Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

external_update

7 karya publik ditemukan.

2021: 12020: 22019: 4

Karakterisasi Morfologi Padi Lokal Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kab. Bulungan

2021 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657.

KERAGAMAN PLASMA NUTFAH PADI LOKAL ASAL KALIMANTAN UTARA

2020 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

Bulungan is one of the regencies in North Kalimantan that has a high potential for land rice germplasm, with many species of rice cultivated by local people hereditary following their ancestors, on the other hand the naming follows the local community language tribe namely Dayak, Tidung and Bulungan, this study aims to obtain superior local rice varieties in assembling new varieties in the district of Bulungan, and to determine the characterization of local rice that can be used to support the development of food security. The qualitative research method is descriptive by purposive sampling which involves three stages, namely the first stage survey of rice planting areas, the second stage of exploration by conducting local rice cultivator inventorying in Bulungan. Results of local rice data in Bulungan District amounted to 69 local rice cultivars. The characteristics of local rice grain have diversity based on classification of shape, color, and size. Grain that is difficult to fall out and whether or not there is a tail in the grain. Keywords: Diversity, Land Rice, Bulungan, North Borneo

RESPON HORMONIK LUPIS SAKUCA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI BESAR (Capsicum annuum L.)

2020 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

Waste that is very much in the environment makes eyesight not good and environmental health becomes less good can even lead to environmental pollution, to cope with so much waste that can be done to process waste that can still benefit the environment, one of which is by making hormones from natural materials that are not used or even become waste. This study aims to determine the hormonal response of LUPIS SAKUCA to the growth and production of large chilies. In this research, extracts from unused natural ingredients are used, namely banana peels, eggshells and coconut fiber with large chili plants as the responsive objects. Group A (normal control) was not given hormone extract, group B was given 10% hormone extraction, group C was given 20% hormone extraction, group D was given 30% hormone extraction, and data on the effect of extraction was done with the RAL system. Analysis of RAL data that was highly influential was evident in plants 14 and 21 HST, while the extraction of hormones in plants with 7 HST did not significantly affect the large chilli plants

PENGARUH ZPT HORMONIK TERHADAP PRODUKSI TIGA VARIETAS CABAI BESAR (Capsicum annum L.)

2019 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh hormonik terhadap proses partenokarpi pada tiga varietas tanaman cabai besar dan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh hormonik yang optimum terhadap proses partenokarpi pada tiga varietas cabai besar. Penelitian ini dilaksanakan di Tanjung Selor, pada bulan Januari hingga Mei 2016. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor dan sembilan ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan hormonik yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 ppm, 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, faktor kedua adalah varietas Arimbi, Darmais dan Pilar. Dari hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan hormonik terhadap varietas berpengaruh sangat nyata terhadap parameter berat buah pertanaman, jumlah buah pertanaman, panjang buah persampel dan jumlah biji buah persampel panen, uji lanjut BNT 5% maka berat buah pertanaman dan jumlah buah pertanaman panen pertama tidak berbeda nyata, namun berbeda nyata terhadap panjang buah persampel dan jumlah biji buah persampel panen pertama.

Analisis Filogenetik Persilangan Durio Kutejensis Dan Durio Ziberthinus Murr L Berdasarkan Markah Rapds Dan Isozim

2019 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

Durio (Durio Zibethinus Murr.) is one of tropical fruits from Bombacaceae family which has economic value in Kasembon Regency, Jati Kerto and Wagir Malang is a durian distribution has high diversity. The purpose of this research is to identify pylogenetic diversity of durian fruit as much as 19 sampling. The method used is DNA extraction with RAPD Mark. The results of analysis DNA with UPGMA using NTSYS-pc program. 2.02. The result of matrix analysis durio similarity of 19 individual gained a similarity level of 0.40-1.0%. Cluster analysis produces dendrogram that form two groups clustered by character.