Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: NURLELA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN LEMBAGA ADAT DESA MARITAM DALAM PELESTARIAN BUDAYA TARIAN GUDOT SUKU DAYAK BELUSU DI DESA MARITAM KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran lembaga adat Desa Maritam dalam pelestarian budaya tarian Gudot suku Dayak Belusu. Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung lembaga adat desa Maritam dalam pelestarian budaya tarian Gudot suku Dayak Belusu.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu kepala Lembaga Adat Desa Maritam Kecamatan Sekatak, Ketua Adat Desa Maritam Kecamatan Sekatak, Kepala Desa Maritam Kecamatan Sekatak, dan Masyarakat Desa Maritam Kecamatan Sekatak. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu peran lembaga adat Desa Maritam dalam pelestarian budaya tarian Gudot suku Dayak Belusu mencakup pembinaan kepada generasi muda, memberikan motivasi kepada generasi muda. Selain itu lembaga adat melestarikan budaya dan adat istiadat dengan cara bekerja sama dengan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat Desa dalam kegiatan kesenian tarian Gudot. Selanjutnya lembaga adat melakukan kerjasama dengan pemerintah desa Maritam dalam rangka pelestarian tarian Gudot. Faktor penghambat dan pendukung lembaga adat desa Maritam dalam pelestarian budaya tarian Gudot Suku Dayak Belusu mencakup (a) Faktor penghambat yaitu kurangnya motivasi generasi muda terhadap tarian Gudot, dan pengarunya perkembangan teknologi informasi pada masyarakat desa Maritam. (b) Faktor pendukung yaitu adanya kerjasama lembaga adat desa Maritam dengan pemerintah desa di bidang budaya dan adanya dukungan dari Masyarakat Desa Maritam dalam pelestarian tarian Gudot

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EKSISTENSI BUDAYA PEDIBAI DALAM PEMIKIRAN SOSIAL BUDAYA (Studi Kelurahan Tanjung Palas Hulu Kecamatan Tanjung Palas)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EKSISTENSI BUDAYA PEDIBAI DALAM PEMIKIRAN SOSIAL BUDAYA ABSTRAK Kearifan local adalah sesuatu hal yang telah melekat pada masyarakat dan telah menjadi cirri khas di daerah tertentu yang mana secara turun temurun telah diakui oleh masyarakat luas, begitu pula dengan budaya Pedibai pada masyarakat Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Palas Hulu Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan wawancara secara langsung dengan nara sumber dan arsip pemerintah setempat. Dalam penelitian ini, Nara sumbera dalah Fatimah (Sinas Sulu) di Kelurahan Tanjung Palas Hulu yang menjadi sasaran penelitian dan kelompok keluarga yang melakukan budaya pedibai. Dan cara penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara kuota sampling. Data-data yang telah didapat kemudian di analisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa eksistensi budaya Pedibai masih tetap bertahan hingga sekarang walaupun sudah mulai menghilang dimasyarakat Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Budaya Pedibai tetap bertahan karena 1) factor pendukung yaitu pemerintah ingin memelihara nilai-nilai yang terkandung dalam budaya tersebut, 2) masyarakat Tanjung Palas masih tetap melakukan dan mempertahankan keberadaan budaya Pedibai hingga kini, walaupun banyak perubahan yang terjadi dalam masyarakat yang mengakibatkan pudar atau bahkan hilangnya suatu budaya. 3) masyarakat harus mempertahankan budayanya karena suatu budaya akan tetap bertahan apabila pelaku budaya atau masyarakat tetap mempertahankan eksistensi kebudayaan mereka, dan tidak terpengaruhi oleh globalisasi. Kata Kunci :Eksistensi Pedibai dan Sosial Budaya

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS KINERJA INSPEKTORAT KABUPATEN BULUNGAN (Suatu Studi tentang Sistem Pengendalian Internal dibidang Aparatur Sipil Negara)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara, danfaktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui kinerja Inspektorat KabupatenBulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal bidang aparatur sipil Negara telah terlaksana secara efektif. Faktor pendukung efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan adalah adanya kebijakan pemerintah daerah yang mendukung pelaksanaan tugas danfungsi Inspektorat KabupatenBulungan, dan telah terpenuhinya Anggaran penunjang pengawasan sebesar 1 % dari APBD Kabupaten Bulungan sesuai kebijakan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah Departemen Dalam Negeri. Sedangkan factor penghambatnya adalah belum seimbangnya rasio antara tenaga pengawasan dengan obyek pemeriksaan, sarana prasarana penunjang pelaksanaan pengawasan yang belum representatif, masih kurangnya bidang kompetensi pendidikan sesuai dengan PKPT atau Daftar Materi Pemeriksaan (DMP), danmasih rendahnya partisipasi dari SKPD dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS KINERJA INSPEKTORAT KABUPATEN BULUNGAN (SuatuStuditentang SistemPengendalian Internal dibidang Aparatur Sipil Negara)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara, danfaktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui kinerjaInspektoratKabupatenBulungandalammenerapkansistempengendalian internal bidangaparatursipilnegaratelahterlaksanasecaraefektif. FaktorpendukungefektivitaskinerjaInspektoratKabupatenBulunganadalahadanyakebijakanpemerintahdaerah yang mendukungpelaksanaantugasdanfungsiInspektoratKabupatenBulungan, dan telah terpenuhinya Anggaran penunjang pengawasan sebesar 1 % dari APBD Kabupaten Bulungan sesuai kebijakan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah Departemen Dalam Negeri.Sedangkanfaktorpenghambatnyaadalahbelum seimbangnya rasio antara tenaga pengawasan dengan obyek pemeriksaan, saranaprasaranapenunjangpelaksanaanpengawasan yang belumrepresentatif, masih kurangnya bidang kompetensi pendidikan sesuai dengan PKPT atau Daftar Materi Pemeriksaan (DMP), danmasih rendahnya partisipasi dari SKPD dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail