ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Audrey, 2025 Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficacy terhadap Minat berwirausaha, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficcacy terhadap Minat Berwirausaha. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Generasi Z di Tanjung Selor. Teknik pengambilan sempel menggunakan Probability Sampling (Simple random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasil Alpha Crobanch > 0,06), dan validitas (hasil Korelasi Pearson > 0,03) sehingga seluruh isntrumen dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan Tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari p value sebesar 0.433 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak. (2) Self Efficcacy (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar *** alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha diterima. (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.408 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Audrey, 2025 Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficacy terhadap Minat Berwirausaha, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Self Efficcacy terhadap Minat Berwirausaha. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Generasi Z di Tanjung Selor. Teknik pengambilan sempel menggunakan Probability Sampling (Simple random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasil Alpha Crobanch > 0,06), dan validitas (hasil Korelasi Pearson > 0,03) sehingga seluruh isntrumen dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan Tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.433 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak. (2) Self Efficcacy (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar *** alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha diterima. (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.408 alfa (0.05), sehingga dengan ini hipotesis atau Ha ditolak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Lingkungan Keluarga berpengaruh terhadap perilaku Remaja Kecamatan Peso, serta untuk mengetahui apakah Lingkungan keluarga dan Motivasi Diri berpengaruh Terhadap perilaku Remaja Di Kecamatan peso. Objek dalam penenlitian ini adalah 558 Responden dengan jumlah sampel 85 Responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah roscoe. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu untuk menguji hipotesis dan untuk mengetahui hubungan pengaruh antar variabel. Teknik pengumpulan data menggunakan kusioner yang tela diuji validitas dan reabilitasnya. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah SPSS Versi 23, untuk mengetahuivalid dan realibel kusioner, uji asumsi klasik, dan koefesien determinasi dibantu dengan analisis regrease linear sederhana. Hasil penenelian menunjukkan Lingkungan Keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Lingkungan Keluarga dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku remaja. Dibuktikan dengan nilai hitung untuk H1= t hitung sebesar 1,556 dengan tingkat tidak signifikan 0,124>0,05 dan koefesien regresi sebesar 14.040; H2 = t hitung sebesar -0,815 dengan tingkat tidak signifikan 0,417>0,05 dan koefesien regresi sebesar 0,127.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wafiq Nur Azizah. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Bertani dengan Intervening Motivasi (Studi kasus pada generasi muda di Tanjung Palas Utara) bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM.Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Bertani dengan intervening motivasi. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pemuda diTanjung Palas Utara. jumlah responden yang diteliti adalah 150 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM 22. Hasil penelitian ini adalah pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan lingkungan keluarga terhadap motivasi yang berpengaruh negative tidak siginifikan, Lingkungan keluarga terhadap minat bertani ditemukan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh tidak signifikan, dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat bertani.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Emiel Ubang, 2022 Pengaruh Kompetensi SDM, Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Dan Minat Berwirausaha Pada Masyarakat di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat, dibawah bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi SDM, Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Dan Minat Berwirausaha Pada Masyarakat Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Mara Satu. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 210 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi SDM (X1) berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.032 ≤ alfa (0.05). (2) Kompetensi SDM (X1) berpengaruh Tidak signifikan terhadap Motivasi (Y1), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar P 0.456 ≥ alfa (0.05). (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,081 ≥ alfa (0.05). (4) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap Motivasi (Y1). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,061 ≥ alfa (0.05). (5) Motivasi (Y1) berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,006 ≤ alfa (0.05). (6) Kompetensi SDM (X1) terhadap Minat Berwirausaha (Y2) melalui Motivasi (Y1), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (-0,092). Karena pengaruh langsung antara Kompetensi SDM (X1) ke Motivasi (Y1) tidak signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi (Y1) ke Minat Berwirausaha (Y2) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Kompetensi SDM terhadap Minat Berwirausaha melalui Motivasi, (7) Lingkungan (X2) terhadap Minat Berwirausaha (Y2) melalui Motivasi (Y1), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (0,023). Karena pengaruh langsung antara Lingkungan (X2) ke Motivasi (Y1) tidak signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi (Y1) ke Minat Berwirausaha (Y2) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha melalui Motivasi. variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) Terhadap Motivasi (Y1) memiliki pengaruh sebesar 0,03%, yang artinya adalah masih terdapat 0,97% Variabel lain di luar dari Variabel Kompetensi SDM dan Lingkungan Keluarga yang dapat mempengaruhi Variabel Motivasi (Y1). lalu variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) Terhadap Minat Berwirausaha (Y2) di dapati pengaruh sebesar 0.35%, yang artinya adalah masih terdapat 0,65% Variabel lain di luar dari Variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) yang dapat mempengaruhi Variabel Minat Berwirausaha (Y2).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACK Syahril askal, Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Dan Dampaknya Terhadap Semangat Belajar Pada Masa Pandemi ( Study Kasus Pada Mahasisw Universitas Kaltara) Bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Keluarga, Motivasi Belajar berpengaruh terhadap Semangat Belajar mahasiswa Universitas Kaltara pada masa Pandemi. Penelitian menggunakan teknik probability sampling, dikarenakan populasi dalam penelitian ini diketahui sehingga semua anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk menjadi sampel. Sampel penelitian ini berjumlah 187 mahasiswa/i pada kampus Universitas Kaltara. Pengumpulan databberupa penyebaran kuesioner, teknik analisa yang digunakan dala penelitian ini adalah analis Strucktural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini meunjukan bahwa ; (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan keluarga terhadap Semangat Belajar. (2) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Lingkungan Keluarga terhadap Motivasi Belajar. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Motivasi Belajar terhadap Semangat Belajar. Kata Kunci : Lingkungan Keluarga, Motivasi Belajar, Semangat Belajar