Abstrak
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pembuatan bioetanol terhadap variasi buah pisang, untuk mengetahui cara pembuatan alat destilasi sederhana dan proses penyulingannya, untuk mengetahui kadar bioetanol dan untuk mengetahui karakteristik bioetanol yang dihasilkan, meliputi analisis densitas, specific gravity dan API gravity, nilai kalor dan kadar air. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan bahan baku pisang hutan, pisang gembung, pisang susu, yang dihaluskan dan difermentasi, cairan hasil fermentasi disuling menggunakan alat destilasi yang sudah dirangkai. Selanjutnya hasil penyulingan diukur kadar etanolnya menggunakan alkohol meter, setelah itu bioetanol diuji karakteristiknya yang meliputi, analisis densitas, specific gravity dan API gravity, nilai kalor dan kadar air. Data yang dihasilkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa buah pisang hutan, pisang gembung, dan pisang susu belum dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pembuatan bioetanol karena belum memenuhi syarat mutu bioetanol. Buah pisang dengan kadar etanol tertinggi yaitu pisang hutan pada perlakuan 2 sebesar 24%, dengan densitas 0,916 gr/ml, specific gravity 0,918 dan API gravity 22,639, nilai kalor sebesar 411,933 kkal/kg, dan kadar air 82,1%. Semakin besar nilai kalor suatu bahan maka semakin mudah terbakar.