Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Banjir
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI PERENCANAAN PENGENDALIAN BANJIR MENGGUNAKAN SOFTWARE HEC -RAS ( STUDI KASUS : SUNGAI SELOR STA. 0+000 - 0+400)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kabupaten Bulungan, khususnya wilayah hilir Sungai Selor di Dusun Buluh Perindu, memiliki risiko banjir yang tinggi akibat topografi dataran rendah, kondisi tanah lempung lunak, serta pengaruh pasang surut air laut. Faktor penyebab banjir meliputi curah hujan tinggi, penyempitan penampang sungai akibat sedimentasi, serta infrastruktur pengendali banjir yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir pada Sungai Selor dengan periode ulang 25 tahun (Q25th) serta menentukan metode penanggulangan banjir yang paling efektif untuk wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis hidrolika berbasis komputasi. Pemodelan matematis dilakukan menggunakan perangkat lunak Hydrologic Engineering Center's River Analysis System (HEC-RAS) untuk mensimulasikan aliran sungai secara efisien dan akurat. Analisis difokuskan pada evaluasi kapasitas penampang sungai eksisting terhadap debit rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampang eksisting Sungai Selor dengan lebar rata-rata 32,77 m, dan kedalaman rata-rata 2,05 m, sebelum dilakukannya normalisasi, terjadi luapan banjir pada STA. 0+050 hingga STA. 0+400 berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software HEC – RAS v.6.3.1 dengan debit rencana periode Q25 tahun sebesar 16,146 m3/detik. Dan dengan diterapkannya metode perbaikan berupa normalisasi penampang sungai dengan lebar galian 40 meter, kedalaman 3 meter, serta kemiringan 1:3, maka Sungai Selor sudah dapat berfungsi dengan normal dan baik dalam menampung debit banjir pada kala ulang 25 tahun (Q25th).

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis tingkat kerawanan banjir berbasis SIG (Sitem Informasi Geografis) di Wilayah Landscape Kayan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan negara maritim yang terletak pada 60 LU – 110 LS serta 950BT – 1410BT dengan pola geomorfologi beragam. Geomorfologi pada daerah Indonesia memiliki keberagamana dari dataran rendah hingga tinggi. Hal ini disebabkan karena kondisi Indonesia yang terletak pada 2 lempeng samudera dan 1 lempeng benua yaitu lempeng indo-australia, lempeng pasifik dan lempeng eurasia. Banjir yang terjadi disebsabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan masalah drainase dan penumpukan sampah serta penumpukan sampah juga turut menyebabkan meluapnya air sehingga menyebabkan banjir di beberapa kecamatan di wilayah landscape Kayan. Dalam tulisan ini banjir yang tersebar di wilayah Landscape Kayan di analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode skoring dan pembobotan. Selanjutnya dilaksanakan tahap anaalisis tingkat kerawanan banjir di wilayah Landscape Kayan dan kecamatan yang ada di wilayah Landscape Kayan hasilnya adalah sebaran tingkat kerawanan banjir di wilayah landscape Kayan dan Kecamatan yang dibuat berdasarkan peta-peta faktor penentu banjir dan luas sebaran banjir dari lima kelas kerawanan banjir, yaitu: kelas sangat aman, kelas aman, kelas sedang, kelas rawan, dan kelas sangat rawan. Kata Kunci : Banjir, skor, bobot, sebaran banjir wilayah landscape Kayan, sebaran banjir Kecamatan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ESTIMASI KAWASAN RAWAN BANJIR DI KABUPATEN BULUNGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Banjir merupakan suatu peristiwa bencana alam yang menyebabkan daerah dataran menjadi tergenang oleh air, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi topografi wilayah berupa dataran rendah hingga cekung serta penggunaan lahan yang berlebihan. Hampir setiap tahun tepatnya pada musim penghujan terjadi banjir di wilayah Kabupaten Bulungan. Banjir yang terjadi disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan masalah drainase serta penumpukan sampah juga turut menyebabkan meluapnya air sehingga menyebabkan banjir di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Bulungan. Dalam tulisan ini banjir yang tersebar di Kabupaten Bulungan dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode perhitungan skoring dan pembobotan. Selanjutnya dilaksanakan tahap analisis tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bulungan dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan hasilnya adalah sebaran tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bulungan dan Kecamatan yang dibuat berdasarkan peta – peta faktor penentu banjir dan luas sebaran banjir dari lima kelas kerawanan banjir yaitu : kelas sangat aman, kelas aman, kelas sedang, kelas rawan, dan kelas sangat rawan. Kata kunci : Banjir, Skor dan Bobot, Sebaran banjir Kabupaten Bulungan, Sebaran banjir Kecamatan

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Eksisting Jalan Langsat Tanjung Selor Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan Langsat merupakan daerah yang sering digenangi banjir, dimana genangan ini terjadi ketika intensitas hujan tinggi sehingga debit air dari hulu Sungai Kayan lebih banyak dari biasanya, yang menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung debit yang mengalir hal itu disebabkan oleh daya tampung saluran yang menurun dan debit aliran yang meningkat, selain itu dikarenakan saluran drainase mengalami pendangkalan sebab banyaknya sampah dan sedimen yang mengendap di saluran darainase. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas saluran drainase eksisting dalam menampung dan mengalirkan debit air hujan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data yaitu pengumpulan data primer dan sekunder dan analisis data dengan empat metode yaitu metode distribusi Normal, Log Normal, Log Person III dan Gumbel. Perhitungan yang diambil untuk mengetahui intensitas curah hujan rencana yaitu distribusi Log Normal dengan periode ulang 10 tahun sebesar 527.228 mm/jam, untuk perhitungan intensitas curah hujan digunakan rumus Mononnobe sedangkan untuk evaluasi kapasitas saluran mengunakan metode evaluatife dengan membandingkan kapasitas saluran dengan debit rencana. Dari hasil evaluasi kapasitas saluran drainase terdapat 23 saluran yang di tinjau, 15 saluran yang tidak aman dan 8 saluran yang aman, maka Pemilihan penanganan masalah pada lokasi studi yaitu untuk saluran yang dinyatakan aman hanya dilakukan normalisasi saluran dan untuk saluran yang tidak aman atau melimpas dilakukan perencaanaan ulang dimensi saluran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI SALURAN DRAINASE DI JALAN SEMANGKA, TANJUNG SELOR - KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan Semangka terletak di hilir sungai yang merupakan daerah yang rawan di genangi banjir hal ini diketahui berdasarkan peta garis kontur wilayah tersebut merupakan daratan rendah.Dimana banjir dan genangan sering terjadi karena saluran drainase yang berfungsi untuk menampung aliran air yang masuk ke saluran tidak mampu menampung debit yang mengalir hal itu di sebabkan oleh daya tampung saluran yang menurun dan debit aliran yang meningkat. Hasil evaluasi saluran drainase terdapat 20 saluran yang di tinjau, 18 saluran yang tidak aman dan 2 saluran yang aman, maka Pemilihan penanganan masalah pada lokasi studi yaitu untuk saluran yang dinyatakan aman hanya dilakukan normalisasi saluran dan untuk saluran yang tidak aman atau melimpas dilakukan perencaanaan ulang dimensi yaitu dimana bentuk penampang sebelumnya sebagian besar penampang trapesium, direncanakan menggunkan penampang persegi empat dengan ukuran dimensi tinggi (H) adalah 1,50 m dan lebar bawah (b) adalah 1,20 m

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Estimasi Kawasan Rawan Banjir Di Kabupaten Bulungan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Banjir merupakan suatu peristiwa bencana alam yang menyebabkan daerah dataran menjadi tergenang oleh air, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi topografi wilayah berupa dataran rendah hingga cekung serta penggunaan lahan yang berlebihan. Hampir setiap tahun tepatnya pada musim penghujan terjadi banjir di wilayah Kabupaten Bulungan. Banjir yang terjadi disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dan masalah drainase serta penumpukan sampah juga turut menyebabkan meluapnya air sehingga menyebabkan banjir di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Bulungan. Dalam tulisan ini banjir yang tersebar di Kabupaten Bulungan dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode perhitungan skoring dan pembobotan. Selanjutnya dilaksanakan tahap analisis tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bulungan dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan hasilnya adalah sebaran tingkat kerawanan banjir di Kabupaten Bulungan dan Kecamatan yang dibuat berdasarkan peta – peta faktor penentu banjir dan luas sebaran banjir dari lima kelas kerawanan banjir yaitu : kelas sangat aman, kelas aman, kelas sedang, kelas rawan, dan kelas sangat rawan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sungai selor merupakan salah satu sungai yang ada di Tanjung Selor yang dimana sungai selor tersebut merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Dengan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sangat memprihatinkan, menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat sekitar. Kondisi itu pula yang menyebabkan banjir meluap kedaerah permukiman warga sekitar. Oleh sebab itu dibuatlah analisa perencanaan menggunakan metode HEC.RAS 5.0.7. Perhitugan Analisis yang digunakan adalah perhitungan metode RAPS , distribusi Log Pearson Type III ,Uji Chi Square dan Uji Smirnov Kolmogorov. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan Debit maksimum yang didapatkan melalui perhitungan HIdrograf Banjir Nakayasu periode tahun 2 = 187.636 m³/det, periode tahun 5 = 153.213 m³/det, periode tahun 10 = 243.253 m³/det, periode tahun 20 = 259.272 m³/det, periode tahun 25 = 267.659 m³/det, periode tahun 50 = 284.760 m³/det.Berdasarkan hasil anilisis menggunakan program bantu Hec-Ras Perencanaan yang tepat untuk kondisi Sungai Selor saat ini adalah perbaikan normalisasi, karena pendangkalan dibeberapa titik serta site pile yang hanya di sebagiian sisi dan titik, Perbaikan normalisasi lah yang tepat untuk membuat badan sungai terlihat dan sebagai proses awal untuk keeperencanaan selanjutnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail