Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

23 hasil
Subjek: Karakteristik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Karakteristik Parkir Dan Kebutuhan Ruang Parkir Pada Hotel Luminor Tanjung Selor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan aktivitas akomodasi dan penyelenggaraan kegiatan di Hotel Luminor Tanjung Selor berpotensi meningkatkan permintaan parkir, terutama pada waktu dengan tingkat hunian tinggi, kondisi tersebut dapat mendorong pengguna memanfaatkan on-street parking di sekitar lokasi hotel sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menurunkan tingkat pelayanan kawasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di ruang parkir Hotel Luminor Tanjung Selor. Parkir dibadan jalan Penelitian bertujuan menganalisis karakteristik parkir serta mengevaluasi kecukupan kapasitas ruang parkir eksisting pada kondisi puncak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei kendaraan masuk dan keluar yang dilaksanakan pada hari Senin, Jumat, dan Minggu pukul 10.00–22.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit. Objek pengamatan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat. Data dianalisis berdasarkan volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir, kapasitas, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir berdasarkan satuan ruang parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan parkir tertinggi terjadi pada hari Senin. Volume maksimum mencapai 36 sepeda motor dan 29 mobil, sedangkan akumulasi puncak mencapai 28 sepeda motor dan 23 mobil. Dengan kapasitas efektif 50 SRP sepeda motor dan 26 SRP mobil, tingkat pergantian tertinggi masing-masing sebesar 0,72 kendaraan/SRP/periode survei dan 1,12 kendaraan/SRP/periode survei, dengan indeks parkir maksimum sebesar 56,00% dan 88,46%. Pada kondisi puncak, kebutuhan area parkir diperkirakan sebesar 42,0 m² untuk sepeda motor dan 287,5 m² untuk mobil, masih lebih rendah dibandingkan luas eksisting masing-masing sebesar 114 m² dan 426,6 m².

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DAN KUALITAS AIR PADA SUNGAI BUAYA/SUNGAI SELOR DI TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa Sungai Buaya/Sungai Selor ini memiliki permasalahannya tersendiri yaitu sempat terbengkalai cukup lama karena kurangnya perhatian dari pemerintah setempat, sehingga sedimen menutupi sebagian besar aliran air hingga membentuk sebuah daratan dan sebagian aliran air yang tidak tertutupi sedimen ditumbuhi oleh tanaman air (eceng gondok). Dalam penelitian ini menggunakan metode analisa saringan yang sesuai dengan standar ASTM D 422 dan untuk uji berat jenis menggunakan SNI 1964 : 2008. Dari proses saringan yang telah dilakukan dapat di simpulkan, sedimen di Sungai Buaya/Sungai Selor terdiri dari pasir kasar dengan ukuran butir 0,850 dan pasir sedang dengan ukuran 0,250, dari berbagai bentuk butir sedimen ada beberapa bentuk sedimen yang terdapat dari hasil penelitian yaitu, sangat menyudut dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, menyudut dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, menyudut tanggung dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, membundar tanggung dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, membundar dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi dan sangat membundar dengan kebolaan tinggi dan Dari proses uji berat jenis yang telah dilakukan bahwa hasil uji berat jenis berkisar 2.128 – 2,609. Kualitas air Sungai Buaya/Sungai Selor berdasarkan parameter fisika, parameter kimia dan parameter mikrobiologi masih memenuhi standar baku mutu air sungai Kelas I, namun terdapat 2 parameter yaitu COD dan Klorida telah berada di atas baku mutu yang ditetapkan oleh PP Nomor 22 Tahun 2021. Kadar COD 96 mg/L yang berarti melebihi baku mutu yaitu 10 mg/L dan untuk kadar klorida 796,753 mg/L yang berarti melebihi baku mutu yaitu 300 mg/L..

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KARAKTERISTIK CURAH HUJAN WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di garis khatulistiwa dan memilki curah hujan yang panjang. Dimana provinsi Kalimantan Utara beriklim tropis dan lembab yang memiliki curah hujan tinggi dan ekstrim. Yang sering terjadi banjir dimana menimbulkan dampak kerusakan rumah dan permasalahan kesehatan serta korban jiwa. Analisis yang dilakukan adalah melakukan perhitungan untuk mengetahui karakteristik curah hujan di provinsi Kalimantan Utara, dengan menggunakan analisa curah hujan, distribusi kemungkinan banjir yang menggunakan metode distribusi Gumbel, Poltgon Thiessen, Ishoyet, curah hujan efektif, dan intensitas curah hujan. Kemudian dari data-data hasil perhitungan tersebut bisa digunakan untuk mengetahui dimana daerah atau wilayah terdampak paling ekstrim dan curah hujan tinggi dengan penyajian peta menggunakan aplikasi ArcGIS 10.7.1

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK SIFAT FISIK, KADAR AIR DAN ANTIOKSIDAN BIJI KAKAO ( Theobroma cacao L. ) DARI HASIL FERMENTASI DALAM WADAH YANG BERBEDA (Studi Kasus : Kebun Demplot Desa Sajau Tanjung Palas Timur)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk 1.) Mengetahui mutu fisik biji kakao hasil fermentasi dalam wadah kotak,karung dan fermentasi masyarakat sajau metun.Penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yaitu dimensi wadah fermentasi yang berbeda yang terdiri dari jenis wadah kotak, karung dan fermentasi masyarakat sajau metun kemudian di ulang sebanyak 2 kali ulangan sehingga terdapat 6 total perlakuan. Apabila perlakuan berpengaruh sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan wadah kotak, karung dan fermentasi masyarakat sajau metun memiliki mutu fisik biji kakao tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah biji per 100 gram, biji terfermentasi, biji cacat, dan kadar air sementara aktivitas antioksidan berpengaruh nyata terhadap mutu biji kakao

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN ANALISIS MULTIDIMENSIONAL SCALING PADA PEMETAAN KARAKTERISTIK KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YUSPA. Penrapaan Analisis Multidimensional Scalling pada Pemetaan Karakteristik Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara (Studi kasus : Provinsi Kalimantan Utara). (Dimbimbing oleh St. Syahdan) Berbagai upaya pengentasan kemiskinan telah dijalankan oleh pemerintah selama ini namun fakta menunjukkan bahwa banyak program yang gagal mencapai sasaran. Pemetaan karakteristik kemiskinan dapat membantu pemerintah dalam penyesuian bantuan, sesuai dengan tujuan penelitian yang akan dilakukan adalah untuk mengidentifikasi karakteristik yang mempengaruhi kemiskinan pada tiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara , dengan menggunakan metode analisis multivariat yaitu analisis multidimensional scaling. Analisis multidimensional scaling dapat digunakan untuk menampilkan objek dan variabel secara simultan (sekaligus) dalam ruang multidimensi dan membandingan antara objek dengan objek lainnya berdasarkan kemiripan dan ketidakmiripan pada peta geometri/grafik yang memberi informasi yang lebih mudah untuk dipahami. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu, Multidimensional scaling pada pemetaan karakteristik di wilayah Provinsi Kalimantan Utara berada dalam kriteria baik, berdasarkan nilai STREES yaitu 5,264% dan nilai R^2 > 0,6 yaitu 0,99134 yang berarti model penskalaan layak untuk mewakili data input. Pemataan karakteristik faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan pada Provinsi Kalimantan Utara menunjukan bahwa kabupaten Malinau dan kabupaten Tanah Tidung memiliki kemiripan karakteristik kemiskinan yang perlu diperhatikan pemerintah yakni pada faktor pengguna Alat KB, penerima berasraskin dan penerima Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Identifikasi dan Karakteristik Padi Lokal di Desa Teras Nawang Kecamatan Tanjung Palas Tengah

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IBoby Octorio. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Identifikasi dan Karakterisasi Padi Lokal Di Desa Teras Nawang Kec. Tanjung Palas Tengah Dibawah Bimbingan Tati Hariyati, SP., MP. Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografi dan ekologinya yang bervariasi dengan banyaknya ditemukan keanekaragaman plasma nutfah salah satunya tanaman padi. Teras Nawang merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Bulungan yang ada di Kalimantan Utara yang memiliki potensi komoditas padi lokal yang beragam, padi lokal memiliki karakter dan keunggulan yang lebih bila dibandingkan dengan varietas padi ungul, selain memiliki aroma wangi, dan rasa pulen. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui jenis kultivar yang dibudidayakan oleh petani di Desa Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah dan Untuk mengetahui karakterisasi gabah padi lokal yang dibudidayakan petani di Teras Nawang Kec.Tanjung Palas Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi dan wawancara dengan mengumpulkan jenis padi lokal. tahap ke dua melakukan mengumpulkan data pengamatan morfologi tanaman di Desa Teras Nawang Wilayah Kecamatan Tanjung Palas, ke tiga identifikasi karakteristik gabah secara kualitatif, dan kuantitatif gabah padi seperti, bentuk gabah, ukuran gabah, ekor, berat, panjang malai, cabang malai, dan warna. Hasil penelitian berdasarkan hasil observasi terdapat 13 jenis kultivar padi, dengan karakteristik padi yang berbeda dari ukuran, bentuk, warna, berat gabah jumlah gabah permalai, dan jumlah cabang permalai. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah padi lokal dari 13 kultivar memiliki umur 5-6 bulan, semua jenis padi tidak memiliki ekor, dan memiliki bentuk, ukuran warna yang berbeda. Kata kunci : Identifikasi, Padi Lokal, Karakteristik Gabah, Teras Nawang,

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA TINGKAT KANDUNGAN UNSUR HARA TANAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. PRIMABAHAGIA PERMAI DI DESA BINAI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MUTAWADI’AH BAHARUDDIN. 201731025. Analisa Tingkat Kandungan Unsur Hara Tanah Perkebunan Kelapa Sawit PT.PRIMABAHAGIA PERMAI di Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Dibawah bimbingan Rina Lesmana, S.P., MM. Pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor, salah satunya yaitu sifat kimiawi tanah. Hal ini berkaitan dengan unsur-unsur hara dalam tanah yang diperlukan tanaman. Unsur hara tanah inilah yang merupakan salah satu faktor pembatas dalam pertumbuhan tanaman, termasuk kelapa sawit dimana dalam proses pertumbuhannya unsur hara tanah khususnya makro sangat berperan penting didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kandungan hara tanah di perkebunan kelapa sawit di PT. PrimaBahagia Permai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021-Juli 2021 di Perkebunan kelapa sawit Desa Binai Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada areal survei berdasarkan tiga tahun tanam (2011, 2012, 2013) kelapa sawit yang ada di lapangan. Metode penelitian dilakukan dengan cara simple random sampling. Penelitian ini menggunakan lima parameter pengamatan yaitu pH, N, P ,K dan KTK yang dianalisis di laboratorium tanah Universitas Borneo Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kandungan unsur hara tanah di perkebunan kelapa sawit PT. Prima Bahagia Permai adalah rendah dan sedang dikarenakan kurangnya bahan organik dalam tanah. Untuk itu perlu dilakukan pengapuran dan pemupukan dari bahan organik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

analisis kapasitas dan karakteristik kebutuhan ruang parkir pada pusat perbelanjaan panen square

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Parkir merupakan keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara sedangkan berhenti adalah kendaraan tidak bergerak untuk sementara dengan pengemudi tidak meninggalkan kendaraan. kapasitas merupakan jumlah kendaraan maksimal yang dapat dilayani oleh suatu lahan parkir selama waktu pelayanan untuk kapasitas parkir kendaraan mobil di area parkir 9 kendaraaan dan untuk kapasitas kendaraan sepeda motor 53 kendaraan. Karakteristik parkir adalah parameter yang mempengaruhi pemanfaatan lahan parkir, melalui karakteristik parkir dapat diketahui kondisi parkir yang terjadi pada lokasi. Berdasarkan karakteristik parkir dapat diketahu parameter kondisi perparkiran yang terjadi seperti mencakup Akumulasi parkir, durasi parkir, pergantian parkir, volume parkir, indeks parkir dan kapasitas parkir. Dari hasil penelitian dapat diketahui luas lahan parkiran untuk kendaraan motor 86 m2 sedangkan untuk parkiran kendaraan mobil terbagi menjadi dua bagian yaitu luas area parkir di badan jalan 63,75 m2 dan untuk area parkir diluar badan jalan 112,5 m2 .Untuk hasil akumulasi parkir dilakukan tiap 30 menit dan mendapatkan akumulasi yang berbeda setiap penelitian dari tanggal 17 s/d 23 desember 2021, untuk durasi parkir data yang diperoleh dari observasi lapangan yang memiliki puncak tertinggi diparkiran dengan nomor plat KU 5343 AG sepeda motor dengan durasi 44 menit.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KARAKTERISTIK PETAK PARKIR DI PELABUHAN KAYAN II TANJUNG SELOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelabuhan Kayan II merupakan salah satu gerbang utama untuk masuk di Tanjung Selor. Aktifitas di Pelabuhan Kayan II ini yang terkadang cukup tinggi pasti akan berpengaruh pada pergerakan kendaraan khususnya yang memarkir di parkiran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Dan ini menimbulkan permasalahan khususnya di kondisi parkir dan karakteristik pada parkiran Pelabuhan Kayan II. Tujuan dari penelitian untuk menganalisanya kondisi parkir dan karakteristik petak parkir. Dalam karakteristik parkir digunakan pehitungan yakni akumulasi parkir,durasi parkir,volume parkir,pergantian parkir,dan indeks parkir. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder serta dalam pengolahan data menggunakan metode survei inventarisasi parkir dan metode survei kebutuhan parkir. Total luas untuk lahan parkir motor adalah 565,m2 sedangkan untuk lahan parkir mobil total luas lahannya adalah 1.792,56 m2. Dalam penelitian ini berdasarkan analisa untuk akumulasi parkir tertinggi untuk motor adalah 82 kendaraan sedangkan mobil 40 kendaraan, durasi parkir diambil pada saat puncak tertinggi untuk motor pada hari Senin adalah 27 kendaraan dengan rentang waktu dari 121-180 menit sedangkan mobil pada hari Kamis adalah 12 kendaraan dengan rentan waktu dari 301-360 menit, volume parkir motor kendaraan tertinggi sebanyak 111 kendaraan sedangkan volume parkir mobil tertinggi sebanyak 40 kendaraan, turnover parking motor tertinggi adalah 1,121 kend./petak/jam sedangkan untuk mobil 0,625 kend./petak/jam. Dan indeks parkir yang parkir motor yang terbesar adalah 82% dan indeks parkir mobil yang terbesar adalah 40% ini menunjukkan bahwa untuk untuk kapasitas petak parkir motor masih tersedia 18% sedangkan untuk kapasitas petak parkir mobil masih tersedia 60%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PADI SAWAH LOKAL (Oryza Sativa L.) DI DESA LONG TEBULO KECAMATAN BAHAU HULU KABUPATEN MALINAU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Padi (Oriza sativa L). merupakan tanaman semusim yang ditaman hanya satu kali dalam satu tahun, terutama padi yang berasal dari wilayah atau daerah tersebut yang biasa disebut dengan padi lokal. Padi lokal yang ada diwilayah Kabupaten Malinau memiliki penamaan kultivar padi yang berbeda berdasarkan suku masyarakat lokal maupun berasal dari orang yang membawa bibit tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kultivar padi lokal sawah yang ada di desa Long Tebulo dan untuk mengetahui karakteristik padi lokal sawah di desa Long Tebulo. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan November 2020 hingga bulan Febuari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, eksplorasi dan karakterisasi. Jumlah gabah yang diambil pertanaman dalam satu kultivar terdapat 3 sampel malai, dari hasil penelitian terdapat 10 jenis kultivar padi lokal di desa Long Tebulo, yang tergolong dalam jenis padi ketan terdapat 6 kultivar meliputi padi Adan Saleng, Adan Bala, Adan Pute`, Uro, Pulut Embeng, Pulut Bu’ung, untuk jenis padi biasa ada 4 kultivar yaitu Bere, Bawang, dan Gula/roti. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan Tinggi tanaman berkisar antara 118 – 155 cm, Panjang malai berkisar antara 25–32 mm, jumlah bulir per malai berkisar antara 165 – 367, Gabah bernas per malai yang paling banyak pada kultivar padi adan saleng sebanyak 300 bulir dan yang paling sedikit padi bawang sebanyak 134 bulir, Kultivar padi yang memiliki gabah hampa paling banyak adalah padi talun 29,6%, sedangkan yang paling sedikit yaitu padi uro` 8,4%, berdasarkan umur padi lokal memiliki keragaman mulai dari 5,9 hingga 6,15 hari, panjang bulir berkisar antara 6 - 10 mm, berat bulir padi 6,3g - 9g, bentuk bulir yaitu ramping dan membulat, warna beras memiliki warna bening, hitam, dan putih.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KARAKTERISTIK RUANG PARKIR PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. H. SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring bertambahnya jumlah penduduk Tanjung Selor menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan di Tanjung Selor, hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah penduduk Tanjung Selor dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulungan dari tahun ke tahun. Hal ini juga berdampak dengan volume kendaraan dan kapasitas kendaraan yang ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, ini merupakan satu-satu nya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulungan yang ada di Tanjung Selor. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui karakteristik ruang parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor baik kendaraan mobil maupun kendaraan sepeda motor. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (1998) dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari survei di lapangan kemudian dimasukkan ke dalam tabel Microsoft Excel dan mengolah data tersebut menggunakan bantuan laptop. Akumulasi parkir tertinggi untuk kendaraan mobil pada hari Rabu adalah 13 kendaraan dan sepeda motor pada hari Kamis adalah 67 kendaraan. Volume parkir mobil pada hari Rabu adalah 14 kendaraan dan volume sepeda motor pada hari Kamis adalah 69 kendaraan. Tingkat turnover mobil pada hari Rabu adalah 1,1 kendaraan/hari/ruang dan sepeda motor adalah 1,5 kendaraan/hari/ruang. Indeks parkir mobil pada hari Rabu adalah 100% dan untuk sepeda motor pada hari Kamis adalah 143%. Kebutuhan Ruang Parkir (KRP) untuk mobil pada hari Rabu adalah 163 m2 jadi kebutuhan ruang parkir masih memenuhi, sedangkan untuk sepeda motor pada hari Kamis adalah 101 m2, jadi kebutuhan ruang parkir melebihi ruang parkir yang tersedia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK SEDIMEN DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sungai Kayan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan panjang 576 km, memiliki luas mencapai 36.993,71 km2, Sungai Kayan Tanjung Selor memiliki sedimen yang sangat berlimpah yang terbawa arus dari hulu hingga hilir sungai akibat pasang surut air sungai. Banyaknya sedimen yang ada di sungai kayan banyak di manfaatkan warga sekitar untuk menjadi bahan campuran untuk bangunan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui cara mengidentifikasi karakteristik butir sedimen yang berada di perairan sungai Kayan. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli tahun 2020, lokasi yang dipilih dalam proses pengambilan data yaitu diperairan Sungai Kayan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. metode purpposive random sampling di gunakan untuk menentukan titik lokasi pengambilan data sampel, metode ayakan digunakan untuk menentukan ukuran butir sedimen, dan alat mikroskop digunakan untuk melihat bentuk dari butir sedimen. Berdasarkan hasil dari analisis yang di lakukan, sampel 1 dengan koordinat 2°52'6.73"U 117°21'56.06"T di dominasi oleh pasir halus dengan bentuk lonjong dan ke dua sudutnya tumpul, sampel 2 dengan koordinat 2°52'20.08"U 117°22'16.56"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk hampir memiliki sudut di semua sisi butirnya, sampel 3 dengan koordinat 2°52'23.82"U 117°22'30.85"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk membundar tanggung, sampel 4 dengan koordinat 2°52'23.55"U 117°22'44.97"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk lonjong dan meruncing tanggung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Karakteristik Rotasi Tanaman Pangan di Wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara (Studi Kasus Desa Pimping, Panca Agung dan Ruhui Rahayu)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Karakteristik Rotasi Tanaman Pangan di Wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara (Studi Kasus Desa Pimping, Panca Agung dan Ruhui Rahayu)

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINA LESTARI. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2020. Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. (Pembimbing Tati Hariyati, SP., MP.). Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657. Kata Kunci: Padi Lokal, Karakterisasi, Analisis Kekerabatan, SP. VIII Desa Tanjung Buka.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Karakteristik berbagai Jenis Minyak Berbahan Tanaman Alami Menggunakan Falling Ball Method

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak sangatlah penting bagi manusia. Hal itu tidak terlepas dari penggunaan minyak baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan diakademis. Minyak berbahan tanaman alami dapat dimanfaatkan untuk menggoreng maupun untuk dijadikan sebagai obat. Sedangkan di bidang akademis minyak dapat dimanfaatkan sebagai bahan praktikum viskositas. Viskositas merupakan salah satu karakteristik dari minyak yang dapat diketahui dengan menggunakan falling ball method. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari berbagai jenis minyak yang diolah sendiri. Minyak yang diolah sendiri dengan metode pamanasan ini berasal dari tanaman kelapa, kemiri, urang-aring dan jahe. Minyak yang dihasilkan memiliki karakteristik warna, randemen, massa jenis dan viskositas. Minyak kelapa, kemiri, urang-aring dan jahe memiliki warna yang dominan ke arah kuning kecuali minyak urang-aring yaitu hijau kecoklatan. Randemen dari minyak ini masing-masing 13%, 2%, 15% dan 11%. Nilai massa jenis dan Viskositas dari minyak Kelapa, kemiri urang-aring dan jahe masing masing (840 kg/m3 dan 2,1 poiso), (600 kg/m3 dan 0,7 poiso), (900 kg/m3 dan 1,2 poiso) dan (825 kg/m3 dan 2 poiso). Minyak yang paling baik viskositasnya dimiliki oleh minyak kelapa yaitu 2,1 poiso.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Nilai Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Pertanian Panen Sebagai Sumber Energi Alternatif

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak. RITA ROSALINA, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kaltara, Analisis Nilai Karakteristik Briket Berbahan Dasar Limbah Pertanian Panen Sebagai Sumber Energi Alternatif (dibawah Bimbingan Dosen Siti Maria Ulva, M.Pd). Potensi limbah pertanian panen disekitar kita yang terbuang sia-sia dan belum termanfaatkan sangat cocok untuk dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif dan sangat layak untuk dikembangkan dengan adanya dukungan bahan baku yang sangat berlimpah. Berkenan dengan hal ini maka, penulis mencoba meneliti dan membuat briket berbahan dasar sekam padi, jerami dan batang padi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk memanfaatkan limbah pertanian panen menjadi bahan bakar alternatif yaitu pembuatan briket, dan untuk mengetahui pengaruh variasi dan komposisi jumlah bahan baku terhadap karakteristik briket yang dihasilkan mencakup nilai kalor, kadar air, lama penyalaan, dan nilai kadar abu dari briket tersebut. Penelitian melalui beberapa tahapan yaitu pirolisis, pembuatan serbuk arang, pencampuran dengan perekat (tapioka), pencetakan briket, pengeringan, dan pembakaran dalam tungku. Dalam membuat briket merupakan tahap yang menentukan kualitas briket yang dihasilkan, dimana jumlah dan bahan yang digunakan akan berpengaruh terhadap kualitas briket. Dalam penelitian ini menggunakan metode ekperimen dan melalui pengumpulan data dari pengujian, maka dapat diketahui bahwa berbahan dasar sekam padi, jerami, dan batang padi dapat dijadikan bahan bakar alternatif, hal ini dikuatkan dengan hasil pengujian kadar air terbaik pada variasi sekam padi : batang padi yaitu 0,45 %, hasil terbaik kadar abu pada sekam padi : batang padi yaitu 0,37 %, laju pembakaran pada sekam padi : jerami yaitu 1,45 gr/menit, dan nilai kalor dengan perbandingan variasi Batang padi : Jerami 50,0 kal/gr. Secara keseluruhan, kualitas briket dari arang sekam padi, jerami dan batang padi cukup baik, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS UJI KARAKTERISTIK BIOETANOL TERHADAP VARIASI BUAH PISANG

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pembuatan bioetanol terhadap variasi buah pisang, untuk mengetahui cara pembuatan alat destilasi sederhana dan proses penyulingannya, untuk mengetahui kadar bioetanol dan untuk mengetahui karakteristik bioetanol yang dihasilkan, meliputi analisis densitas, specific gravity dan API gravity, nilai kalor dan kadar air. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan bahan baku pisang hutan, pisang gembung, pisang susu, yang dihaluskan dan difermentasi, cairan hasil fermentasi disuling menggunakan alat destilasi yang sudah dirangkai. Selanjutnya hasil penyulingan diukur kadar etanolnya menggunakan alkohol meter, setelah itu bioetanol diuji karakteristiknya yang meliputi, analisis densitas, specific gravity dan API gravity, nilai kalor dan kadar air. Data yang dihasilkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa buah pisang hutan, pisang gembung, dan pisang susu belum dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pembuatan bioetanol karena belum memenuhi syarat mutu bioetanol. Buah pisang dengan kadar etanol tertinggi yaitu pisang hutan pada perlakuan 2 sebesar 24%, dengan densitas 0,916 gr/ml, specific gravity 0,918 dan API gravity 22,639, nilai kalor sebesar 411,933 kkal/kg, dan kadar air 82,1%. Semakin besar nilai kalor suatu bahan maka semakin mudah terbakar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail