Abstrak
Peningkatan aktivitas akomodasi dan penyelenggaraan kegiatan di Hotel Luminor Tanjung Selor berpotensi meningkatkan permintaan parkir, terutama pada waktu dengan tingkat hunian tinggi, kondisi tersebut dapat mendorong pengguna memanfaatkan on-street parking di sekitar lokasi hotel sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menurunkan tingkat pelayanan kawasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di ruang parkir Hotel Luminor Tanjung Selor. Parkir dibadan jalan Penelitian bertujuan menganalisis karakteristik parkir serta mengevaluasi kecukupan kapasitas ruang parkir eksisting pada kondisi puncak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei kendaraan masuk dan keluar yang dilaksanakan pada hari Senin, Jumat, dan Minggu pukul 10.00–22.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit. Objek pengamatan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat. Data dianalisis berdasarkan volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir, kapasitas, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir berdasarkan satuan ruang parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan parkir tertinggi terjadi pada hari Senin. Volume maksimum mencapai 36 sepeda motor dan 29 mobil, sedangkan akumulasi puncak mencapai 28 sepeda motor dan 23 mobil. Dengan kapasitas efektif 50 SRP sepeda motor dan 26 SRP mobil, tingkat pergantian tertinggi masing-masing sebesar 0,72 kendaraan/SRP/periode survei dan 1,12 kendaraan/SRP/periode survei, dengan indeks parkir maksimum sebesar 56,00% dan 88,46%. Pada kondisi puncak, kebutuhan area parkir diperkirakan sebesar 42,0 m² untuk sepeda motor dan 287,5 m² untuk mobil, masih lebih rendah dibandingkan luas eksisting masing-masing sebesar 114 m² dan 426,6 m².