Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: sungai
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA JELARAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN (Studi Kasus Pada Masyarakat yang Membuang Sampah Ke Sungai Selor)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitataif. Dengan informan yaitu Staf Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, Sekretaris Desa Jelarai Selor, Lembaga Kemasyarakatan Desa Jelarai Selor dan Masyarakat Desa Jelarai Selor. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesipulan. Hasil penelitian yaitu 1. Upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor yaitu sudah cukup efektif karena pemerintah telah menyediakan tempat pengelolaan sampah, melakukan sosialisasi, dan menyampaikan larangan dan sanksi membuang sampah sembarangan dilingkugan desa jelarai selor maupun di lingkungan sungai selor. 2. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. a) faktor pendukung yaitu menyediakan sarana fasilitas seperti penyediaan TPS 3R dan melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat. b). faktor penghambat yaitu, ekonomi masyarakat yang rendah, kurangnya kepedulian masyarakat, dan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh lingkungan masyarakat.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI PERENCANAAN PENGENDALIAN BANJIR MENGGUNAKAN SOFTWARE HEC -RAS ( STUDI KASUS : SUNGAI SELOR STA. 0+000 - 0+400)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kabupaten Bulungan, khususnya wilayah hilir Sungai Selor di Dusun Buluh Perindu, memiliki risiko banjir yang tinggi akibat topografi dataran rendah, kondisi tanah lempung lunak, serta pengaruh pasang surut air laut. Faktor penyebab banjir meliputi curah hujan tinggi, penyempitan penampang sungai akibat sedimentasi, serta infrastruktur pengendali banjir yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir pada Sungai Selor dengan periode ulang 25 tahun (Q25th) serta menentukan metode penanggulangan banjir yang paling efektif untuk wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis hidrolika berbasis komputasi. Pemodelan matematis dilakukan menggunakan perangkat lunak Hydrologic Engineering Center's River Analysis System (HEC-RAS) untuk mensimulasikan aliran sungai secara efisien dan akurat. Analisis difokuskan pada evaluasi kapasitas penampang sungai eksisting terhadap debit rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampang eksisting Sungai Selor dengan lebar rata-rata 32,77 m, dan kedalaman rata-rata 2,05 m, sebelum dilakukannya normalisasi, terjadi luapan banjir pada STA. 0+050 hingga STA. 0+400 berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software HEC – RAS v.6.3.1 dengan debit rencana periode Q25 tahun sebesar 16,146 m3/detik. Dan dengan diterapkannya metode perbaikan berupa normalisasi penampang sungai dengan lebar galian 40 meter, kedalaman 3 meter, serta kemiringan 1:3, maka Sungai Selor sudah dapat berfungsi dengan normal dan baik dalam menampung debit banjir pada kala ulang 25 tahun (Q25th).

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DAN KUALITAS AIR PADA SUNGAI BUAYA/SUNGAI SELOR DI TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa Sungai Buaya/Sungai Selor ini memiliki permasalahannya tersendiri yaitu sempat terbengkalai cukup lama karena kurangnya perhatian dari pemerintah setempat, sehingga sedimen menutupi sebagian besar aliran air hingga membentuk sebuah daratan dan sebagian aliran air yang tidak tertutupi sedimen ditumbuhi oleh tanaman air (eceng gondok). Dalam penelitian ini menggunakan metode analisa saringan yang sesuai dengan standar ASTM D 422 dan untuk uji berat jenis menggunakan SNI 1964 : 2008. Dari proses saringan yang telah dilakukan dapat di simpulkan, sedimen di Sungai Buaya/Sungai Selor terdiri dari pasir kasar dengan ukuran butir 0,850 dan pasir sedang dengan ukuran 0,250, dari berbagai bentuk butir sedimen ada beberapa bentuk sedimen yang terdapat dari hasil penelitian yaitu, sangat menyudut dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, menyudut dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, menyudut tanggung dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, membundar tanggung dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi, membundar dengan kebolaan rendah, dengan kebolaan sedang, dengan kebolaan tinggi dan sangat membundar dengan kebolaan tinggi dan Dari proses uji berat jenis yang telah dilakukan bahwa hasil uji berat jenis berkisar 2.128 – 2,609. Kualitas air Sungai Buaya/Sungai Selor berdasarkan parameter fisika, parameter kimia dan parameter mikrobiologi masih memenuhi standar baku mutu air sungai Kelas I, namun terdapat 2 parameter yaitu COD dan Klorida telah berada di atas baku mutu yang ditetapkan oleh PP Nomor 22 Tahun 2021. Kadar COD 96 mg/L yang berarti melebihi baku mutu yaitu 10 mg/L dan untuk kadar klorida 796,753 mg/L yang berarti melebihi baku mutu yaitu 300 mg/L..

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KUALITAS AIR PDAM DANUM BENUANTA KOTA TANJUNG SELOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Buaya merupakan salah satu instalasi pengolahan air yang di miliki PDAM Kota Tanjung Selor yang melayani kebutuhan air bersih di Kota Tanjung Selor. Supaya IPA tetap dapat beroperasi secara optimal dalam mengelola air, maka diperlukan evaluasi terhadap IPA ini. Penelitian bertujuan untuk : Mengetahui parameter kualitas air baku dan air hasil produksi pada Instalasi Pengolahan Air Minum dan Membandingkan kualitas air baku dan air minum dengan baku mutu. Adapun penelitian ini menggunakan metode wawancara ke pihak PDAM Danum Benuanta, Observasi ke IPA Sungai Buaya dan kuesioner yang diberikan secara langsung kepada masyarakat pengguna air PDAM Danum Benuanta khususnya IPA Sungai Buaya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kinerja IPA Sungai Buaya saat ini dapat dikategorikan cukup baik. Salah satunya jika ditinjau dari kualitas air produksi yang dihasilkan instalasi Sungai Buaya ini yang umumnya sesuai standar yang ditetapkan Permenkes No. 492 Tahun 2010. Dari data uji kualitas air Lab. Kesehatan Daerah tahun 2021, hanya parameter Suhu dan Total Coliform yang tidak memenuhi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK SEDIMEN DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sungai Kayan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan panjang 576 km, memiliki luas mencapai 36.993,71 km2, Sungai Kayan Tanjung Selor memiliki sedimen yang sangat berlimpah yang terbawa arus dari hulu hingga hilir sungai akibat pasang surut air sungai. Banyaknya sedimen yang ada di sungai kayan banyak di manfaatkan warga sekitar untuk menjadi bahan campuran untuk bangunan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui cara mengidentifikasi karakteristik butir sedimen yang berada di perairan sungai Kayan. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli tahun 2020, lokasi yang dipilih dalam proses pengambilan data yaitu diperairan Sungai Kayan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. metode purpposive random sampling di gunakan untuk menentukan titik lokasi pengambilan data sampel, metode ayakan digunakan untuk menentukan ukuran butir sedimen, dan alat mikroskop digunakan untuk melihat bentuk dari butir sedimen. Berdasarkan hasil dari analisis yang di lakukan, sampel 1 dengan koordinat 2°52'6.73"U 117°21'56.06"T di dominasi oleh pasir halus dengan bentuk lonjong dan ke dua sudutnya tumpul, sampel 2 dengan koordinat 2°52'20.08"U 117°22'16.56"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk hampir memiliki sudut di semua sisi butirnya, sampel 3 dengan koordinat 2°52'23.82"U 117°22'30.85"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk membundar tanggung, sampel 4 dengan koordinat 2°52'23.55"U 117°22'44.97"T di dominasi oleh pasir sedang dengan bentuk lonjong dan meruncing tanggung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS BEBAN PENCEMARAN AIR SUNGAI JELARAI DESA JELARAI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN DITINJAU DARI PARAMETER HASIL LIMBAH DOMESTIK

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS BEBAN PENCEMARAN AIR SUNGAI JELARAI DESA JELARAI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN DITINJAU DARI PARAMETER HASIL LIMBAH DOMESTIK Siti Marhana (npm.201612017) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Kaltara ABSTRAK Sungai Jelarai merupakan salah satu sungai di Kabupaten Bulungan yang melewati Desa Jelarai dan digunakan sebagai keperluan masyarakat sehari-hari sehingga kualitas airnya juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat disekitarnya. Saat ini belum ada informasi mengenai beban pencemar terhadap Sungai Jelarai yang ditinjau dari parameter hasil limbah domestik. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh aktivitas masyarakat Desa Jelarai terhadap kualitas air Sungai Jelarai serta mengetahui pencemaran yang terjadi di Sungai Jelarai dan menghitung Beban Pencemar Maksimum (BPM) dan Beban Pencemar Terukur (BPT) serta Potensi Beban Pencemaran (PBP) yang ditinjau dari parameter hasil limbah domestik di sungai jelarai. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode survey lapangan dan wawancara. Adapun data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dari survey lapangan dan wawancara serta data sekunder yang diperoleh dari kantor Desa Jelarai dan Dinas Lingkungan Hidup. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aktivitas masyarakat disekitar sungai mempengaruhi kualitas air sungai dilihat dari hasil wawancara banyaknya masyarakat yang membuang sampah disungai dan kegiatan lainnya yang dapat dikatakan berpengaruh pada kualitas air sungai karena ada beberapa parameter yang sudah melebihi Baku Mutu tahun terakhir (2019) yakni pada Titik 1 COD dan pada Titik 2 BOD dan COD hal ini berpengaruh untuk hasil perhitungan pada Titik 1 BPTCOD = 1 549 728.62 kg/hari melebihi BPMCOD = 161 430.07 kg/hari, pada Titik 2 BPTBOD = 65 211.51 kg/hari melebihi BPMBOD = 36 118.26 kg/hari, pada Titik 2 BPTCOD = 1 733 676.25 kg/hari melebihi BPMCOD = 180 591.28 kg/hari. Dari besarnya Beban Pencemar Terukur di Sungai Jelarai besarnya Potensi sumbangan Beban Pencemaran di Sungai Jelarai dari sektor domestik rumah tangga tahun 2018-2022 meningkat setiap tahunnya. Kata Kunci : Beban pencemaran, Sungai Jelarai, Aktivitas Masyarakat, Survey dan Wawancara

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS DATA UNTUK MENGETAHUI DAYA YANG DIHASILKAN DARI BEBERAPA ANAK SUNGAI DI KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PURNAMAWATI,Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kaltara Analisis Data Untuk Mengetahui Daya Yang Dihasilkan Dari Beberapa Anak Sungai Dikabupaten Bulungan (dibawah bimbingan dosen Wibowo Romadhoni ST.MA.) PLTMH adalah pembangkit dengan memanfaatkan air sebagai tenaga untuk mengahasilkan listrik dengan skala kecil, efektif untuk memanfaatkan air untuk menghasilkan listrik baik skala kecil atau skala besar, pembangkit listrik tenaga air skala besar lebih dari 10MW sedangkan skala kecil kurang dari 10MW. Teknik analis data yang dilakukan pada penelitian ini adalah menggunakan metode manual dengan menggunkan rumus , melalui persamaan sebagai berikut: Menghitung kecepatan aliran air: Mengetahui debit air: Persamaan untuk menghitung debit air: Persamaan untuk menghitung daya : . Pada penelitian ini menggunakan empat rumus dengan mencari A menghitung keceptan aliran air,V mengetahui debit air, Q mencari persamaan untuk menghitung debit air, P persamaan utuk menghitung daya. yang digunakan sebagai dasar dari penelitian yang sudah di lakukan. Dari hasil yang didaptkan dapat disimpulkan dari dua puluh sungai yang sudah di hitung yang paling rendah Sungai 4 karang agung sp2 haya mempunyai daya 0,2 watt, dan yang mendaptkan perhitungan daya tertinggi sungai pimping 31,4 watt.Setelah dilakukan perhitungan dengan mencari nilai A (luas penampang air),V (kecepatan air), Q (debit air), P (daya teoritis yang dikeluarkan), di peroleh daya yang paling besar adalah sungai pimping sebesar 31,4 watt

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KAWASAN WATERFRONT BERBASIS EKOWISATA DI BULU PERINDU, KALIMANTAN UTARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan Kota Tanjung Selor sebagai kota sungai dipertegas dengan pengembangan pelabuhan Pesawan di Kelurahan Tanjung Selor Timur, namun dengan kondisi geografis Kota Tanjung Selor terletak dipinggir Daerah Aliran Sungai (DAS) yakni Sungai Kayan dan beberapa anak sungainya menjadikan Kota Tanjung Selor dan sekitarnya seperti kawasan Bulu Perindu di Kelurahan Tanjung Selor Hulu dapat dikategorikan sebagai daerah rawan bencana seperti penggerusan tanah, bencana banjir yang diakibatkan oleh pasang air laut dan kiriman banjir dari hulu sungai kayan, belum lagi diperburuk dengan keadaan bantaran sungai yang dihiasi oleh rumah-rumah darurat dan tidak permanen semakin menambah buruk citra kawasan sebagai daerah tepian sungai yang sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata khususnya di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan penalaran induktif yang diterapkan pada kawasan lokasi penelitian, untuk membahas tahapan penelitian, yang bermuara pada hasil dari perencanaan dan perancangan kawasan waterfront berbasis ekowisata berdasarkan nilai konservasi dan karakter kearifan lokal kawasan dan lokasi berada ditepian Sungai Kayan di Bulu Perindu Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Analisis yang dilakukan adalah untuk mengetahui karakteristik citra kawasan dengan menguraikan elemen-elemen kawasan seperti kondisi lingkungan, fungsi dan teknologi bahan bangunan yang akan direkomendasikan. Hasil pembahasan ataupun temuan dalam penelitian ini menyimpulkan dan menambahkan saran untuk memperkuat karakter kearifan lokal kawasan Bulu Perindu diperlukan adanya pendekatan kajian dan arahan public space menjadi place, dalam hal ini pendekatan ekowisata merupakan bentuk konsep untuk perencanaan dan perancangan kawasan berupa waterfront, yang menyediakan ruang untuk pertumbuhan dan perkembangan kota tepian air yang optimal, dengan potensi yang khas dan keunikan baik secara fisik maupun non fisik, sekaligus sebagai pendukung kegiatan perekonomian dan dapat dijadikan sebagai rancangan dalam menyatukan kawasan.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail