ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gender dalam pembagian tugas keluarga di masyarakat Desa Sebidai. Peran gender seringkali mempengaruhi bagaimana tugas dan tanggung jawab dalam rumah tangga dibagi antara anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian tugas keluarga di Desa Sebidai masih dipengaruhi oleh norma-norma tradisional yang cenderung membedakan peran berdasarkan gender. Laki-laki umumnya bertanggung jawab atas tugas-tugas di luar rumah, seperti mencari nafkah dan kegiatan komunitas, sementara perempuan lebih banyak mengurus pekerjaan domestik seperti memasak, membersihkan rumah, dan merawat anak. Namun, terdapat indikasi perubahan di beberapa keluarga muda yang mulai membagi tugas lebih setara, dipengaruhi oleh pendidikan dan kesadaran gender. Penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika peran gender dalam rumah tangga di desa tersebut dan menawarkan rekomendasi untuk mendorong kesetaraan gender dalam pembagian tugas keluarga, yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menciptakan lingkungan yang sehat, mandiri, haruslah didukung dengan keberadaan program atau kebijakan dalam suatu daerah. Desa Bone-Bone memiliki tujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dengan menerapkan program Kawasan Bebas Asap Rokok. Maka pemerintah membuat aturan larangan merokok yaitu Peraturan Desa Kaswasan Bebas Asap Rokok di Desa Bone-Bone untuk membangun desa dan membuat lingkungan yang sehat. Mengacu pada perumusan masalah diatas, maka dari itu, perlu untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana implementasi kebijakan Peraturan Desa No.1 Tahun 2009 di Desa Bone-Bone dalam penerapan program tersebut, serta faktor yang mempengaruhi dalam implementasi kebijakan peraturan desa tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara observasi dan studi dokumentasi. Tahap dalam teknik analisis data yang digunakan yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Peraturan Desa No.1 Tentang Kawasan Bebas Asap Rokok Terhadap Masyarakat Di Desa Bone-Bone terlaksana dengan baik. Hal ini dikarenakan adanya kerja sama dari aparat desa yang baik. Sosialisasi telah dilaukan sejak diberlakukannya kebijakan kawasan bebas asap rokok. Telah dipasang tanda larangan merokok dan sudah membuat tempat khusu merokok di perbatasan desa Bone-Bone.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk Dampak Modernisasi Terhadap Budaya Gotong Royong Masyarakat Di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Ketua Adat Desa Jelarai Selor, Kepala Desa Jelarai Selor, Sekdes Desa Jelarai Selor, Tokoh agama Desa, Tokoh Masyarakat, Ketua dan anggota Karang Taruna, Ketua Rt. dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil yaitu dampak modernisasi terhadap budaya gotong royong masyarakat di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (1) Dampak Positif : (a) Perubahan tata nilai dan sikap, masyarakat mengalami perubahan tata nilai dan tata sikap karena didukung dengan informasi yang begitu cepat sehingga masyarakat pun bergerak cepat dalam kegiatan gotong royong dengan menggunakan peralatan mesin, (b) Modernisasi membawa perubahan baik dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak positif dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong di desa Jelarai Selor. Dimana kegiatan gotong royong yang dilakukan lebih menggunakan peralatan teknologi, atau mesin pada saat gotong royong, (c) Tingkat kehidupan yang lebih baik turut dirasakan karena adanya pola pikir yang berbeda terutama dalam pemanfaatan peralatan berupa mesin dalam kegiatan gotong royong. (2) Dampak Negatif yaitu (a) Sikap Individualistik, modernisasi menawarkan berbagai macam kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat merasa dimanjakan dengan peralatan tersebut sehingga memiliki sifat individual. (b) Gaya hidup kebarat-baratan, modernisasi memberikan dampak kepada generasi mudah yang lebih gaya kebarat-baratan baik dari segi penampilan dan perkataan. Gaya tersebut mempengaruhi mereka untuk terlibat dalam kegiatan gotong royong karena mereka tidak mau terlihat seperti orang susa dan lebih mementingkan diri sendiri yang dengan gaya yang modis, (3) Dampak modernisasi dari kesenjangan sosial dapat mempengaruhi tingkat kehadiran masyarakat dalam kegiatan gotong royong. Rata-rata masyarakat yang memiliki penghasilan besar kurang terlibat dalam kegiatan gotong royong ..
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT DESA GUNUNG SARI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran karang taruna dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di Desa Gunung Sari.dan faktor –faktor pengahambat karang taruna dalam meningkatkan kesejahteran sosial masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Lokasi penelitian yaitu Desa Gunung Sari kecamatan Tanjung Selor kabupaten Bulungan pada organisasin karang taruna makarti. Adapun informan yaitu terdiri dari anggota karang taruna, skeretaris desa, pemerintah desa, tokoh masyarakat,masyarakat.Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi,wawancara, dan dokumentas.Teknik analisis data yaitu pengumpulan data ,reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan /verikasi hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa peran dari karang taruna Desa Gunung Sari dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan faktor –faktor pengahambat karang taruna dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyrakat. Dalam penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa karang taruna desa gunung sari tidak berjalan dengan baik dan tidak memiliki program kegiatan dan tidak memiliki visi-misi yang tidak berjalan dengan baik, kurangnya perhatian dari aparatur desa bagaimana apartur desa gunung sari dapat mengaktifkan kembali karang taruna di desa gunung sari agar dapat mengembangkan sumber daya manusia yang akan berdampak memperbaiki perekonomian masyarakat desa gunung sari itu sendiri dan bisa mengembangkan induvidu masyarakat dan menyalurkannya agar dapat merubah perekonomian dan bisa mengembangkan desa gunung sari agar dapat mengenalkan potensi di desa gunung sari di luar desa gunung sari dan bisa menimbulkan lapangan kerja bagi pemuda pemudi di gunung sari tersebut. Kata Kunci : Peran, kesejahteraan sosial masyarakat Desa Gunung Sari
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DAMPAK PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP MASYARAKAT PADA DESA GUNUNG SARI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat dari aspek kehidupan sosial ekonomi, kehidupan sosial budaya dan lingkungan alam pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian kepala desa Desa Gunung Sari, Perangkat desa, tokoh masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bulungan, Dinas Pertanian Kab. Bulungan.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu dampak perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat pada Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu dampak dari aspek kehidupan sosial ekonomi dinilai baik karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari aspek kehidupan sosial budaya, masyarakat Desa Gunung Sari bahwa sosial budaya masyarakat mengalami perubahan, dimana budaya dalam bidang pertanian berubah dan gotong-royong berkurang. Dari aspek lingkungan alam, masyarakat Desa Gunung Sari mempersepsikan kurang baik karena menimbulkan pencemaran air bersih dan mudah banjir, hilangnya satwa, dan berkurangnya lahan untuk pertanian. Kata Kunci: Dampak perkebunan kelapa sawit, masyarakat Desa Gunung Sari
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA (Studi Pada Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran Pemerintahan Desa Pejalin Kabupaten Bulungan dalam Pembangunan Masyarakat Desa yang ada di Desa Pejalin serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Pemerintah Desa dalam Pembangunan Masyarakat Desa di Desa Pejalin Kabupaten Bulungan. Data-data digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari teknik wawancara,dokumentasi, dan observasi. Informan yang dijadikan informan penting dalam penelitian ini sebanyak 10 (sepuluh) orang. Penelitian ini digolongkan sebagai Penelitian Kualitatif. Dari hasil penelitian menujukkan bahwa Pemerintah Desa Pejalin bisa dikatakan cukup baik atas program-program dalam Pembangunan Masyarakat Desa Pejalin. Dalam Penyelenggarakan Pemerintah yaitu memberikan pelayanan yang baik dan setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan di Desa Pejalin dilaksanakan melalui musyawarah. Pelaksanaan Pembangunan meliputi pembangunan fisik seperti Pembangunan Drainase, Pembangunan Dermaga dan Pembangunan Jalan dan Pembangunan non fisik seperti meningkatan Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Ekonomi. Pembinaan masyarakat desa meliputi membina kehidupan masyarakat dengan bergotong royong dan membuka ruang diskusi untuk pemuda-pemuda desa. Serta dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa meliputi Industri Rumah Tangga, Meningkatkan Produk Hasil Nelayan, dan Pembangunan Pertanian. Kata Kunci : Peran, Pemerintah Desa, Pembangunan Masyarakat Desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
UPAYA PEMERINTAH DESA GUNUNG SERIANG DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS HIDUP MASYARAKAT NELAYAN (STUDI TERHADAP MASYARAKAT DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui bagaimana Respon Masyarakat Terhadap Hasil-Hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini di laksanakan di Desa Tanjung Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Data-data yang diambil meliputi data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa dokumen-dokumen dan data primer berupa wawancara secara langsung terhadap pihak yang terkait dan membagikan kuisioner kepada masyarakat untuk mengetahui Respon Masyarakat Desa Terhadap hasil-hasil Pembangunan di Desa Tanjung Agung. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, membagikan kuisioner dan wawancara kemudian dilakukan dengan analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian ini ditemukan hasil Respon Masyarakat Desa Terhadap Hasil-hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung SP IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalanan sebesar 40%, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana pendidikan sebesar 50%, respon masyarakat dalam bentuk pembangunan sarana kesehatan sebesar 50%, respon masyarakat pembangunan gedung balai pertemuan desa sebesar 40%, respon masyarakat pembangunan dalam bentuk fasilitas desa lainnya sebesar 35%, dan respon masyarakat dalam bentuk hasil pembangunan infrastruktur sesuai harapan masyarakat sebesar 42%. Secara umum Respon Masyarakat Desa Terhadap Hasil-Hasil Pembangunan Di Desa Tanjung Agung Sp IV Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan, bahwa masyarakat belum merasa puas dengan hasil pembangunan yang ada di Desa Tanjung Agung. Sehingga lebih dominanya responden masih bersifat negatif.