ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Ekonomi Festival Budaya Birau Terhadap Perekonomian Daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui kuesioner skala Likert. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival budaya memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Secara langsung, festival mampu meningkatkan jumlah pelanggan, pendapatan, dan keuntungan usaha, dengan tingkat persetujuan responden mencapai lebih dari 80%. Selain itu, festival juga berperan dalam memperluas pasar, meningkatkan promosi dan reputasi usaha, serta membuka peluang kerja sama dan jaringan bisnis baru. Dampak tidak langsung yang dihasilkan meliputi peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, serta penguatan ekonomi lokal melalui efek pengganda (multiplier effect). Dalam jangka panjang, festival budaya terbukti mampu mendukung keberlangsungan usaha, meningkatkan permintaan produk, serta memperkuat identitas dan daya tarik daerah. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas, penataan lokasi, dan manajemen penyelenggaraan agar dampak ekonomi yang dihasilkan dapat lebih optimal. Dengan demikian, festival budaya dalam perayaan HUT Kabupaten Bulungan tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proses pembangunan konstruksi pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya yang dalam pelaksanaanya mempunyai tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian diawal sebelum pekerjaan dimulai untuk menghindari kecelakaan kerja. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Pembangunan Stadion Mini Tanjung palas tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui factor-faktor risiko kecelakaan kerja pada setiap tahapan pekerjaan mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi dan menentukan strategi usulan pengendalian risiko. Data penelitian ini didapat melalui penyebaran kuesioner kepada kontraktor dan jasa konstruksi yang terdiri atas site manager, quality control, drafter, administrasi, logistik, pelaksana, k3, konsultan pengawas, sub kon, mandor, kepala tukang, pekerja untuk menentukan klasifikasi risiko low, medium, High, Very High dilakukan penilaian kemungkinan terjadi dampak risiko melalui hasil kuesioner dan diambil persentasi tertinggi. Nilai kemungkinan terjadi risiko akan dianalisis mengunakan matriks analisis risiko dengan mengunakan metode JSA (Job Safety Analysis). Hasil analisis dengan 7 tahapan pekerjaan diperoleh Pekerjaan dengan kategori level risiko medium ada 4 yaitu pada Pekerjaan Angkur Baja M16 & Baut Baja, Pekerjaan Pelat Baja Tebal 10 mm & 6 mm, Pekerjaan Baut Baja M12 (Antara CNF dan Kuda-kuda Baja WF 350.175.7.11 mm), Pekerjaan Trekstang Ø12, Pengikat Angin Ø12 & Turnbuckle Ø12. Pekerjaan dengan kategori level risiko Medium dan high ada 1 yaitu Kuda Pekerjaan Baja WF.350.175.7.11 mm). pengendalian penggunaan perancah yang memenuhi standar, pemasangan pagar pengaman, dan pengamanan alat kerja. penyusunan prosedur kerja aman, pemasangan rambu keselamatan, serta pelaksanaan briefing keselamatan atau toolbox meeting sebelum pekerjaan dimulai dan Pengunaan APD. Pihak kontraktor dan manajemen proyek disarankan untuk memberikan prioritas pengendalian pada pekerjaan yang termasuk dalam kategori risiko tinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak lingkungan dan dampak ekonomi masyarakat terhadap penambangan batu gunung. Pengambilan data dilakukan di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Data yang diperoleh akan digunakan sebagai data acuan untuk mengetahui Dampak Lingkungan dan Dampak Ekonomi Masyarakat terhadap Penambangan Batu Gunung. Pengolahan data dilakukan di laboratorium Pedologi Pengindraan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis (PPJSIG) Fakultas Pertanian Universitas Kaltara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi progrram BLT Dana Desa kepada masyarakat terdampak Covid – 19 dan untuk mengetahui faktor – faktor yang memengaruhi Keberhasilan implementasi program BLT Dana Desa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode Penelitian adalah Kualitatif - Deskriptif. Pengumpulan data penelitian berdasarkan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, diketahui implementasi program BLT Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak Covid – 19 di Desa Sajau telah sesuai dilaksanakan oleh pemerintah desa sajau dengan mengeluarkan peraturan Kepala Desa untuk menetapkan 162 KK menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terpilih sesuai dengan kriteria, melakukan kegiatan penyaluran BLT Dana Desa dan pelaporan realisasi penyaluran BLT Dana Desa. hasil penelitian lainnya khusus di Desa Sajau, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara merata hampir keseluruh masyarakat didesa Sajau. Pemerintah desa melakukan pemerataan penyerahan uang BLT Dana Desa. Hal ini dilakukan oleh pemerintah desa Sajau atas dasar musyawarah desa yang dilakukan BPD Desa Sajau dan Pemerintah Desa Sajau bersama dengan Keluarga Penerima Manfaat yang bersepakat bersama untuk melakukan pemerataan uang BLT Dana Desa. Faktor – faktor yang memengaruhi keberhasilan dari implementasi program BLT Dana Desa Sajau dipengaruhi oleh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Normalisasi Sungai Selor Pada Lingkungan Sosial Masyarakat di Kelurahan Tanjung Selor Hulu. Pencemaran Sungai Selor menjadi permasalahan bagi masyarakat yang ada disekitaran Sungai Selor. Degradasi terjadi sejak tahun 2016 dan kini air sungai tidak dapat lagi digunakan oleh masyarakat setempat karena telah mengalami kerusakan kualitas air. Sungai tersebut juga kini dipenuhi oleh tanaman liar yaitu Eceng Gondok. Selain itu juga kini perairan Sungai Selor tidak lagi dapat diakses sebagaimana mestinya masyarakat yang dahulu menjadikan Sungai Selor sebagai akses lalu lintas transportas air. Abrasi dan pendangakalan aliran sungai kini menjadi permasalahan bersama bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara key informan yang terdiri dari Instansi Pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan dan informan terdiri dari Tokoh masyarakat yang berada di sekitaran Sungai Selor. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Model Interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan yaitu tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap display data (penyajian data), dan tahap verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa Dampak Normalisasi Sungai Selor Pada Lingkungan Sosial Masyarakat di Kelurahan Tanjung Selor Hulu telah Menurunnya keragaman hayati dan perubahan ekosistem, terjadinya bencana erosi dasar sungai dan pendangkalan sungai di lingkungan sosial masyarakat. Sehingga dibutuhkan kerjasama dari pihak Pemerintah dan Masyarakat untuk dapat mengelolah DAS Sungai Selor kembali.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk Dampak Modernisasi Terhadap Budaya Gotong Royong Masyarakat Di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Ketua Adat Desa Jelarai Selor, Kepala Desa Jelarai Selor, Sekdes Desa Jelarai Selor, Tokoh agama Desa, Tokoh Masyarakat, Ketua dan anggota Karang Taruna, Ketua Rt. dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil yaitu dampak modernisasi terhadap budaya gotong royong masyarakat di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (1) Dampak Positif : (a) Perubahan tata nilai dan sikap, masyarakat mengalami perubahan tata nilai dan tata sikap karena didukung dengan informasi yang begitu cepat sehingga masyarakat pun bergerak cepat dalam kegiatan gotong royong dengan menggunakan peralatan mesin, (b) Modernisasi membawa perubahan baik dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak positif dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong di desa Jelarai Selor. Dimana kegiatan gotong royong yang dilakukan lebih menggunakan peralatan teknologi, atau mesin pada saat gotong royong, (c) Tingkat kehidupan yang lebih baik turut dirasakan karena adanya pola pikir yang berbeda terutama dalam pemanfaatan peralatan berupa mesin dalam kegiatan gotong royong. (2) Dampak Negatif yaitu (a) Sikap Individualistik, modernisasi menawarkan berbagai macam kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat merasa dimanjakan dengan peralatan tersebut sehingga memiliki sifat individual. (b) Gaya hidup kebarat-baratan, modernisasi memberikan dampak kepada generasi mudah yang lebih gaya kebarat-baratan baik dari segi penampilan dan perkataan. Gaya tersebut mempengaruhi mereka untuk terlibat dalam kegiatan gotong royong karena mereka tidak mau terlihat seperti orang susa dan lebih mementingkan diri sendiri yang dengan gaya yang modis, (3) Dampak modernisasi dari kesenjangan sosial dapat mempengaruhi tingkat kehadiran masyarakat dalam kegiatan gotong royong. Rata-rata masyarakat yang memiliki penghasilan besar kurang terlibat dalam kegiatan gotong royong ..
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Qoir Ismawati, Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Usaha Mikro dan Penerapan Strategi Bertahan (Studi Kasus Kafe di Tanjung Selor) dibawah bimbingan Ibu Rina Sri Wahyuni, S.E.,M.Acc. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dampak Pandemi Covid-19 terhadap usaha mikro dan penerapan strategi bertahan pada kafe yang ada di Tanjung Selor. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi salam penelitian ini adalah pemilik kafe di Tanjung Selor dengan 5 sampel pemilik kafe sebagai narasumber. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) melakukan penjualan melalui e-commerce karena masyarakat sekarang banyak beralih ke belanja online. (2) Melakukan pemasaran produk dengan memanfaatkan teknologi digital (digital marketing) untuk dapat menjangkau lebih banyak konsumen. (3) melakukan perbaikan kualitas produk dan kualitas serta jenis layanan. (4) Melakukan pemasaran hubungan pelanggan (customer relationship marketing) untuk menciptakan kepercayaan konsumen dan menumbuhkan loyalitas pelanggan. (5) Mengurangi jumlah meja dan kursi serta memberi jarak (6) Menerapkan Pemotongan gaji dan pengurangan karyawan untuk menekan pengeluaran, (7) Tutup sementara (Break) mengikuti kebijakan dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Kata Kunci : Pandemi Covid-19, Dampak Pandemi Covid-19, Strategi Bertahan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DAMPAK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP MASYARAKAT PADA DESA GUNUNG SARI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat dari aspek kehidupan sosial ekonomi, kehidupan sosial budaya dan lingkungan alam pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian kepala desa Desa Gunung Sari, Perangkat desa, tokoh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bulungan, Dinas Pertanian Kab. Bulungan.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu dampak dari aspek kehidupan sosial ekonomi dinilai baik karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari aspek kehidupan sosial budaya, masyarakat Desa Gunung Sari bahwa sosial budaya masyarakat mengalami perubahan, dimana budaya dalam bidang pertanian berubah dan gotong-royong berkurang. Dari aspek lingkungan alam, masyarakat Desa Gunung Sari mempersepsikan kurang baik karena menimbulkan pencemaran air bersih dan mudah banjir, hilangnya satwa, dan berkurangnya lahan untuk pertanian. Kata Kunci: Dampak perkebunan kelapa sawit, masyarakat Desa Gunung Sari
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dampak pertambangan batu bara bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian meliputi Kepala Desa, Sekertaris Desa Kelubir, Tokoh masyarakat, Masyarakat Desa Kelubir, dan karyawan perusahaan pertambangan batubara.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Pertambangan batu bara telah memberikan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat desa Kelubir. Dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat yaitu, terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa, yang berdampak pada meningkatnya perekonimian masyarakat, adanya jaminan kesehatan masyarakat desa Kelubir dengan bantuan dan program kesehatan yang telah diberikan dapat meringankan masyarakat saat berobat. Dampak positif lainnya yaitu usaha masyarakat desa Kelubir meningkat karena bekerja sama dengan pihak perusahaan, terbangunnya infrastruktur yang dapat digunakan masyarakat dalam meningkat perekonomian masyarakat. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan dengan adanya perusahaan pertambangan yaitu, penebangan hutan untuk kegiatan pertambangan sehingga berdampak pada luasnya lahan atau hutan untuk kegiatan pertanian masyarakat, limbah kegiatan pertambangan yang mencemari lingkungan berupa air bersih dan debu polusi udara, dan dampak negative selanjutnya yaitu terjadinya sengketa lahan pertambangan dengan masyarakat sekitar ataupun antara masyarakat desa Kelubir sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah bentuk perhatian pemerintah terhadap perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bertujuan untuk melindungi tenaga kerja yang pada ummnya, di samping itu untuk melindungi perusahaan agar tetap berdiri dan berkembang. Karena tenaga kerja merupakan faktor yang sangat penting bagi prusahaan, bila terjamin kesehatan dan keselamatanya maka dapat meningkat produktivitas kerja bagi perusahaan yang bersangkutan. Bentuk perhatian pemerintah tersebut tercantum Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 Tentang keselamatan kerja. Selain pemerintah, Konstitusi Indonesia juga memberikan perlindungan bagi rakyat indonesia yang tercantum dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan “ Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan ’’ jadi, keselamatan dan kesehatan kerja bukan tanggung jawab pemerintah saja tetapi tanggung jawab kita semua karena keselamatan dan kesehatan kerja berdampak terhadap produktivitas para pekerja bagi perusahaan tertentu, khususnya dalam kehidupan kita sehari-hari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemekaran Provinsi Kalimantan Utara pada tanggal 25 Oktober 2012 memiliki Dampak Negatife dan Positif dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Utara. Penelitian dengan judul “Studi tentang Dampak Pasca Terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara (Studi tentang Tingkat Kesejahteraan Masyarakat)" memiliki rumusan masalah untuk mengetahui apa Dampak yang dirasakan pasca terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara terkhususnya bidang Kesejahteraan Sosial serta Faktor apa saja yang menjadi penghambat dari usaha peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Kualitatif. Adapun data yang diambil berasal dari Penelitian Kepustakaan dan Penelitian Lapangan melalui Observasi dan Wawancara. analisis data yang digunakan adalah Analisis Data Interaktif. Berdasarkan Penelitian yang telah dilakukan didapatkan Fakta setelah terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara, Program Pemerintah semakin banyak dalam hal Kesejehteraan Sosial dan memang terlihat bahwa jumlah Penduduk Miskin menurun setiap tahunnya dilihat dari persentase yang berarti bahwa Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Meningkat sejak dibentuknya Provinsi Kalimantan. Faktor yang menghambatnya sendiri adalah Kurangnya Media Informasi dan Partisipasi Masyarakat untuk ikut berkerjasama dengan Pemerintah dalam hal Kesejehteraan Sosial.