ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pegawai yang bekerja pada instansi kanwil DJPb Kaltara dengan jumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik, secara parsial Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara artinya apabila kualitas Kepemimpinan Transformasional meningkat maka kualitas Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat. Pengembangan SDM pada instansi Kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik, secara parsial Pengembangan SDM juga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa apabilla Pengembangan SDM meningkat maka Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara juga akan meningkat. Stres kerja dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong cukup, secara parsial Stres kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa ketika Stres kerja meningkat tidak memengaruhi Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hasil uji F menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja secara simultan memilki pengaruh positif signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja meningkat maka kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pegawai yang bekerja pada instansi kanwil DJPb Kaltara dengan jumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik, secara parsial Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara artinya apabila kualitas Kepemimpinan Transformasional meningkat maka kualitas Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat. Pengembangan SDM pada instansi Kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik, secara parsial Pengembangan SDM juga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa apabilla Pengembangan SDM meningkat maka Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara juga akan meningkat. Stres kerja dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong cukup, secara parsial Stres kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa ketika Stres kerja meningkat tidak memengaruhi Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hasil uji F menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja secara simultan memilki pengaruh positif signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja meningkat maka kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening (studi kasus di Universitas Kaltara) dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM, AK. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah kompensasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Universitas Kaltara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus dengan jumlah responden sebanyak 85 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja mempengaruhi variasi data kinerja pegawai sebesar 66% sisanya 34% dipengaruhi oleh faktor lain dan dipenelitian ini variable kompensasi memepengaruhi motivasi kerja variasi data dengan 1% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bazradzifanna Hepp, Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara dibawah Bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda S.E.,M.M.,Ak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh Kepemimpinan terhadap Disiplin Kerja, Motivasi Kerja dan Kinerja Pegawai pada Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, penelitian ini adalah penelitian sensus, semua pegawai sebanyak 36 orang menjadi responden penelitian. Alat analisis yang digunakan yaitu SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja dengan koefesien 0,80 dengan P = *** 0.05, Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dengan koefesien 0.72 dengan P = *** 0.05, kepemimpinan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefesien 0.31 dengan P=0.058 > 0.05, disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefesien 0.34 dengan P = 0.037 0.05, motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan Koefesien 0.29 dengan P=0.043 0.05. Variabel kepemimpinan mempengaruhi variasi data pada variabel disiplin kerja sebesar 65% sisanya sebesar 35% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Variabel kepemimpinan mempengaruhi variasi data pada variabel motivasi kerja sebesar 52% sisanya sebesar 48% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini. Variabel kepemimpina, disiplin kerja dan motivasi kerja mempengaruhi variasi data pada variabel kinerja pegawai sebesar 71% sisanya 29% disebabkan faktor lain diluar penelitian ini.