halaman Conduit Flow Debit aliran terbesar adalah pada C1 yaitu sebesar 0,009 m/s. Nilai rasio kapasitas saluran terhadap debit maksimum (max/full flow) senilai 60,00 liter.