ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan
Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu
upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal.
Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal
sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan
masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta
mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7
orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan
dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah
melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa
juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK
yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya
keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif,
percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat
kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya
pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif
yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah
menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis
potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan
melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan
yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang
menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nabilah Rahmadhany (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan
Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam mendukung tercapainya tujuan
organisasi, khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Bulungan yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan dan
kearsipan. Efektivitas kerja pegawai diduga dapat dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja pegawai, baik
secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41
pegawai yang terdiri dari PNS dan PPPK, dengan teknik sampling jenuh, sehingga
seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner,
wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 23 dengan
analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan tidak
berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = -1,966
dan signifikansi 0,057 > 0,05. Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh
positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = 9,248 dan
signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kompetensi
sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan
nilai F hitung = 44,857 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi
menunjukkan nilai R Square sebesar 0,708, yang berarti bahwa gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar
70,8%, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya
manusia menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas
kerja, sedangkan gaya kepemimpinan secara parsial belum memberikan pengaruh
yang signifikan. Namun, kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh
signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam meningkatkan kinerja organisasi pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi PKK. Penelitian ini didasarkan pada status PKK sebagai mitra strategis pemerintah desa yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat melalui 10 program pokok PKK. Kondisi ini sangat bergantung pada dukungan pemerintah desa dan kinerja yang baik dari PKK itu sendiri.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan berfokus pada empat indikator peran menurut Muh Nurdin, dkk (2014), yaitu peran pemerintah desa sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum peran pemerintah desa sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator sudah berjalan cukup baik melalui penerbitan SK kepengurusan kader PKK, memberikan motivasi dan arahan, pemberian bantuan alat untuk kelompok UMKM dan anggaran operasional untuk menunjang program kerja kader PKK serta penyampaian informasi kepada masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi ditingkat desa dan kecamatan. Adapun faktor pendukung kinerja PKK adalah tingginya motivasi kader PKK dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa. Kemudian faktor penghambat yaitu keterlambatan distribusi pencairan anggaran, keterbatasan kemampuan kader PKK, dan kurangnya tingkat partisipasi masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Ekonomi Festival Budaya Birau Terhadap Perekonomian Daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui kuesioner skala Likert. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival budaya memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Secara langsung, festival mampu meningkatkan jumlah pelanggan, pendapatan, dan keuntungan usaha, dengan tingkat persetujuan responden mencapai lebih dari 80%. Selain itu, festival juga berperan dalam memperluas pasar, meningkatkan promosi dan reputasi usaha, serta membuka peluang kerja sama dan jaringan bisnis baru. Dampak tidak langsung yang dihasilkan meliputi peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, serta penguatan ekonomi lokal melalui efek pengganda (multiplier effect). Dalam jangka panjang, festival budaya terbukti mampu mendukung keberlangsungan usaha, meningkatkan permintaan produk, serta memperkuat identitas dan daya tarik daerah. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas, penataan lokasi, dan manajemen penyelenggaraan agar dampak ekonomi yang dihasilkan dapat lebih optimal. Dengan demikian, festival budaya dalam perayaan HUT Kabupaten Bulungan tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan komoditas perkebunan penting yang berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan. Namun, produktivitas karet rakyat masih tergolong rendah akibat berbagai kendala teknis, sosial ekonomi, serta keterbatasan pengetahuan dan teknologi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek teknis budidaya dan aspek sosial ekonomi terhadap aspek pengetahuan dan teknologi petani dalam budidaya tanaman karet di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 orang petani karet yang dipilih secara purposive sampling, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek teknis budidaya dan aspek sosial ekonomi secara simultan berpengaruh terhadap aspek pengetahuan dan teknologi petani dalam budidaya tanaman karet. Secara parsial, aspek teknis budidaya memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan aspek sosial ekonomi. Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi petani meliputi penerapan teknik penyadapan yang belum sesuai standar, usia tanaman yang relatif tua, fluktuasi harga karet, serta minimnya akses terhadap pelatihan dan penyuluhan pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan dan teknologi petani karet perlu didukung oleh perbaikan aspek teknis budidaya serta penguatan kelembagaan dan kondisi sosial ekonomi petani.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upayapeningkatan kualitas pendidikan melalui budaya baca yang kuat. Dengan demikian, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi pelengkap pendidikanformal, tetapi juga menjadi motor utama penggerak literasi masyarakat di era informasi saat ini.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, kepustakawaan, dokumentasi dan penelusuran online. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpilan hasil penelitian, upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Dengan melakukan evaluasi rutin terhadap koleksi, bekerja sama dengan pihak sekolah, dan menambahkan koleksi digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berupaya untuk menjadi sumber belajar yang dinamis, responsif, dan inklusif. Faktor-faktor pendukung dan penghambat upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menjadi perhatian sendiri bagi pemerintah desa bahwa upaya pelestarian dan kemajuan kebudayaan juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal atau kearifan lokal. Sehingga tujuan penelitian adalah bagaimana peran pemerintah desa dapat melestarikan budaya pesta panen didesa long telenjau kecamatan peso hilir kabupaten Bulungan serta seperti apa bentuk atau kegiatan yang dapat melestarikan budaya pesta panen agar tetap eksis dan berlangsung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian dengan mengumpulkan data di lapangan dan menganalisis serta menarik kesimpulan dari data. Dalam penelitian ini data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan. Adapun metode atau teknik pengumpulan data adalah, observasi,wawancara, dokumentasi, penelusuran online, Kepustakaan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpulan pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan bahwa dana yang dikucurkan untuk pembangunan desa yaitu sebesar Rp.2.545.460.759. Terkait pengelolaan dana desa bahwa pelaporan pengelolaan alokasi dana desa pada desa salimbatu dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban telah sesuai dengan permendagri nomor 20 tahun 2018 pengganti Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 . Faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah pemerintahan desa belum professional dalam menjalankan pemerintahannya peraturan yang kurang tersosialisakan dan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pemerintah desa dalam memberdayakan ekonomi pedesaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam membantu pelaku UMKM untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Desa Tengkakap.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi perizinan usaha, serta membantu dalam pemasaran dan akses pendanaan. Namun, pelaksanaan peran tersebut masih belum optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran dan strategi Pemerintah Desa Long Telenjau dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berbasis kemasyarakatan. Fokus utama penelitian meliputi empat program strategis: pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemberdayaan petani kakao, penyuluhan kewirausahaan bagi pengrajin rotan dan aksesoris, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program tersebut telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, pendapatan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya manajemen usaha dan kerja kolektif. Gapoktan berfungsi sebagai penggerak ekonomi pedesaan yang mampu menyediakan bibit unggul dan membentuk pola tanam yang efisien. Program kakao mengatasi kendala keterbatasan lahan dan harga pasar yang fluktuatif. Penyuluhan kewirausahaan mulai membangun kesadaran pelaku usaha lokal terhadap pentingnya manajemen keuangan dan mutu produk. Sedangkan BUMDes menjadi sarana integrasi ekonomi desa melalui unit usaha pertanian, industri kreatif, dan simpan pinjam.
Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan seperti rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, infrastruktur jalan yang rusak, serta kurangnya partisipasi sebagian warga. Namun, dengan dukungan masyarakat yang antusias dan komitmen pemerintah desa, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Pardi (2025), Universitas Kaltara Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen. Analisis Perbandingan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis (Studi Kasus Coklat Bultiya dan Coklat Kayan Coa di Kota Tanjung Selor). Dibawah Bimbingan Ibu Rina Sri Wahyuni, S.E., M.Acc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh dua pelaku usaha cokelat lokal, Coklat Bultiya dan Coklat Kayan Coa, menilai keunggulan dan kelemahan masing-masing strategi dalam meningkatkan daya saing bisnis, serta mengidentifikasi faktor eksternal yang memengaruhi daya saing kedua merek tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan UMKM di sektor olahan kakao di Tanjung Selor yang semakin ketat, sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang efektif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Narasumber utama dalam penelitian ini adalah pemilik Coklat Bultiya (Bapak Agus Yahya) dan pengelola Coklat Kayan Coa (Ibu Mardiatin), serta konsumen dan pihak distributor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coklat Bultiya mengandalkan strategi berbasis harga terjangkau dan pendekatan kultural lokal dalam branding dan distribusi, sedangkan Coklat Kayan Coa menekankan kualitas premium, inovasi rasa, dan pemasaran digital untuk menyasar segmen menengah ke atas. Keunggulan Coklat Bultiya terletak pada kedekatan dengan konsumen lokal dan fleksibilitas harga, namun masih lemah dalam hal promosi digital dan inovasi produk. Sebaliknya, Coklat Kayan Coa unggul dalam citra produk, kualitas bahan, dan pemanfaatan platform digital, namun memiliki tantangan pada keterjangkauan harga dan distribusi ke segmen ekonomi bawah. Faktor eksternal yang memengaruhi daya saing kedua brand meliputi fluktuasi harga bahan baku, tren preferensi konsumen terhadap produk lokal dan sehat, perkembangan teknologi digital, serta dukungan dari pemerintah atau CSR perusahaan besar. Penyesuaian strategi terhadap lingkungan usaha dan karakteristik pasar menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kedua merek
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tri Astuti, “Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal”. Dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S.Psi.,M.M
Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Metode yang digunakan penelitiaan ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitiaan ini adalah tenaga kerja lokal yang bekerja di KIHI (Kawasan Industri Hijau Indonesia) di Desa Mangkupadi. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 60 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner fisik, teknik analisis data yang digunakan pada penelitiaan ini adalah SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Pemberdayaan Masyarakat berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 0,853 < t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,397 > 0,05). Sementara itu, variabel Kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 2,766 > t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,008 < 0,05). Secara simultan, variabel Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM tidak berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai F hitung = 3,126 < F tabel = 3,16 dan signifikansi 0,051 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh sebesar 0,080, yang berarti Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM secara bersama-sama hanya dapat menjelaskan 8% dari variasi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, sedangkan sisanya sebesar 92% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan para petani untuk budidaya tanaman sawit (studi kasus di desa tanjung agung) dibawah bimbingan Bapak Yuliansyah, S.Kom, M.M . Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Harga jual, akses pasar, distribusi, penghasilan yang diterima, keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi dan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan para petani di Desa Tanjung Agung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Poupulasi dalam penelitian ini adalah petani sawit swadaya di Desa Tanjung Agung. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 109 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner, teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian adalah software SEM AMOS 23. Hasil penelitian ini adalah, ditemukan bahwa dimensi harga jual berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengambilan keputusan terlihat dari P-value sebesar 0,352 > 0,05, dimensi akses pasar berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,821 > 0,05, dimensi distribusi berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,026 0,05, dimensi penghasilan yang diterima berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,819 > 0,05, dimensi keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi berpengaruh positif tidak signifikan dengan nilai P-value sebesar 0,861 > 0,05, dimensi kesejahteraan tidak berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dengan nilai P-value sebesar 0,625 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dimensi harga jual (H1), Akses Pasar (H2), penghasilan yang diterima (H4), keinginan untuk mendapatkan penghasilan tinggi (H5), kesejahteraan (H6) ditolak dan H0 diterima. Sementara H3 yaitu dimensi distribusi diterima dan H0 ditolak. Yang berarti bahwa Distribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan petani sawit swadaya di Desa Tanjung Agung. Factors that influence farmers' decision making for cultivation of oil palm (case study in Tanjung Agung Village) under the guidance of Mr. Yuliansyah, S.Kom, M.M. The purpose of this study was to determine whether selling price, market access, distribution, income received, desire to earn high income and welfare have a positive and significant effect on farmers' decision making in Tanjung Agung Village. The method used is a quantitative method. The population in this study were independent oil palm farmers in Tanjung Agung Village. The number of respondents studied was 109 respondents. Data collection in the form of distributing questionnaires, the data analysis technique used in the study is SEM AMOS 23 software. The results of this study are, it was found that the selling price dimension has a positive but insignificant effect on decision making as seen from the P-value of 0.352> 0.05, the market access dimension has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.821> 0.05, the distribution dimension has a positive and significant effect with a P-value of 0.026 0.05, the income received dimension has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.819> 0.05, the desire to earn high income has a positive but insignificant effect with a P-value of 0.861> 0.05, the welfare dimension does not affect decision making with a P-value of 0.625> 0.05. So it can be concluded that the dimensions of selling price (H1), Market Access (H2), income received (H4), desire to earn high income (H5), welfare (H6) are rejected and H0 is accepted. While H3, the distribution dimension is accepted and H0 is rejected. Which means that Distribution has a positive and significant effect on the decision making of independent oil palm farmers in Tanjung Agung Village.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung
perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam era digital saat ini,
kemampuan perempuan untuk memanfaatkan teknologi, khususnya digital
marketing, menjadi peluang besar untuk meningkatkan keterampilan dan
kemandirian dalam berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh pelatihan digital marketing terhadap peningkatan keterampilan wirausaha
perempuan di Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode survei yang melibatkan perempuan pelaku usaha di daerah
tersebut sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital
marketing secara signifikan meningkatkan keterampilan wirausaha, baik dalam hal
kreativitas, inovasi, maupun pemasaran produk melalui platform digital. Selain itu,
pelatihan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan
dan pengembangan usaha yang dikelola oleh perempuan. Dengan demikian,
pelatihan digital marketing dapat dianggap sebagai strategi yang efektif dalam
upaya pemberdayaan perempuan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan
berwirausaha. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi
pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam merancang program pemberdayaan
perempuan yang lebih efektif di masa mendatang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Di Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih Kabupaten Bulungan adalah skripsi yang ditempuh untuk menyelesaikan tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan taruna pustaka desa gunung putih dilihat dari 4 elemen kunci pemberdayaan menurut PREM Bank Indonesia meliputi, akses ke informasi, partisipasi/inklusia, akuntabilitas dan kapasitas lokal. Jenis penelitian yang digunakan deskriftif kualitatif, dengan dukungan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis data pada penelitian ini mengunakan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketersediaan sumber informasi terkait program perpustakaan Taruna pustaka Desa Gunung putih ini akses sudah memadai sebagai hasil sosialisasi intensif namun ketersediaan buku secara kuantitas belum memadai tetapi secara kualitas itu sudah memadai. Partisipasi inklusi, masih tergolong rendah program yang antusias diminati adalah program kelas-kelas pelatihan masyarakat juga aktif dalam memberikan saran terkait perkembangan perpustakaan. Akuntabilitas pengelola sangat bertanggung jawab dalam memberikan informasi program perpustakaan maupun koleksi buku melalui sosialisasi lisan maupun melalui sosial media. Kapasitas organisasi lokal di Desa Gunung putih seperti tppkk dan karang taruna memiliki kapasitas yang memadai dalam mensosialisasikan perpustakaan dan menampung aspirasi masyarakat masing-masing organisasi lokal tersebut terlibat dalam merumuskan program perpustakaan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi tentang pelestarian tradisi budaya sekaligus mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan tentang pelestarian tradisi di Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada implementasi tentang pelestarian tradisi budaya Informan penelitian berjumlah 18 orang yang terdiri dari Sekretaris, Kepala Bidang Kebudayaan, Dan Staf bagian kebudayaan di Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pelestarian tradisi budaya di kabupaten bulungan sudah berjalan dengan cukup baik dan sudah berpatokan dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 10 tahun 2014 tentang pelestarian tradisi