Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

18 hasil
Subjek: Upaya
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA JELARAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN (Studi Kasus Pada Masyarakat yang Membuang Sampah Ke Sungai Selor)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitataif. Dengan informan yaitu Staf Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, Sekretaris Desa Jelarai Selor, Lembaga Kemasyarakatan Desa Jelarai Selor dan Masyarakat Desa Jelarai Selor. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesipulan. Hasil penelitian yaitu 1. Upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor yaitu sudah cukup efektif karena pemerintah telah menyediakan tempat pengelolaan sampah, melakukan sosialisasi, dan menyampaikan larangan dan sanksi membuang sampah sembarangan dilingkugan desa jelarai selor maupun di lingkungan sungai selor. 2. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. a) faktor pendukung yaitu menyediakan sarana fasilitas seperti penyediaan TPS 3R dan melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat. b). faktor penghambat yaitu, ekonomi masyarakat yang rendah, kurangnya kepedulian masyarakat, dan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh lingkungan masyarakat.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNG PALAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah perkembangan seorang tenaga pendidikan atau yang kita kenal dengan sebutan guru. Diera yang juga memiliki teknologi yang semakin canggih bukan hanya dalam bidang pertahanan, perekonomian, dan lain-lain, termasuk juga dalam sistem pendidikan sebagaimana seorang pendidik harus mengikuti perkembangan zaman yang semakin berkembang baik dari pelatihan maupun kompetensi diri. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada setiap guru yang ada di SMK NEGERI 1 TANJUNG PALAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat guru-guru yang telah tersertifikasi pendidik yang memang layak menjadi pendidik dan memiliki kompetensi kemampuan dalam mendidik

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DAN DAYA KUNJUNG SISWA (Studi Pada Dinas Perpustakaan Kabupaten Bulungan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upayapeningkatan kualitas pendidikan melalui budaya baca yang kuat. Dengan demikian, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi pelengkap pendidikanformal, tetapi juga menjadi motor utama penggerak literasi masyarakat di era informasi saat ini.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, kepustakawaan, dokumentasi dan penelusuran online. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpilan hasil penelitian, upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Dengan melakukan evaluasi rutin terhadap koleksi, bekerja sama dengan pihak sekolah, dan menambahkan koleksi digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berupaya untuk menjadi sumber belajar yang dinamis, responsif, dan inklusif. Faktor-faktor pendukung dan penghambat upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PELESTARIAN KAWASAN HUTAN MANGROVE OLEH BADAN USAHA MILIK DESA MEKAR BAGU (Hutan Mangrove Desa Tideng Pale Timur Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung) (Studi Kasus Desa Tideng Pale Timur Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hutan mangrove di Desa Tidung Pale Timur, yang menjadi habitat penting bagi berbagai spesies, mengalami degradasi akibat kegiatan berlebihan seperti pengambilan kayu dan pembuatan tambak. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan dalam pelestarian, namun terbatas oleh kerusakan dan kurangnya pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pelestarian mangrove oleh BUMDes. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data menggunakan model interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian mangrove oleh BUMDes di Desa Tidung Pale Timur telah memberikan hasil positif. Keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat, menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya mangrove secara ekologis dan ekonomi. Penanaman mangrove berhasil dengan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun pemahaman lebih mendalam tentang kebijakan dan manfaat mangrove masih perlu ditingkatkan, perizinan usaha perlu mempertimbangkan prinsip konservasi agar pengembangan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi.Peningkatan pengetahuan konservasi melalui kearifan lokal didukung oleh BUMDes, pemerintah desa, dan pengelola kawasan. Pendapatan masyarakat pesisir berpotensi meningkat, meskipun tantangan dalam merata-manfaatkan program masih ada. Program komunikasi konservasi berhasil mengedukasi dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Penegakan hukum melibatkan kerjasama antara BUMDes, aparat desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat. Perbaikan ekosistem pesisir secara terpadu efektif menangani abrasi, rehabilitasi, dan kualitas air dengan dukungan dari pemerintah dan LSM. Faktor pendukung meliputi kesadaran masyarakat, dukungan pemerintah, kerjasama dengan LSM, dan bantuan pelatihan, bibit, serta pendanaan, sedangkan penghambat meliputi kurangnya pemahaman, keterbatasan dana, dan partisipasi terbatas. Kata Kunci : Upaya, Pelestarian, Hutan Mangrove

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PELESTARIAN KAWASAN HUTAN MANGROVE OLEH BADAN USAHA MILIK DESA Mekar Bagu (Hutan Mangrove Desa Tideng Pale Timur Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hutan mangrove di Desa Tidung Pale Timur, yang menjadi habitat penting bagi berbagai spesies, mengalami degradasi akibat kegiatan berlebihan seperti pengambilan kayu dan pembuatan tambak. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan dalam pelestarian, namun terbatas oleh kerusakan dan kurangnya pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pelestarian mangrove oleh BUMDes. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data menggunakan model interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian mangrove oleh BUMDes di Desa Tidung Pale Timur telah memberikan hasil positif. Keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat, menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya mangrove secara ekologis dan ekonomi. Penanaman mangrove berhasil dengan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun pemahaman lebih mendalam tentang kebijakan dan manfaat mangrove masih perlu ditingkatkan, perizinan usaha perlu mempertimbangkan prinsip konservasi agar pengembangan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi.Peningkatan pengetahuan konservasi melalui kearifan lokal didukung oleh BUMDes, pemerintah desa, dan pengelola kawasan. Pendapatan masyarakat pesisir berpotensi meningkat, meskipun tantangan dalam merata-manfaatkan program masih ada. Program komunikasi konservasi berhasil mengedukasi dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Penegakan hukum melibatkan kerjasama antara BUMDes, aparat desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat. Perbaikan ekosistem pesisir secara terpadu efektif menangani abrasi, rehabilitasi, dan kualitas air dengan dukungan dari pemerintah dan LSM. Faktor pendukung meliputi kesadaran masyarakat, dukungan pemerintah, kerjasama dengan LSM, dan bantuan pelatihan, bibit, serta pendanaan, sedangkan penghambat meliputi kurangnya pemahaman, keterbatasan dana, dan partisipasi terbatas. Kata Kunci : Upaya, Pelestarian, Hutan Mangrove

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN BULUNGAN DALAM MEWUJUDKAN PEMEKARAN DAERAH OTONOMI BARU KOTA TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya Pemerintah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran DOB Kota Tanjung Selor, dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat Pemerintah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran DOB Kota Tanjung Selor. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian yang di lakukan adalah mengukur sejauh mana Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Dalam Mewujudkan Pemekaran Kota Tanjung Selor berdasarkan indikator PP No. 78 Tahun 2007 yaitu, Administratif, Teknis dengan didasarkan : kemampuan daerah, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, jumlah penduduk, luas daerah, pertimbangan lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah, dan Fisik Kewilayahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan telah mengupayakan pemekaran DOB Kota Tanjung Selor, dengan melengkapi persyaratan yang menjadi acuan Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2007, melakukan kajian-kajian terhadap pemekaran wilayah, dan melakukan komunikasi secara politis dengan mengikuti forum DOB Republik Indonesia di Jakarta. Adapun faktot pendukung yang ditemukan dalam mewujudkan pemekaran DOB Kota Tanjung Selor adalah : Jumlah penduduk, Luas wilayah, Letak Geografis, Amanat Undang-Undang, Kedekatan dengan aparat desa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah : Batas wilayah desa yang belum selesai, Syarat PP No. 78 Tahun 2007 belum terpenuhi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PRASARANA DESA (P2D) DI DESA TENGKAPAK KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan untuk mendeskripsikan upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak. Penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Desa, Sekdes, Kaur. Umum Desa, Kaur. Pelayanan, Ketua RT, BPD, dan masyarakat desa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu : sebagai stabilisator dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) sudah berjalan dengan cara menjaga kestabilan pembangunan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Pemerintah desa sebagai Inovator yaitu merancang dan menerapkan sumber ide baru dalam Pengembangan Prasarana Desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Pemerintah desa sebagai pelopor terlihat saat menjadi pelopor, terdepan dan pengeraka masyarakat dalam Pengembangan Prasarana Desa. Upaya pemerintah desa sebagai moderenisator dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan maksimal, mengingat Pengembangan Prasarana Desa yang dikerjakan tergolong biasa-biasa saja atau umum. Salah satu yang menonjol dan bersifat modern yaitu adanya dermaga yang terbuat dari ponton Faktor penghambat dan pendukung pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (1) Faktor penghambat yaitu : Keterbatasan dana desa, partisipasi dan dukungan dari masyarakat desa dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan baik. (2) Faktor pendukung yaitu : tersedianya dana desa yang direlokasikan dalam Pengembangan Prasarana Desa, adanya kerja sama yang baik antar aparat desa dengan BPD desa Tengkapak, dan pemerintah desa memiliki visi mis dalam pembangunan desa.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Upaya Kelurahan Tanjung Selor Hulu Meningkatkan Partisipasi Msayrakat Dalam Pembangunan di Buluh Perindu

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Untuk dapat mengembang amanat Undang-Undang penyelenggaraan pemerintah daerah tersebut, maka pemerintah membutuhkan dukungan dari aparatur pemerintah daerah yang tangguh, profesional dan mampu berbuat lokal serta bersaing secara global. Adapun tujuan penelitian adalah mengetahui upaya Kelurahan Tanjung Selor Hulu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung vii buluh perindu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat kampung buluh perindu dalam pembangunan. Apabila dilihat dari jenis datanya maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara. Data kualitatif ini adalah data yang disajikan dalam bentuk kata verbal, bukan dalam bentuk angka. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan Peran Kelurahan Tanjung Selor Hulu telah melakukan upaya dan perannya, seperti mengajak masyarakat untuk ikut dalam berbagai kegiatan Kelurahan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sesuai dengan isi, tujuan, dan maksud dari setiap program-program pembangunan yang ingin dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawabnya.

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PELESTARIAN SENI TARI KUDA LUMPING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PAGUYUBAN TURONGGO JOYO MULYO (Studi Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Upaya pelestarian warisan budaya lokal berarti upaya memelihara warisan budaya Tradisional untuk waktu yang sangat lama. Karena upaya pelestarian merupakan upaya memelihara untuk waktu yang sangat lama maka perlu dikembangkan pelestarian sebagai upaya yang berkelanjutan. Jadi bukan pelestarian yang hanya mode sesaat, berbasis proyek, berbasis donor dan elitis (tanpa akar yang kuat di masyarakat). Pelestarian tidak akan dapat bertahan dan berkembang jika tidak didukung oleh masyarakat luas dan tidak menjadi bagian nyata dari kehidupan kita. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kualitatif yang menggambarkan mengenai upaya pelestarian seni tari kuda lumping masa pandemi covid-19 di Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo (studi kasus di Desa Bumi Rahayu). Informan dalam penelitian ini diantaranya adalah Kepala Desa Bumi Rahayu, Ketua Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo, Satgas Covid-19 Desa Bumi Rahayu, Ketua BPD Bumi Rahayu, anggota Paguyuban serta masyarakat Desa Bumi Rahayu. Dari hasil penelitian ini adapun beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Paguyuban Turonggo Joyo Mulyo dan oleh Pemerintah Desa Bumi Rahayu ini antara lain adalah dengan akan dilakukan inovasi-inovasi baru terhadap kesenian tari ini dan peran Pemerintah Desa yang sangat membantu berkembangnya kembali kesenian tari ini yang sebelumnya sempat hilang. Serta tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang turut memeriahkan dan memeberikan semangat tampil kepada Paguyuban ini. Adapun faktor yang mempengaruhi upaya pelesarian ini yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor yang mendukung yaitu kekompakan anggota Paguyuban itu sendiri, Peran Pemerintah Desa serta partisipasi masyarkat Desa Bumi Rahayu.Adapun faktor penghambatnya antara lain yaitu adanya Pandemi Covid-19 ini dan perbedaan pendapat antar anggotanya. Kata kunci : upaya pelestarian, paguyuban dan pemerintah desa

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PENINGKATAN KINERJA PERSONIL SATUAN RESERSE DAN KRIMINAL (SATRESKRIM) DALAM MENANGANI CURANMOR DI KABUPATEN BULUNGAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian untuk mengetahui upaya peningkatan kinerja personil satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) dalam menangani curanmor di Kabupaten Bulungan. Untuk mengetahui faktor faktor pendukung dan faktor penghambat peningkatan kinerja personil satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) dalam menangani curanmor di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitatif. Dengan pemilihan informan yaitu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bulungan, Personil Satrekrim Polres Bulungan sebanyak 3 orang, dan warga masyarakat Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu upaya Peningkatan Kinerja Personil Satuan Reserse Dan Kriminal (Satreskrim) Dalam Menangani Curanmor di Kabupaten Bulungan yaitu dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan/diklat. Promosi dan Mutasi, bagi personil yang memiliki kemampuan dan memiliki pendidikan yang lebih tinggi. Penilain kinerja Polri dimaksudkan untuk mengukur kinerja masing-masing personil. Penghargaan diberikan dalam bentuk sertfikat dan uang pembiaan,dan pujian yang bertujun meningkatkan motivasi personil. Pemberdayaan Personil yaitu upaya untuk membangun kemampuan dalam bekerja sama, mendorong, memotivasikan, dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki. Fasilitas dan perlengkapan dalam menjalankan tugas menangani curanmor tentu dapat meningkatkan kinerja personil. Faktor pendukung peningkatan kinerja personil satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) dalam menangani curanmor di Kabupaten Bulungan yaitu Kerja sama personil Satuan Reserse Dan Kriminal (Satreskrim), kesiapan dana, melakukan evaluasi, memiliki kemampuan secata fisik, dan adanya kegiatan pelatian. Sedangkan faktor penghambat peningkatan kinerja personil satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) dalam menangani curanmor di Kabupaten Bulungan yaitu jumlah personil yang terbatas menghambat personil untuk melaksanakan tugas karena pembagian tugas sangat berat, dan terbatasnya teknologi informasi yang digunakan oleh personl dalam menjalankan tugas.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DI DESA APUNG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakt desa di Desa Apung, dan untuk mengetahui apa saja hambatan yang di alami pemrintah dalam proses pemberdayaan masyarakat di desa Apung. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini merupakan metode yang bertujuan membahas objek yang di teliti secara mendalam. metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang di lakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA LEMBAGA ADAT KESULTANAN BULUNGAN DALAM PELESTARIAN BUDAYA PERAHU KEMBAR (BIDUK BEBANDUNG) DI KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UPAYA LEMBAGA ADAT KESULTANAN BULUNGAN DALAM PELESTARIAN BUDAYA PERAHU KEMBAR (BIDUK BEBANDUNG) DI KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan upaya Lembaga Adat Kesultanan Bulungan dalam pelestarian budaya Perahu Kembar (Biduk Bebandung) di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, dan untuk mengetahui prosesi pelaksanaan budaya Perahu Kembar (Biduk Bebandung) di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Ketua Adat Bulungan, Wakil Kepala Adat, Anggota Adat, Pegawai Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara, Tokoh masyarakat , dan Karang Taruna. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil peran yaitu upaya Lembaga Adat Kesultanan Bulungan dalam pelestarian budaya Biduk Bebandung di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yaitu; (1)Menumbukan dan meningkatkan kesadaran budaya bagi generasi muda ataupun generasi penerus. Menumbuhkan kesadaran masyarakat melalui sosialisai. (2) Melibatkan masyarakat untuk menyaksikan kegatan budaya Biduk Bebandung dan mengajak penerus kesultanan untuk aktif terlibat dalam kegiatan budaya Biduk Bebandung. (3)memperlajari dan ikut mensosialisaikan kepada orang lain kebudayaan itu sanggat penting. Prosesi Budaya Perahu Kembar (Biduk Bebandung) di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yaitu (1) membuat penduduk / perahu kecil, dalam perahu kecil ini terdapat berbagai macam makanan yang diturunkan sebagai syarat ucapan tolak bala dan doa selamat agar prosesi penurunan yang di laksanakan berjalan dengan lancar. (2) Nasi Ketan berbentuk Buaya dengan 4 warna yaitu Kuning, Putih. (3) Menyerahkan sesajian, untuk diberikan kepada mahluk sungai yang kita tidak lihat, dan sesajian itu pun diartikan meberikan makan kepada mahluk alam lain. (4) Baca doa selamat, setelah penurunan perahu ke sungai, masyarakat dan pemangku adat akan baca doa selamat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MEMAJUKAN PEMBANGUNAN DESA DI BIDANG EKONOMI (STUDI DI KANTOR DESA JELARAI SELOR KABUPATEN BULUNGAN).

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indikator pengukuran upaya pemerintah desa dalam memajukan pembangunan desa di bidang ekonomi terdiri dari : Pasar Tradisional, Peningkatan Fasilitas Pendukung, Peningkatan Sistem Tata Kelola, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Dan Respon Keluhan Terhadap Pedagang, Dan Meningkatkan Daya Beli Konsumen Yang Rendah.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA LEMBAGA PELESTARIAN TRADISI TIONGHOA DALAM MELESTARIKAN TRADISI TAHUN BARU IMLEK PADA MASYARAKAT TIONGHOA DI TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pelestarian Tradisi Tionghoa dalam melestarikan dan mempertahankan Tradisi Tahun Baru Imlek di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus Lembaga Pelestarian Tradisi Tionghoa di Tanjung Selor, tokoh masyarakat etnis Tionghoa dan masyarakat Tionghoa di Tanjung Selor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu upaya-upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pelestarian Tradisi Tionghoa dalam melestarikan Tradisi Tahun Baru Imlek pada Masyarakat Tionghoa di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan antara lain adalah (1) perlindungan yaitu membentuk suatu lembaga yang menaungi pelestarian tradisi Tahun Baru Imlek yang berdasarkan pada akta notaris Oeij Jian Hiap, SH. (2) pengembangan yaitu menanamkan pemahaman pentingnya tradisi kepada generasi muda, melakukan kegiatan-kegiatan tradisi Tahun Baru Imlek, melibatkan masyarakat Tionghoa dalam Tradisi Tahun Baru Imlek, peningkatan perlengkapan Barongsai pada perayaan Tahun Baru Imlek dan perkembangan perayaan Cap Go Meh di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. (3) pemanfaatan yaitu memperkenalkan tradisi Tahun Baru Imlek kepada masyarakat luas yang ada di Tanjung Selor agar masyarakat mengetahui dan mengenal akan tradisi tersebut.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DI KECAMATAN TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UPAYA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN DI KECAMATAN TANJUNG SELOR ABSTRAK Dinas lingkungan Hidup (DLH) adalah dinas pemerintahan yang bergerak di bidang lingkungan hidup daerah yang meliputi kegiatan dalam melakukan pengawasan, pengendalian, dan penertiban terhadap segala sesuatu mengenai lingkungan hidup di Kabupaten Bulungan. Dinas Lingkungan Hidup memiliki amanah untuk menjaga kualitas lingkungan hidup demi kehidupan dimasa depan. Oleh sebab itu, diperlukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguh–sungguh dan konsisten oleh semua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor yang mempengaruhi Upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan di Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang digunakan untuk mendeskripsikan Upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan di Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan dengan jumlah Pegawai PNS dan PTT sebanyak 50 orang, selain pada DLH penelitian ini juga dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tanjung Selor. Data ini bersumber dari sumber data primer dan sumber data sekunder dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain Lofland (1982: 47). Responden dalam ini penelitian adalah OPD di DLH dan masyarakat yang ada di Kecamatan Tanjung selor dengan jumlah responden keseluruhan 58 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan oleh DLH belum dapat meningkatkan kualitas lingkungan di Kecamatan Tanjung Selor, perlu adanya upaya dan program kedepan yang lebih maksimal dengan tujuan agar menimbulkan efek kepedulian terhadap kebersihan lingkungan bagi masyarkat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA MELESTARIKAN KEBUDAYAAN KESULTANAN BULUNGAN SETELAH INDONESIA MERDEKA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya melestarikan kebudayaan kesultanan bulungan setelah indonesia merdeka di kecamatan tanjung palas dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami oleh masyarakat dalam melestarikan kebudayaan di kecamatan tanjung palas kabupaten bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif kualitatif. Metode Penelitian Deskriptif ini berusaha menggambarkan suatu, peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau masalah faktual. Informan penelitian yaitu Ketua Hasil penelitian ini upaya masyarakat dalam melestarikan kebudayaan kesultanan bulungan setelah indonesia merdeka khususnya masyarakat bulungan, tanjung palas sangat sangatlah berperan penting. Dalam melestarikan melestarikan kebudayaan kesultanan dengan mempertahankan tradisi yang ada di kabupaten bulungan khususnya kecamatan tanjung palas bukan saja persoalan birau tetapi juga seperti acara adat, penyambutan tamu, musyawarah besar, pernikahan. Hambatan yang dialami masyarakat dalam melestarikan melestarikan kebudayaan kesultanan bulungan yaitu : kurangnya anggaran yang diberikan dari pemerintah dan partisipasi dari kalangan masyarakat lainnya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MELESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL KUDA LUMPING PADA DESA KARANG AGUNG KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian berfungsi untuk menetukan arah yang tepat bagi peneliti untuk menghindari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitian, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa dalam melestariakan kesenian Tradisional Kuda Lumping dan Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam melestarikan kesenian tradisional Kuda Lumping Jenis metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis deskriftif kualitatif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada upaya Pemerintah Desa dalam melestariakan kesenian Tradisional Kuda Lumping dan Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam melestarikan kesenian tradisional Kuda Lumping. Informasi yang diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara diharapkan dapat memberikan gambaran tentang upaya Pemerintah Desa dalam melestariakan kesenian Tradisional Kuda Lumping desa Karang Agung. Hasilpenelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa upaya pemerintah desa dalam pelsetarian kesenian adalah memberikan dukungan pemebentukan kelompok, memberikan pembinaan, merencanakan kegiatan rutin, pemerintah desa menjadi mediator, dan merencanakan peraturan desa tentang kesenian.FaktorPendukung masyarakat, pemerintah dan media massa. Faktor penghambat: perkembangan teknologi, para pelaku kesenian yang kurang konsisten, dan kepercayaan yang berbeda-beda.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA GUNUNG SERIANG DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS HIDUP MASYARAKAT NELAYAN (STUDI TERHADAP MASYARAKAT DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UPAYA PEMERINTAH DESA GUNUNG SERIANG DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS HIDUP MASYARAKAT NELAYAN (STUDI TERHADAP MASYARAKAT DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail