ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tutik Wulandari, “Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah
Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bulungan” di bawah bimbingan Nurus Soimah, S.Pd., M.Ec.Dev.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi diKabupaten Bulungan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama periode tahun 2017–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pengeluaran pemerintah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, tenaga kerja dan pengeluaran pemerintahberpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memiliki peran dalam menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERANAN PEMERINTAH DAERAH MELALUI BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH DALAM MEMPUBLIKASIKAN PRODUK HUKUM DAERAH DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAKSI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan pemerintah daerah melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah dalam mempublikasikan produk hukum daerah di Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh pemerintah daerah melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah dalam mempublikasikan produk hukum daerah di Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk membantu memperoleh data-data yang ada di lapangan. Informan di dalam penelitian ini berjumlah 15 (lima belas) yang terdiri dari 3 (tiga) orang Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan, dan 12 (dua belas) orang Masyarakat Kabupaten Bulungan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Peranan Pemerintah Daerah Melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Dalam Mempublikasikan Produk Hukum Daerah Di Kabupaten Bulungan dinilai masih kurang maksimal dikarenakan masih banyak masyarakat Kabupaten Bulungan yang belum mengetahui dan memahami produk hukum daerah yang telah ditetapkan. Selain itu ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Bagian Hukum seperti sumber daya manusia yang kurang memadai, minimnya anggaran yang tersedia, keterbatasan waktu dan tenaga, serta jaringan internet yang belum stabil dan belum menjangkau ke seluruh daerah di Kabupaten Bulungan. Kata Kunci : Peranan, Publikasi, Produk Hukum Daerah
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul ”Implementasi Program Jaminan Kartu Indonesia Sehat (Studi Kasus Puskesmas Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan Tahun 2019)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Implementasi Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat Di Puskesmas Tanjung Palas. Adapun aspek dari penelitian yaitu pelayanan terhadap pengguna Kartu Indonesia Sehat dan faktor-faktor penghambat dari pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Palas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, Pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan prilaku yang diamati. Pendekatan kualitatif memiliki karakteristik alami sebagai sumber data langsung, deskriptif, proses lebih dipentingkan daripada hasil. Informan dari penelitian ini berjumlah 17 orang, 3 orang masing-masing dari Dinas Kesehatan, BPJS, dan Puskesmas, sedangkan dari masyarakat sebanyak 14 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek pelayanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) telah di implementasikan pihak BPJS, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas Tanjung Palas. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat yaitu faktor internal maupun eksternal terhadap pelayanan kesehatan dilingkup Puskesmas. Adapun jumlah peserta pengguna Kartu Indonesia Sehat yang sudah memperoleh layanan dipuskesmas sebanyak 50 orang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Pelabuhan Penyeberangan Ancam adalah jalur lintas penghubung antara Pulau Tanjung Selor dan Pulau Tarakan. Dengan perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi antar pulau, diharapkan kelancaran pergerakan penumpang dan barang dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Dengan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan penerapan manajemen yang baik, maka akan mengurangi waktu dan banyaknya antrean karena harus menunggu kapal ferry yang sedang bongkar muat. Bongkar muat yang lama/melebihi ketentuan akan membuat jarak tempuh/waktu tempuh menjadi panjang/lama. Oleh karena itu optimalisasi dari waktu bongkar muat perlu dilakukan untuk memperlancar arus penyeberangan dan antrean kendaraan. Dan juga perlunya penyeragaman kendaraan yang masuk ke dalam kapal agar tata letak kendaraan di dalam kapal menjadi mudah dan cepat sehingga efisien terhadap waktu. Kata kunci : Bongkar Muat, Port time, Kapal Ferry,penumpang , Abstrack The Ancam Crossing Harbor is a connecting lane between the islands Tanjung Selor and Tarakan Island. With its role as a driver of inter-island economic growth, it is expected that the smooth movement of passengers and goods can take place effectively and efficiently. By utilizing as much time as possible and implementing good management, it will reduce the time and the number of queues because they have to wait for the ferry that is loading and unloading. Long loading / unloading / exceeding provisions will make the mileage / travel time to be long / long. Therefore, optimization of loading and unloading time needs to be done to smooth the flow of crossings and vehicle queues. And also the need for uniformity of vehicles entering the ship so that the vehicle layout is on in the ship becomes easy and fast so it is efficient with time. Keywords: Unloading, Port time, Passenger,Ferry
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Banyak hal yang dapat terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi yang dapat menyebabkan keterlambatan durasi proyek. Maka dari itu dibutuhkan suatu percepatan yang dapat mengatasi keterlambatan proyek dengan memperhitungkan faktor kenaikan biaya terhadap durasi percepatan. Banyak metode yang dapat digunakan dalam melakukan percepatan durasi. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan efisiensi biaya dengan menggunakan metode Least Cost Analysis dan metode Time Cost Trade off. Dengan membandingkan keduanya akan didapatkan metode mana yang lebih efisien.Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis data. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer berupa hasil analisa meliputi daftar bahan dan upah tenaga kerja, Rendana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, estimasi waktu dalam program Microsoft Project, data biaya langsung dan biaya tidak langsung proyek. Rencana awal kegiatan Pembanguan Gedung PIP2B ini membutuhkan waktu 169 hari kerja dengan biaya sebesar Rp. 6.477.047.000 . Hasil penelitian ini didapatkan hasil perbandingan biaya percepatan deng an menambah jam lembur yang paling optimal adalah metode Least Cost Analysis. Metode tersebut menghasilkan dengan penambahan jam lembur selama 3 jam didapatkan hasil pengurangan durasi sebesar 150 hari dengan biaya total Rp. 6.410.558.995,06. Hasil tersebut lebih murah sebesar Rp. 66.488.004,94 dari biaya normal. Sedangkan hasil paling optimal secara keseluruhan adalah dengan metode Time Cost Trade Off dengan penambahan 3 tukang dan 3 pekerja dengan hasil durasi Crashing 150,22 hari dengan biaya total sebesar Rp. 6.348.320.400,00 , hasil tersebut dapat menghemat biaya sebesar Rp. 128.726.600 dari biaya normal. Kata Kunci : Least Cost Analysis, Time Cost Trade Off, Percepatan Durasi
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dampak pertambangan batu bara bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian meliputi Kepala Desa, Sekertaris Desa Kelubir, Tokoh masyarakat, Masyarakat Desa Kelubir, dan karyawan perusahaan pertambangan batubara.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Pertambangan batu bara telah memberikan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat desa Kelubir. Dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat yaitu, terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa, yang berdampak pada meningkatnya perekonimian masyarakat, adanya jaminan kesehatan masyarakat desa Kelubir dengan bantuan dan program kesehatan yang telah diberikan dapat meringankan masyarakat saat berobat. Dampak positif lainnya yaitu usaha masyarakat desa Kelubir meningkat karena bekerja sama dengan pihak perusahaan, terbangunnya infrastruktur yang dapat digunakan masyarakat dalam meningkat perekonomian masyarakat. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan dengan adanya perusahaan pertambangan yaitu, penebangan hutan untuk kegiatan pertambangan sehingga berdampak pada luasnya lahan atau hutan untuk kegiatan pertanian masyarakat, limbah kegiatan pertambangan yang mencemari lingkungan berupa air bersih dan debu polusi udara, dan dampak negative selanjutnya yaitu terjadinya sengketa lahan pertambangan dengan masyarakat sekitar ataupun antara masyarakat desa Kelubir sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui bagaimana Respon Masyarakat Terhadap Hasil-Hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini di laksanakan di Desa Tanjung Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Data-data yang diambil meliputi data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa dokumen-dokumen dan data primer berupa wawancara secara langsung terhadap pihak yang terkait dan membagikan kuisioner kepada masyarakat untuk mengetahui Respon Masyarakat Desa Terhadap hasil-hasil Pembangunan di Desa Tanjung Agung. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, membagikan kuisioner dan wawancara kemudian dilakukan dengan analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian ini ditemukan hasil Respon Masyarakat Desa Terhadap Hasil-hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalanan sebesar 40%, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana pendidikan sebesar 50%, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana kesehatan sebesar 50%, respon masyarakat pembangunan gedung balai pertemuan desa sebesar 40%, respon masyarakat pembangunan dalam bentuk fasilitas desa lainnya sebesar 35%, dan respon masyarakat dalam bentuk hasil pembangunan infrastruktur sesuai harapan masyarakat sebesar 42%. Secara umum Respon Masyarakat Desa Terhadap Hasil-Hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung Sp IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan, bahwa masyarakat belum merasa puas dengan hasil pembangunan yang ada di Desa Tanjung Agung. Sehingga lebih dominanya responden masih bersifat negatif.