Analisis pengembangan Agribisnis Padi Sawah di Daerah Pasang Surut di Kawasan Delta Kayan Kabupaten Bulungan (Studi Kasus di desa Teras Nawang kecamatan Tanjung Palas)
Sektor pertanian memiliki peran yang cukup tinggi dalam meningkatkan perekonomian negara, potensi pengembangana agribisnis padi khususnya di Kabupaten Bulungan cukup besar Melihat luas lahan yang sangat memadai dan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Bulungan, maka hal ini menjadi peluang bagi sektor pertanian khususnya tanaman pangan untuk lebih ditingkatkan baik dari segi produksi maupun kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhui pengembangan agribisnis padi sawah di Desa Teras Nawang dan untuk mengetahui keuntungan atau kerugian petani padi sawah di Desa Teras Nawang dan untuk menentukan strategi pengembangan agribisnis padi di Desa Teras Nawang. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan bulan April 2020 sampai dengan juni 2020. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak dengan jumlah responden 50 orang petani. Data dianalisis menggunakan analisis Break Even Point (BEP), B/C Ratio (Benefit Cost Ratio) dan Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats), hasil penelitian menunjukan bahwa, keuntungan rata-rata yang dihasilkan responden adalah Rp. 8.200.000 dan hasil ini menunjukan bahwa usaha tani responden layak untuk dikembagkan, dengan memperhatikan faktor internal dan eksternalnya.