ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DIDALAM PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA (Studi Kasus Desa Siduung Indah Kecamatan Segah Kabupaten Berau) Oleh: Hesrontio Charles Mentan Chris NPM. 202151017 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam menjalankan tiga fungsi utama sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 110 Tahun 2016, yaitu fungsi legislasi, fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta fungsi pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT, yang dilaksanakan di Desa Siduung Indah, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BPD Desa Siduung Indah masih belum optimal. Dalam fungsi legislasi, BPD telah berpartisipasi dalam musyawarah desa, namun keterlibatan masyarakat masih terbatas dan proses legislasi belum sepenuhnya partisipatif. Pada fungsi aspirasi, belum terdapat mekanisme yang terstruktur untuk menampung suara masyarakat, yang menyebabkan rendahnya efektivitas BPD dalam menjembatani kebutuhan warga. Fungsi pengawasan juga masih bersifat administratif dan belum menyentuh evaluasi substansial terhadap kinerja kepala desa. Secara umum, kelemahan utama BPD terletak pada rendahnya kapasitas sumber daya manusia, budaya politik yang pasif, dan kurangnya sistem kerja internal yang mendukung fungsi representatif dan partisipatif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas anggota, penguatan sistem aspirasi, transparansi pengawasan, dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi rekomendasi penting untuk meningkatkan kualitas kinerja BPD ke depan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menjelaskan Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pa’Pawan Kecamatan Krayan Timur Kabupaten Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk mendeskripsikan serta menjelaskan fungsi BPD yang ada di Kantor Desa Pa’Pawan Kecamatan Krayan Timur Kabupaten Nunukan. Informan dari penelitian ini meliputi kepala desa, pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat umum. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dikaji dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Di Desa Pa’Pawan Kecamatan Krayan Timur Kabupaten Nunukan, kemajuan fungsi badan permusyawaratan desa sudah di katakan bagus di lihat dari aspek (1) menyepakati rancangan peraturan desa sudah dikatakan bagus dalam melakukan rancangan peraturan desa sudah terealisasi dengan baik dalam merancang peraturan desa yang sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh kantor pemerintah pusat, (2) Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sudah dikatakan bagus karena aspirasi masyarakat sudah disampaikan kepada kepala desa itu sendiri sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan fungsi BPD, (3) Melakukan pengawasan kinerja kepala sudah dikatakan belum bagus karena anggota BPD yang sering melakukan absen tanpa pemberitahuan sebelumnya ke pihak BPD sehingga pengawasan kinerja kepala desa sudah terealisasi dengan cukup baik hal ini karena ada koordinasi antara kepala desa dan BPD yang bekerja sama dalam membangun roda pemerintah desa yang lebih maju dan berkembang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan rumusan masalah maka tujuan dari penelitian yang akan dilakukan yaitu untuk mengatahui Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui factor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dalam rangka pendalaman terhadap peran Pemerintah Desa tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Berdasarkan uraian-uraian sebelumnya, baik dari hasil penelitian maupun dalam bahasan fokus masalah maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :1)Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Dalam Pembangunan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa) Tahun 2016-2021, 2) Kelembagaan UPK sangat didorong agar membantu program desa bagi masyarakat. Saat ini terdapat 2 (dua) lembaga perekonomian masyarakat didesa gunung seriang yaitu koperasi dan BUMDes dalam menggerakan ekonomi masyarakat desa. 3) Sejumlah kegiatan Desa Gunung Seriang yang diawali dengan proses musyawarah dengan masyarakat setelah itu dilanjutkan pada kegaiatan Musrenbang Desa yang selanjutnya akan ditetapkan kegiatan apa yang diprioritaskan dalam pembangunan program yang telah ditentukan, 4) Peran pemerintah Desa dalam pemberdayaan masyarakat Desa Gunung Seriang merupakan proses memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat untuk mencapai hasil yang diharapkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di BUMDesa Jaya Makmur yang merupakan BUMDesa yang berada di Desa tengkapak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi fungsi manajerial pada pengelolaan BUMDesa Tengkapak. penelitian menggunakan metode kualtitatif deskiptif populasi pada penelitian ini berjumlah 6 orang dan sampelnya yaitu : ketua BUMDesa Tengkapak, Sekertaris BUMDes Tengkapak, 1 anggota BUMDesa, pengawas BUMDesa dari BPD Tengkapak, Sekertaris desa Tengkapak, dan 1 masyarakat desa Tengkapak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengimplementasian fungsi manajerial di BUMDesa Tengkapak tidak berjalan maksimal hasil ini ditunjukan dengan kurangnya Pengendalian, pengarahan, dalam menjalankan roda organisasi. Factor yang menghambat implementasi fungsi manajerial yang sudah diterapkan namun dalam perjalanannya tidak berlangsung sesuai dengan teori ataupun fungsinya hal ini di tunjukan dengan komunikasi yang buruk antar sesama pengurus kemudian independensi masing-masing anggota dalam menjalakan Lembaga, dimana didalam merencanakan dan menjalakan program kerja terdapat kepentingan ataupun kekuasaan tersendiri baik dari anggota maupun ketua seperti dalam menjalankan program kerja yang terbagi dan tidak ada singkronisasi laporan hasil ataupun pengeluaran dari setiap program kerja.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui Pengaruh Kompetensi sdm dan motivasi kerja terhadap kinerja perangkat desa jelarai selor dan desa tengkapak tanjung selor: (2) mengetahui kompetensi sdm berpengaruh terhadap kinerja: (3) mengetahu motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja perangkat desa jelarai selor dan desa tengkapak tanjung selor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah perangkat desa yang ada di desa jelarai selor dan tengkapak. Metode pengumpulan data yang digunakan penelitian ini yaitu, wawancara, dekumentasi, observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dan SPSS Hasil penelitian bahwa Hasil uji t menunjukkan bahwa semua variable mempunyai signifikansi kurang dari 0,05. Dari variable-variabel independen pada penelitian ini, pengaruh dominan terhadap variable Motivasi , berarti variable ini adalah paling tepat Kondisi ini memberikan kesan bahwa Motivasi yang baik akan mempengaruhi Kinerja. Kemudian dari hasil uji f memperlihatkan bahwa pengaruh seccara bersamaan dari seluruh variable (Kompetensi sdm dan Motivasi) terhadap Kinerja menunjukkan hasil signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dari besarnya nilai f sebesar 18,756 dengan tingkat signifikansi 0,000 (kurang dari 0,05).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA (Studi Pada Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran Pemerintahan Desa Pejalin Kabupaten Bulungan dalam Pembangunan Masyarakat Desa yang ada di Desa Pejalin serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Masyarakat Desa di Desa Pejalin Kabupaten Bulungan. Data-data digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari teknik wawancara,dokumentasi, dan observasi. Informan yang dijadikan informan penting dalam penelitian ini sebanyak 10 (sepuluh) orang. Penelitian ini digolongkan sebagai Penelitian Kualitatif. Dari hasil penelitian menujukkan bahwa Pemerintah Desa Pejalin bisa dikatakan cukup baik atas program-program dalam Pembangunan Masyarakat Desa Pejalin. Dalam Penyelenggarakan Pemerintah yaitu memberikan pelayanan yang baik dan setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan di Desa Pejalin dilaksanakan melalui musyawarah. Pelaksanaan Pembangunan meliputi pembangunan fisik seperti Pembangunan Drainase, Pembangunan Dermaga dan Pembangunan Jalan dan Pembangunan non fisik seperti meningkatan Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Ekonomi. Pembinaan masyarakat desa meliputi membina kehidupan masyarakat dengan bergotong royong dan membuka ruang diskusi untuk pemuda-pemuda desa. Serta dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa meliputi Industri Rumah Tangga, Meningkatkan Produk Hasil Nelayan, dan Pembangunan Pertanian. Kata Kunci : Peran, Pemerintah Desa, Pembangunan Masyarakat Desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dampak pertambangan batu bara bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian meliputi Kepala Desa, Sekertaris Desa Kelubir, Tokoh masyarakat, Masyarakat Desa Kelubir, dan karyawan perusahaan pertambangan batubara.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Pertambangan batu bara telah memberikan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat desa Kelubir. Dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat yaitu, terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa, yang berdampak pada meningkatnya perekonimian masyarakat, adanya jaminan kesehatan masyarakat desa Kelubir dengan bantuan dan program kesehatan yang telah diberikan dapat meringankan masyarakat saat berobat. Dampak positif lainnya yaitu usaha masyarakat desa Kelubir meningkat karena bekerja sama dengan pihak perusahaan, terbangunnya infrastruktur yang dapat digunakan masyarakat dalam meningkat perekonomian masyarakat. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan dengan adanya perusahaan pertambangan yaitu, penebangan hutan untuk kegiatan pertambangan sehingga berdampak pada luasnya lahan atau hutan untuk kegiatan pertanian masyarakat, limbah kegiatan pertambangan yang mencemari lingkungan berupa air bersih dan debu polusi udara, dan dampak negative selanjutnya yaitu terjadinya sengketa lahan pertambangan dengan masyarakat sekitar ataupun antara masyarakat desa Kelubir sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Agus Asrori, Peran Pendamping Desa Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa (Studi Kasus Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah). Dibawah bimbingan Bapak Prof. DR. Ir. Abdul Jabarsyah, M.Sc. Tujuan untuk mengetahui peran Pendamping Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa. Di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah. Data yang di ambil meliputi data sekunder yang terdiri dari Dokumen-dokumen maupun laporan-laporan kegiatan yang berkaitan dengan peran pendamping desa dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Data primer diambil dengan menggunakan tekniklibrary research dan field word research pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumen dan wawancara kemudikan dilakukan analisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini antara lain Peran Pendamping Desa Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah sudah sangat terlaksana secara optimal, dan hal ini ada faktor pendorong dan masih ada faktor penghambat dalam mendorong percepatan pembangunan desa.