ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitataif. Dengan informan yaitu Staf Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, Sekretaris Desa Jelarai Selor, Lembaga Kemasyarakatan Desa Jelarai Selor dan Masyarakat Desa Jelarai Selor. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesipulan. Hasil penelitian yaitu 1. Upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor yaitu sudah cukup efektif karena pemerintah telah menyediakan tempat pengelolaan sampah, melakukan sosialisasi, dan menyampaikan larangan dan sanksi membuang sampah sembarangan dilingkugan desa jelarai selor maupun di lingkungan sungai selor. 2. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. a) faktor pendukung yaitu menyediakan sarana fasilitas seperti penyediaan TPS 3R dan melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat. b). faktor penghambat yaitu, ekonomi masyarakat yang rendah, kurangnya kepedulian masyarakat, dan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh lingkungan masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauziah Asma Sabbina, Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen terhadap Motivasi Belajar yang Berdampak Pada Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen berpengaruh terhadap Semangat Belajar dengan variabel intervening Motivasi Belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menggunakan sampel jenuh, dengan jumlah responden yang diteliti adalah 138 responden yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara angkatan 2021-2025. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 24 dan SEM AMOS 24. Hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (2) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (3) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar. (4) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Semangat Belajar. (5) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Semangat Belajar. (6) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar. (7) Kompetensi Dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar.
Kata kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Kompetensi Dosen, Motivasi Belajar, dan Semangat Belajar
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Audrey, 2025 Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficacy terhadap Minat berwirausaha, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficcacy terhadap Minat Berwirausaha. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Generasi Z di Tanjung Selor. Teknik pengambilan sempel menggunakan Probability Sampling (Simple random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasil Alpha Crobanch > 0,06), dan validitas (hasil Korelasi Pearson > 0,03) sehingga seluruh isntrumen dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan Tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari p value sebesar 0.433 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak. (2) Self Efficcacy (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar *** alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha diterima. (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.408 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurul Atiqah, Pengaruh Lingkungan Pertemanan Terhadap Perilaku Sosial Yang Berdampak Pada Gaya Hidup Generasi Z Di Kota Tanjung Selor. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, S.E., MM., AK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh signifikan Lingkungan Pertemanan terhadap Gaya Hidup, Lingkungan Pertemanan terhadap Perilaku Sosial, dan Perilaku Sosial terhadap Gaya Hidup Generasi Z Di Kota Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z yang ada di Kota Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 100 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM versi 23. Hasil penelitian ini adalah pertama, ditemukan bahwa Lingkungan Pertemanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada Gaya Hidup. Kedua, Lingkungan Pertemanan berpengaruh positif namun tidak signifikan pada Perilaku Sosial. Dan ketiga, Perilaku Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Gaya Hidup.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selvina Yulianti, Pengaruh Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan. Mahasiswa Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, S.T, M.M. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode Kuantitatif. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 35 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh postif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dari hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,048 0,05 yang berarti lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai. Kemudian ditemukan bahwa secara parsial Semangat Kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dengan hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,209 > 0,05 yang berarti Semangat Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Ketiga ditemukan bahwa Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 17.809 dengan signifikan 0,000 0,05, yang berarti Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Muhammad Ma’ruf Fadilah, Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja. Mahasiswa Berkuliah di Universitas Kaltara di bawah bimbingan Ibu Ika Niswatin Budiarti S.Psi, M.M Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dan sampel adalah 32 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja, berdasarkan dari hasil Uji t, nilai signifikan dapat dilihat 0,000 0,05 yang berarti kepemimpinan berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja. Kemudian ditemukan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Produktivitas Kerja, berdasarkan dengan hasil Uji t, nilai signifikan dapat dilihat 0,689 > 0,05 yang berarti Lingkungan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Kemudian ditemukan bahwa Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Produktivitas Kerja. berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 55.822 dengan signifikan 0,000 0,05, yang berarti Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai. ABSTRACT Muhammad Ma'ruf Fadilah, The Influence of Leadership and Work Environment on Work Productivity. Student studying at the University of North Kalimantan under the guidance of Ms. Ika Niswatin Budiarti S.Psi, M.M. The purpose of this study was to determine whether Leadership and Work Environment influence Work Productivity. This study used quantitative methods. The population and sample were 32 respondents. Data collection was done using a questionnaire, and the data analysis technique used in this study was SPSS version 23. The results of the study found that Leadership partially has a positive and significant effect on Work Productivity. Based on the t-test results, the significance value is 0.000 0.05, indicating that leadership has a partial effect on work productivity. Furthermore, the Work Environment partially has a negative and insignificant effect on Work Productivity. Based on the t-test results, the significance value is 0.689 > 0.05, indicating that the Work Environment does not significantly influence Work Productivity. Furthermore, it was found that Leadership and Work Environment simultaneously influence Work Productivity. Based on the results of the F test, it shows that the calculated F value is 55,822 with a significance of 0.000 0.05, which means that the work environment and work enthusiasm have a simultaneous effect on employee performance.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arwanysah, “Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di PT Pegadaian (PERSERO) Cabang Tanjung Selor” Dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi, M.M, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di PT Pegadaian (Persero) Cabang Tanjung Selor. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai PT Pegadaian (Persero) Cabang Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 32 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 25. Hasil penelitian ini adalah ditemukan bahwa Kepemimpinan berpengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai, dengan kontribusi pengaruh sebesar 17,9%. Sementara itu, Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai, dengan pengaruh sebesar 57,2%. Secara simultan, Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai Adjusted R² sebesar 49,4%, yang menunjukkan bahwa 49,4% variasi dalam kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Pada Generasi Z diera Digitalisasi Di Kota Tanjung Selor. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 50 orang. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh motivasi terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Tanjung Selor dinilai oleh mayoritas responden tergolong baik. Secara parsial, motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, yang berarti apabila tingkat motivasi seseorang meningkat, maka minat untuk berwirausaha pada Generasi Z juga akan meningkat. Self-efficacy dinilai oleh mayoritas responden tergolong cukup baik, namun secara parsial self-efficacy memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan self-efficacy tidak secara langsung memengaruhi peningkatan minat berwirausaha. Dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha dinilai cukup baik oleh responden, dan secara parsial dukungan keluarga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat berwirausaha. Artinya, meskipun dukungan keluarga meningkat, hal tersebut belum tentu secara langsung meningkatkan minat berwirausaha pada Generasi Z. Sementara itu, lingkungan sosial dinilai oleh mayoritas responden sebagai faktor yang cukup beragam, dan secara parsial lingkungan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan dalam lingkungan sosial tidak memiliki dampak yang berarti terhadap minat Generasi Z untuk berwirausaha. Hasil uji F menunjukkan bahwa motivasi, self-efficacy, dukungan keluarga, dan lingkungan sosial secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Tanjung Selor. Artinya, apabila seluruh faktor tersebut ditingkatkan secara bersama-sama, maka minat berwirausaha juga akan meningkat secara signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Audrey, 2025 Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficacy terhadap Minat Berwirausaha, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficcacy terhadap Minat Berwirausaha. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Generasi Z di Tanjung Selor. Teknik pengambilan sempel menggunakan Probability Sampling (Simple random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasil Alpha Crobanch > 0,06), dan validitas (hasil Korelasi Pearson > 0,03) sehingga seluruh isntrumen dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan Tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.433 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak. (2) Self Efficcacy (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar *** alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha diterima. (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.408 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Sayid Mubaraq, “Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja pegawai Studi Kasus pada Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara”, dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S.Psi., M.M Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh Terhadap Kinerja Pegawai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai dinas kesehatan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 120 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM 23. Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai berpengaruh Negatif Tidak Signifikan, hubungan Lingkungan kerja terhadap Kinerja Pegawai berpengaruh Positif Signifikan. Kata kunci : Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kinerja Pegawai
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Lingkungan Keluarga berpengaruh terhadap perilaku Remaja Kecamatan Peso, serta untuk mengetahui apakah Lingkungan keluarga dan Motivasi Diri berpengaruh Terhadap perilaku Remaja Di Kecamatan peso. Objek dalam penenlitian ini adalah 558 Responden dengan jumlah sampel 85 Responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah roscoe. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu untuk menguji hipotesis dan untuk mengetahui hubungan pengaruh antar variabel. Teknik pengumpulan data menggunakan kusioner yang tela diuji validitas dan reabilitasnya. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah SPSS Versi 23, untuk mengetahuivalid dan realibel kusioner, uji asumsi klasik, dan koefesien determinasi dibantu dengan analisis regrease linear sederhana. Hasil penenelian menunjukkan Lingkungan Keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Lingkungan Keluarga dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku remaja. Dibuktikan dengan nilai hitung untuk H1= t hitung sebesar 1,556 dengan tingkat tidak signifikan 0,124>0,05 dan koefesien regresi sebesar 14.040; H2 = t hitung sebesar -0,815 dengan tingkat tidak signifikan 0,417>0,05 dan koefesien regresi sebesar 0,127.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak kualitas insfrastruktur pengembangan yang memadai, merupakan aspek perkembangan pembangunan. Salah-satunya adalah kawasan pariwisata mangrove di mana Kawasan wisata ini sangat dibutuhkan tempat objek wisata di Kalimantan utara. Dengan banyaknya peminat wisata khususnya di hari libur sekolah dan liburan hari raya idul fitri dima pada saat waktu itu pengunjung pada berdataga untuk menikmati liburan bersama keluarganya ,dengan adanya Kawasan pariwisata mangrove di bulungan ,kalimantan utara,ini yang masih kurang objek wisata karna diketahui Kalimantan utara hanya memiliki bebeapa objek wisata yang wajib di kembangkan untuk kedepannya, berdasarkan hal itu. Penulis mebuat pengembangan kawasan wisata mangrove desa Ardimulyo kecamatan tanjung palas utara kabupaten bulungan berbasis wisata edukasi Tujuan dari karya tulis ini adalah bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dalam sudut pandang arsitektur. Dapat ditinjau dari isu diperlukan nya sarana prasarana fasilitas penunjang sebuah kawasa wisata mangrove .dimana dalam sebuah penulis mengekspresikan sebuah Kawasan yang memiliki infrastruktur dalam penunjang sebuah Kawasan wisata ,dengan memciptakan pengembangan Kawasan wisata edukasi yang dapat memberikan pembelajaran menjaga lingkungan dan tidak merusak habitat ekosistem yang ada di sekitar kawasan mangrove .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat pada kebersihan lingkungan, yang pertama adalah imbauan secara langsung agar tetap selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar, dan memberi arahan kepada para pedagang agar menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan pasar dan bertanggung jawab terhadap masalah kebersihan lingkungan pasar supaya tidak membuang sampah sembarangan Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggambarkan mengenai studi kesadaran kolektif masyarakat pada kebersihan lingkungan di pasar induk area dayak (studi kasus kota Tanjung Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan) dalam penelitian ini diantaranya adalah Kepala UPTD Tanjung Selor, Pedagang Pasar Induk, Konsumen Pasar Induk. Dari hasil penelitian ini adapun beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Kepala UPTD Tanjung Selor antara lain adalah guna mengupayakan penyelesaian masalah di pasar induk Tanjung Selor berupa penataan pedagang, dan perbaikan sarana dan prasarana yang mana didalamnya sudah dilakukan semaksimal mungkin. Kata Kunci : Upaya Meningkatkan Kesadaran Kolektif Masyarakat Pada Kebersihan Lingkungan Kepala UPTD Tanjung Selor
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
perkembangan pertanian. Pertanian merupakan sektor unggulan dalam menyediakan sumber bahan pangan dan obat – obatan, bahkan sebagai penyedian sumber energi terbarukan. Upaya pembangunan pertanian Indonesia memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, lebih-lebih kalangan akademisinya. Upaya tersebut menjadi sangat urgen bagi Fakultas Pertanian UMSU sebagai Fakultas yang bergerak dalam bidang pertanian di Indonesia. Di lingkungan Fakultas Pertanian sendiri dapat dengan mudah dipahami, bahwa pertanian mempunyai arti yang luas, namun bagi masyarakat umum, pengertian pertanian dalam arti luas tersebut tidaklah koheren, tunggal, dan tanpa bias.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini dimulai dengan sejarah kesehatan masyarakat, konsep kesehatan masyarakat, gizi kesehatan masyarakat, seni kesehatan masyarakat, program layanan kesehatan, administrasi kebijakan kesehatan, perilaku sehat dan pendidikan kesehatan, pendidikan dan ilmu perilaku kesehatan, metode dan media penyampaian pesan kesehatan, higiene sanitasi, kebersihan dan kesehatan pribadi, patologi lingkungan dan penyakit lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, serta gizi seimbang untuk kesehatan masyarakat. Buku ini membahas: Bab 1 Sejarah Perkembangan Ilmu Kesehatan Masyarakat Bab 2 Konsep Kesehatan Masyarakat Bab 3 Gizi Kesehatan Masyarakat Bab 4 Seni Kesehatan Masyarakat Bab 5 Pendekatan Ekologis Dalam Kesehatan Lingkungan Bab 6 Administrasi Kebijakan Kesehatan Bab 7 Perilaku Sehat dan Pendidikan Kesehatan Bab 8 Pendidikan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Bab 9 Penyampaian Pesan Kesehatan: Metode dan Media Bab 10 Kebersihan dan Kesehatan Pribadi Bab 11 Keselamatan Kerja dan Kesehatan Masyarakat
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Pengantar Pengetahuan Lingkungan merupakan pengetahuan yang mengkaji hubungan mahkluk hidup dengan lingkungannya dengan dampak kehidupan manusia serta berupaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pertimbangan yang sangat penting dalam memahami lingkungan adalah terjaganya kualitas lingkungan yang prosesnya sangat rumit akibat aktivitas manusia. Dalam buku ini bagaimana proses manajemen dalam pengelolaan lingkungan yang baik dan sumber daya alam untuk meningkatkan pembangunan di bumi ini serta mempertahankan bumi dalam keadaan seperti semula atau lebih baik
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Mengingat sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai orientasi kegiatan ekonomi berbasis sumberdaya alam, maka sektor agribisnis harus menjadi perhatian. Agribisnis memiliki keterkaitan sektoral yang tinggi. Keterkaitan antara sektor agribisnis dengan sektor lain dapat dilihat dari aspek keterkaitan produksi, keterkaitan distribusi, konsumen bahkan keterkaitan investasi. Mengembangkan usaha dalam bidang agribisnispun merupakan kegiatan yang memiliki prospek sangat baik. Hal ini disebabkan oleh karena selama manusia hidup akan selalu memerlukan sandang, pangan, dan papan untuk kebutuhan hidupnya, yang sumber bahan bakunya berasal dari kegiatan bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan yang tergolong dalam sistem agribisnis. Berdasarkan sifat keterkaitan dan prospek diatas , maka buku Pengantar Manajemen Agribisnis ini ingin mengurai dua sisi pokok itu. Bahwa Agribisnis sebagai sistem butuh keterpaduan, serta perlu digerakkan dengan bekal ilmu dan seni menajemen yang memadai. Pengetahuan dan kemampuan yang mutlak dibutuhkan sebagai usaha mencapai tujuan, baik itu tujuan pribadi atau kelompok , organisasi ataupun perusahaan.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Sebuah Buku ajar dalam bidang ilmu Kehutanan. Isi buku mengupas secara mendasar ruang lingkup ilmu Kehutanan, mencakup hutan dan kehutanan, fungsi, manfaat, manajemen, perencanaan, budidaya, konservasi hutan, potensi hutan, dan pengelolaan hutan di Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia dalam menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, meskipun cakupannya dapat berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan. Buku Pengantar Ilmu Pertanian ini memberikan dasar-dasar pemahaman mengenai ilmu pertanian yang diperlukan bagi mahasiswa yang belajar ilmu pertanian. Khususnya pada tingkat I. Mengingat cakupan ilmu pertanian yang luas, sehingga di dalam buku ini tidak membahas bidang Peternakan (animal science/animal husbandry), Teknologi Pertanian (agricultural technology), maupun Kedokteran Hewan (veterinary science) karena ketiga bidang terakhir tersebut telah berkembang secara independen dari arus ilmu pertanian utama. Buku ini membahas tentang: Bab 1 Pendahuluan Bab 2 Evolusi Pertanian Bab 3 Unsur-unsur dan Ciri-ciri Pertanian Bab 4 Pertanian Tanaman Pangan Bab 5 Pertanian Tanaman Hortikultura Bab 6 Pemberdayaan Petani Bab 7 Pertanian Berkelanjutan Bab 8 Paradigma Pembangunan Pertanian Bab 9 Penjabaran Diversifikasi Pangan Bab 10 Ruang Lingkup Sistem Agribisnis dan Agroindustri Bab 11 Kelembagaan dalam Agribisnis Bab 12 Pemasaran Hasil Pertanian Bab 13 Penyuluhan Pertanian Bab 14 Hak Pemuliaan Varietas Tanaman/PVT
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Pengantar kesehatan lingkungan sangat diperlukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait kesehatan lingkungan. Pengantar kesehatan lingkungan akan memberikan gambaran, data dan petunjuk tentang upaya meningkatkan derajat kesehatan melalui peningkaan kesehatan lingkungan yang tepat dan terbaik. Hasil yang diharapkan setelah peningkatan kesehatan lingkungan yaitu terjadi peningkatkan kualitas lingkungan yang secara langsung atau tidak langsung akan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu penting untuk memahami tren perkembangan lingkungan, epidemiologi, pencemaran lingkungan dan distribusi sumber daya manusia dalam kesehatan lingkungan. Buku ini disusun secara sistematis dan sangat lengkap penjabarannya. Bab 1 Paradigma Kesehatan Lingkungan Bab 2 Sejarah Perkembangan Kesehatan Lingkungan Bab 3 Landasan Keilmuan Kesehatan Lingkungan Bab 4 Pendekatan Ekologis Dalam Kesehatan Lingkungan Bab 5 Pendekatan Epidemiologi Dalam Kesehatan Lingkungan Bab 6 Parameter, Standar Dan Kriteria Kesehatan Lingkungan Bab 7 Pencemaran Lingkungan Bab 8 Kesehatan Lingkungan Pemukiman Bab 9 Kesehatan Lingkungan Pariwisata Bab 10 Pendidikan Kesehatan Lingkungan Pada Masyarakat Bab 11 Pengelolaan Limbah Bab 12 Pengendalian Vektor Penyakit Bab 13 Kesehatan Reproduksi Dan Kependudukan