Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

23 hasil
Subjek: Pengembangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM DI ERA DIGITAL (Studi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Fokus analisis dalam penelitian ini didasarkan pada empat indikator utama pengembangan UMKM sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Pasal 16 ayat (1), yaitu aspek produksi dan pengolahan, pemasaran, Sumber Daya Manusia (SDM), serta desain dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara telah mengimplementasikan berbagai program strategis untuk memajukan UMKM lokal di era digital. Pada aspek produksi dan pengolahan, dinas telah memberikan berbagai pelatihan kompetensi serta memfasilitasi legalitas usaha seperti penerbitan izin edar BPOM, PIRT, dan sertifikasi halal guna meningkatkan daya saing produk lokal. Pada aspek pemasaran, pengembangan dilakukan melalui keikutsertaan dalam bazar dan pameran skala lokal, nasional (seperti di Mall Sarinah Jakarta), hingga internasional, serta penguatan kelas ekspor dan promosi digital. Pada aspek SDM, pembinaan dilakukan melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) manajerial, pelatihan olahan bahan baku lokal, hingga penyuluhan bantuan hukum. Terakhir, pada aspek desain dan teknologi, langkah progresif telah dilakukan melalui peresmian Gedung Rumah Kemasan untuk memperbaiki estetika produk, fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta digitalisasi sistem pembayaran menggunakan QRIS yang bekerja sama dengan pihak perbankan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Potensi pengembangan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pariwisata dan kearifan lokal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pelaku sektor pariwisata di Kabupaten Bulungan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengembangan pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,885. Sementara itu, variabel kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,579. Secara simultan, pengembangan pariwisata dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa 49,4% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui pembangunan UMKM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pemerintah desa dalam memberdayakan ekonomi pedesaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam membantu pelaku UMKM untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Desa Tengkakap. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi perizinan usaha, serta membantu dalam pemasaran dan akses pendanaan. Namun, pelaksanaan peran tersebut masih belum optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PENGEMBANGAN SDM DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA (Studi Kasus Pada Instasi Vertikal Kanwil DJPb Provinsi Kaltara)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pegawai yang bekerja pada instansi kanwil DJPb Kaltara dengan jumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik, secara parsial Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara artinya apabila kualitas Kepemimpinan Transformasional meningkat maka kualitas Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat. Pengembangan SDM pada instansi Kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik, secara parsial Pengembangan SDM juga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa apabilla Pengembangan SDM meningkat maka Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara juga akan meningkat. Stres kerja dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong cukup, secara parsial Stres kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa ketika Stres kerja meningkat tidak memengaruhi Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hasil uji F menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja secara simultan memilki pengaruh positif signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja meningkat maka kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Pelaku UMKM Dengan Variabel Intervening Pengembangan SDM di Era Digital (studi kasus Pelaku UMKM Mikro Di Tanjung Selor)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desy Ratna Ningsih, Pengaruh Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Pelaku UMKM Dengan Variabel Intervening Pengembangan SDM Di Era Digital (Studi Kasus Pada Pelaku UMKM Mikro Tanjung Selor) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Pelatihan berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Pelaku UMKM Dengan Variabel Intervening Pengembangan SDM di Era Digital para pelaku UMKM mikro di Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah 103 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 24 dan SEM AMOS 24. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa : (1) terdapat pengaruh hubungan Pelatihan terhadap Produktivitas Kerja berpengaruh positif tidak signifikan. (2) hubungan Pelatihan terhadap Pengembangan SDM berpengaruh positif signifikan. (3) dan hubungan Pengembangan SDM terhadap Produktivitas Kerja berpengaruh positif signifikan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PENGEMBANGAN SDM DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA (Studi Kasus Pada Instansi Vertikal Kanwil DJPb Provinsi Kaltara)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pegawai yang bekerja pada instansi kanwil DJPb Kaltara dengan jumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik, secara parsial Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara artinya apabila kualitas Kepemimpinan Transformasional meningkat maka kualitas Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat. Pengembangan SDM pada instansi Kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik, secara parsial Pengembangan SDM juga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa apabilla Pengembangan SDM meningkat maka Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara juga akan meningkat. Stres kerja dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong cukup, secara parsial Stres kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa ketika Stres kerja meningkat tidak memengaruhi Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hasil uji F menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja secara simultan memilki pengaruh positif signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja meningkat maka kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA RELIGI (Studi Pada Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Santoso (2011:14) yaitu; Atraksi atau daya tarik, Transportasi, Akomodasi, Fasilitas Pelayanan atau Penyediaan fasilitas, dan Tersedianya Infrastruktur.Serta apa saja yang menjadi faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pengembangan desa wisata religi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada bagaimana peran pemerintah desa Salimbatu dalam pengembangan desa wisata religi pada desa Salimbatu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang terdiri dari Pemerintah desa, karang taruna, pemangku adat, BPD, juru kunci, dan masyarakat desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata religi di desa Salimbatu sudah cukup baik. Pemerintah desa sudah berupaya untuk membenahi pembangunan-pembangunan infastruktur, fasilitas-fasilitas guna meningkatkan kunjungan dan memberikan kenyamanan dan kesan yang positif bagi para pengunjung.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PRASARANA DESA (P2D) DI DESA TENGKAPAK KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan untuk mendeskripsikan upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak. Penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Desa, Sekdes, Kaur. Umum Desa, Kaur. Pelayanan, Ketua RT, BPD, dan masyarakat desa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu : sebagai stabilisator dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) sudah berjalan dengan cara menjaga kestabilan pembangunan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Pemerintah desa sebagai Inovator yaitu merancang dan menerapkan sumber ide baru dalam Pengembangan Prasarana Desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Pemerintah desa sebagai pelopor terlihat saat menjadi pelopor, terdepan dan pengeraka masyarakat dalam Pengembangan Prasarana Desa. Upaya pemerintah desa sebagai moderenisator dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan maksimal, mengingat Pengembangan Prasarana Desa yang dikerjakan tergolong biasa-biasa saja atau umum. Salah satu yang menonjol dan bersifat modern yaitu adanya dermaga yang terbuat dari ponton Faktor penghambat dan pendukung pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (1) Faktor penghambat yaitu : Keterbatasan dana desa, partisipasi dan dukungan dari masyarakat desa dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan baik. (2) Faktor pendukung yaitu : tersedianya dana desa yang direlokasikan dalam Pengembangan Prasarana Desa, adanya kerja sama yang baik antar aparat desa dengan BPD desa Tengkapak, dan pemerintah desa memiliki visi mis dalam pembangunan desa.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengembangan Usaha Melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Era Digitalisasi (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Kecil Dan Mikro Di Kecamatan Tanjung Selor)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Soraya, Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengembangan Usaha Melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Era Digitalisasi (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Kecil Dan Mikro Di Kecamatan Tanjung Selor) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Pelatihan berpengaruh terhadap Pengembangan Usaha melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia pada era digitalisasi para pelaku usaha kecil dan mikro di Kecamatan Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah 127 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23 dan SEM 24. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa : (1) terdapat pengaruh hubungan Pelatihan terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. (2) hubungan Pelatihan terhadap Kompetensi Sumber daya Manusia berpengaruh positif signifikan. (3) dan hubungan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. Kata kunci : Pelatihan, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Usaha

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MANGROVE DESA ARDIMULYO KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN BERBASIS WISATA EDUKASI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak kualitas insfrastruktur pengembangan yang memadai, merupakan aspek perkembangan pembangunan. Salah-satunya adalah kawasan pariwisata mangrove di mana Kawasan wisata ini sangat dibutuhkan tempat objek wisata di Kalimantan utara. Dengan banyaknya peminat wisata khususnya di hari libur sekolah dan liburan hari raya idul fitri dima pada saat waktu itu pengunjung pada berdataga untuk menikmati liburan bersama keluarganya ,dengan adanya Kawasan pariwisata mangrove di bulungan ,kalimantan utara,ini yang masih kurang objek wisata karna diketahui Kalimantan utara hanya memiliki bebeapa objek wisata yang wajib di kembangkan untuk kedepannya, berdasarkan hal itu. Penulis mebuat pengembangan kawasan wisata mangrove desa Ardimulyo kecamatan tanjung palas utara kabupaten bulungan berbasis wisata edukasi Tujuan dari karya tulis ini adalah bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dalam sudut pandang arsitektur. Dapat ditinjau dari isu diperlukan nya sarana prasarana fasilitas penunjang sebuah kawasa wisata mangrove .dimana dalam sebuah penulis mengekspresikan sebuah Kawasan yang memiliki infrastruktur dalam penunjang sebuah Kawasan wisata ,dengan memciptakan pengembangan Kawasan wisata edukasi yang dapat memberikan pembelajaran menjaga lingkungan dan tidak merusak habitat ekosistem yang ada di sekitar kawasan mangrove .

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN KARAI OLEH PEMERINTAH DESA ANTUTAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STUDI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN KARAI OLEH PEMERINTAH DESA ANTUTAN Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana upaya pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai oleh pemerintah Desa Antutan. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengembangan pariwisata Air Terjun Karai oleh pemerintah Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu aparatur desa, BPD Desa Antutan, Karang Taruna, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu pengembangan pariwisata air terjun karai oleh pemerintah desa antutan selama ini belum ada keterlibatan dari pemerintah desa, tetapi pengembangan yang dilakukan masih bersifat pribadi oleh pengelola. adapun pengembangan yan dilakukan mencakup : (1) pengembangan destinasi wisata air terjun karai meliputi penataan wisata sehingga dapat menarik daya tarik wisata, pengembangan fasilitas berupa spot mandi, spot foto, kamar mandi dan kazebo, aksesbilitas, membuat wisatawan merasa aman, dan nyaman dengan adanya security. (2) pemasaran wisata air terjun karai melalui media cetak maupun elektronik, seperti: dimasukkan dalam peta wisata kabupaten bulungan dan provinsi kalimatan utara pengembangan melalui media berupa fb, instagram, google dan youtube. (3) pengembangan terhadap industri pariwisata air terjun karai desa antutan diantaranya yaitu penyediaan fasilitas berupa kazebo, warung makan, tempat bakar-bakar (panggang), dan spot mandi“. pengembangan organisasi mencakup, ssecara organisasi belum ada keterlibatan pemerintah desa antutan dalam pengelolaan wisata air terjun karai. Faktor pendukung pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai Oleh Pemerintah Desa Antutan yaitu : Kemampuan pengelolaan merupakan gaktor pendukung pengembangan wisata secara mandiri, adana dukungan dan ketelibatan masyarakat, Keterlibatan Masyarakat, Muda Dijangkaudan dana Pribadi. Faktor Penghambat Pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai belum adanya kerjamama dengan peran pemerintah Desa . Dana Terbatas, walaupun dana udah ada tetapi masih sangat terbatas untuk pengembangan fasilitas wisata. secara organisasi dbelum terbentuk, baik dari pemerintah desa ataupun penglola. Kata Kunci : Pengembangan, Pariwisata, Pemerintah Desa

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA PANTAI TANAH KUNING (Studi Kasus Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan pariwisata adalah salah satu cara untuk membuat suatu objek wisata menjadi menarik dan dapat membuat pengunjung tertarik untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengembangan potensi wisata pantai tanah kuning dan mengetahui strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangannya serta mencari tahu apa saja yang menjadi hambatan dalam pengembangannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT yaitu analisis yang dimaksud untuk melihat sejauh mana penerapan strategi pengembangan objek wisata dalam meningkatkan wisatawan berdasarkan kekeuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling dimana diantaranya adalah stakeholder yang terkait yaitu, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan, Pemerinta Desa Tanah Kuning, Ketua Kelompok Sadar Wisata serta Masyarakat Desa Tanah Kuning. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan telah menjalankan perannya dengan membangun Taman Wisata Pantai Tanah Kuning II sebagai daya tarik utama dalam sektor pariwisata yang ada di Desa Tanah Kuning dengan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning. Mengena strategi pengembangan sampai saat ini baik Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan maupun Pemerintah Desa Tanah Kuning belumlah menerapkan strategi pengembangan apapun, ini dikarenakan pihaknya masih berfokus terhadap pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata di Desa Tanah Kuning. Saat ini terdapat hambatan dalam pembangunananya yaitu mengenai devisit anggaran serta mengenai legalitas. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada dasarnya Pantai Tanah Kuning ini memiliki peluang pengembangan yang cukup baik seperti keindahan alam yang dimiliki dapat menjadi daya tariknya serta terdapatnya peluang-peluang eksternal seperti adanya kerjasmaa antara Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning dan terdapatnya Badan Usaha Milik Desa ini dapat menjadi peluang pengembangan bagi Potensi Wisata Pantai Tanah Kuning sendiri.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA DAN KINERJA USAHA UKM ( studi kasus pada ukm yang mengikuti pelatihan di Kabupaten Bulungan )

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Izza, pengaruh pelatihan terhadap pengembangan usaha dan kinerja usaha UKM (studi kasus pada UKM yang mengikuti pelatihan di Kabupaten Bulungan). tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pelatihan berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan usaha dan kinerja usaha UKM. jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UKM yang mengikuti pelatihan di Kabupaten Bulungan. sampel dalam penelitian ini adalah para pelaku UKM yang mengikuti pelatihan di Kab Bulungan yaitu sebanyak 102 usaha (data riset imelda dan ariska 2018). responden pengumpulan data dan berupa penyebaran kuisioner. teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pelatihan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja usaha (2) pengembangan usaha berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis pengembangan Agribisnis Padi Sawah di Daerah Pasang Surut di Kawasan Delta Kayan Kabupaten Bulungan (Studi Kasus di desa Teras Nawang kecamatan Tanjung Palas)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor pertanian memiliki peran yang cukup tinggi dalam meningkatkan perekonomian negara, potensi pengembangana agribisnis padi khususnya di Kabupaten Bulungan cukup besar Melihat luas lahan yang sangat memadai dan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Bulungan, maka hal ini menjadi peluang bagi sektor pertanian khususnya tanaman pangan untuk lebih ditingkatkan baik dari segi produksi maupun kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhui pengembangan agribisnis padi sawah di Desa Teras Nawang dan untuk mengetahui keuntungan atau kerugian petani padi sawah di Desa Teras Nawang dan untuk menentukan strategi pengembangan agribisnis padi di Desa Teras Nawang. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan bulan April 2020 sampai dengan juni 2020. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak dengan jumlah responden 50 orang petani. Data dianalisis menggunakan analisis Break Even Point (BEP), B/C Ratio (Benefit Cost Ratio) dan Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats), hasil penelitian menunjukan bahwa, keuntungan rata-rata yang dihasilkan responden adalah Rp. 8.200.000 dan hasil ini menunjukan bahwa usaha tani responden layak untuk dikembagkan, dengan memperhatikan faktor internal dan eksternalnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS SATPOL PP PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Satpol PP Provinsi Kalimantan Utara dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, S.T., MM. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah pengembangan sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Satpol PP Provinsi Kalimantan Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan skala likert dengan jumlah responden sebanyak 178 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai dengan koefisien regresi 0,43dan nilai probability 0.026.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk pengembangan tanaman Jagung (Zea mays L) dengan Sistem Informasi Georgafis (SIG) dikecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk pengembangan tanaman Jagung (Zea mays L) dengan Sistem Informasi Georgafis (SIG) dikecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DAERAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi :Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan pariwisata daerah Kabupaten Bulungan yang diterapkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan strategi pengembangan pariwisata daerah Kabupaten Bulungan yangditerapkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan OlahragaKabupaten Bulungan. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kualitatif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui strategi pengembangan pariwisata daerah oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan terdiri dari : melakukan analisis terhadap objek wisata bahari, alam, dan sejarah yang ada di Kabupaten Bulungan sesuai dengan kebutuhan pengunjung, memperbaiki dan meningkatkan sarana prasarana pendukung objek wisata bahari, alam, dansejarah yang ada di Kabupaten Bulungan seperti akses jalan, air bersih, toilet dan kamar mandi umum, dan lain-lain, melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar terciptanya sinkronisasi program pengembangan objek wisata bahari, alam, dan sejarah, melakukan pendekatan kepada warga masyarakat sekitaro bjek wisata serta melibatkan warga masyarakat tersebut untuk menjaga dan melestarikan objek wisata bahari, alam, dan sejarah, meningkatkan promosi objek wisat abahari, alam, dan sejarah agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, dan mengalokasikan dana/anggaran lebih untuk peningkatan objek wisata bahari, alam, dan sejarah. Faktor-faktor penghambat (kendala) dalam pelaksanaan strategi pengembangan objek wisata bahari, alam, dan sejarahadalah :anggaran pengembangan obje wisata yang terbatas, masalah pembebasan lahan dengan warga sekitar objek wisata, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat sekitar objek wisata, dan kurangny apromosi objek wisata bahari, alam, dan sejarah.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

MODEL PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BULUNGAN

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Pelaksanaan Model Pelaksanaan Administrasi Kepegawaian Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan. Penelitian ini merupakan penelitian Kualilatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah semua pihak yang dapat memberikan informasi lengkap mengenai latar belakang dan keadaan sebenarnya dari administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan yaitu pegawai pada bagian perencanaan dan pengadaan pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) pelaksanaan administrasi kepegawaian yang dilakukan pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan dimulai dari proses perencanaan, yang kedua Penempatan , yang ketiga Pembinaan, yang keempat Pengawasan dan yang terakhir pemberhentian. (2) pada pelaksanaan administrasi kepegawaian ada faktor-faktor yang mendukung yaitu sumber daya manusia, kerjasama antar pegawai dan sarana prasarananya. (3) pada pelaksanaan administrasi kepegawaian sering juga di jumpai faktor-faktor pengambat yang mengganggu pelaksanaan administrasi kepegawaian yaitu sarana prasarananya dalam kondisi kurang baik, pegawai yang menyerahkan materi pekerjaan terlalu lama, dankurangnyakomunikasiantarpegawai. (4) cara yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada yaitu dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada, melengkapi sarana yang kurang dan mengerjakan pekerjaan di luar jam kantor.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail