Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

111 hasil
Subjek: Peran
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPEMIMPINAN KETUA ADAT DALAM MENJAGA DAN MELESTARIKAN HUTAN ADAT DI DESA LONG PESO KECAMATAN PESO KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui peran kepemimpinan ketua adat dalam menjaga dan melestarikan hutan adat di desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Tujuan akhir dari hutan pengelola adalah kesejahteraan warga dan hutan pelaku, serta hutan lingkungan itu sendiri apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungan dengan alam maka perubahan ini akan mengancam kelestarian hutan apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungannya apabila tidak berjalan dengan baik melalui faktor kehutanan. Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah metode kualitatif. Data primer, dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari pengamatan (observasi) langsung di lapangan dan atau wawancara dengan informan yang dipilih, Dengan demikian data primer sebagai data yang tidak menggunakan perantara orang lain. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan obyek penelitian dengan mengintepretasikan berdasarkan kerangka teori yang ada untuk memperoleh suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian peran ketua adat sangat penting dalam hal pengelolaan hutan adat sesuai dengan fungsi masing-masing hutan yaitu menjaga hutan, mempertahankan hak ulayat dan memberi izin membuka lahan baru, ketua adat dalam merencanakan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat membuat kesepakatan bersama Lembaga adat secara musyawarah untuk merencanakan hal yang perlu dilakukan agar masyarakat adatnya sadar tentang kelestarian hutan dan ketua adat dalam membuat pesan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat ketua adat bisa berperan sebagai penasehat masyarakat adat dalam pidatonya beliau menyelipkan pesan agar masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan yang ada di Desa Long Peso.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATAN ARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DAN TEMPAT WISATA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATAN ARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DAN TEMPAT WISATA Abstrak Kalimantan Utara merupakan salah satu Provinsi baru yang ditetapkan pada tahun 2012 melalui UU No. 20 tahun 2012. Seiring dengan itu, kota Tanjung Selor menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Utara yang rencananya akan menjadi kota baru mandiri. Banyak terdapatnya suku besar yaitu suku Bulungan,suku Tidung dan suku Dayak. Metode penulisan yang dipilih mengunakan tiga sepel yaitu penelitian deskriptif memusatkan perhatian permasalahan sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya , Metode pengumpulan data pengumpulan data berdasarkan dengan sumbernya primer dan sekunder dan metode perencanaan merupakan suatu kegiatan yang menghubungkan antara pengetahuan dan tindakan yang distrukturkan dengan baik. Dari isu dan permasalahan diatas makan dapat disimpulkan bahwa kalimantan utara adalah suatu provinsi yang memiiki kebudayaan yang banyak tetapi belum adanya suatu tempat yang dapat mewadahi kekayaan kebudayaan . Tidak adanya edukasi tentang kebudayaan kalimantan utara yang dimana akan mengakibatkan hilangnya jejak sejarah dan cerita yang ada dikalimantan utara. Oleh karena itu ,museum dengan tema Arsitektur Googie ini penting untuk dibangun,karena dari segi fungsi dan manfaatnya sangatlah besar dimana dapat menambah pendapatan daerah di segi pariwisata serta sebagai edukasi agar tidak melupakan sejarah terbentuk nya suatu Provinsi Kalimantan Utara ini serta mengetahui macam-macam suku beserta historynya. Dengan harapan dapat menjadi icon pariwisata dalam memperkenalkan budaya adat di Kalimantan Utara. Kata kunci : perancangan ,arsitektur,museum,arsitektur googie

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Kepala Desa Dalam peningkatan kinerja perangkat desa ( Studi pada kantor desa marah Hilir kecamatan tanjung palas barat kabupaten bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan untuk mengtahui peran Kepala Desa Dalam Peningkatan Kinerja Perangkat Desa Mara Hilir Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran Kepala Desa Dalam Peningkatan Kinerja Perangkat Desa Mara Hilir Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan.. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu a. Kepala Desa Mara Hilir, Sekertaris Desa Mara Hilir, Staf Desa Mara Hilir Ketua RT Desa Mara Hilir.Masyarakat Desa, dan anggota BPD. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu 1. Peran kepala desa Mara Hilir dalam meningkatkan kinerja perangkat desa Mara Hilir yaitu (1) Sebagai Motivator memberikan motivasi kepada staf desa, menjalin komunikasi, melakukan sosialisasi, rapat, pembinaan, pengawasan, dorongan serta motivasi kepada perangkat Desa. (2) Sebagai fasilitator yaitu menyediakan fasilitas kantor untuk menunjang kinerja dan memfasilitasi perangkat desa mengikuti kegiatan pelatihan. (3) Sebagai Mobilisator yaitu memberikan contoh teladan, mengajak mereka untuk lebih produktif, disiplin, mengarakah dan menggerakan aparat desa mengikuti pelatihan. 2.Faktor pendukung dan penghambat peran kepala desa dalam peningkatan kinerja perangkat desa Mara Hilir yaitu (1) faktor pendukung: (a) Adanya motivasi dari kepala desa untuk meningkatkan kompetensi, (b) Adanya kemampuan dasr yang dimiliki aparat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi, (c) Adanya motivasi aparat desa Mara Hilir dalam penigkatan kinerja. (2) faktor penghambat yaitu : (a) Keterbatasan dan desa, (b) Keterbatasan sarana dan prasarana desa yang dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kinerja aparat desa, (c) Kegiatan pelatihan yang dirasakan masih kurang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota pkk di desa punan dulau sekatak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal. Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7 orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif, percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG DISIPLIN KERJA PERANGKAT DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disiplin kerja dan faktor pendukung serta faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari kepala desa, perangat desa, dan masyarakat desa sesuai dengan fokus penelitian. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dapat dilihat dari tanggung jawab perangkat desa seperti tanggung jawab pelayanan, tanggung jawab administrasi, dan tanggung jawab moral. Penggunaan waktu secara efektif, misalnya tepat waktu melayani masyarakat dan tepat waktu mengerjakan administrasi dengan baik. Selain itu, Ketaatan terhadap peraturan-peraturan di antaranya: 1) Peraturan Perundang-undangan; 2) UU No. 6 Tahun 2014 mengenai tata kelola desa; 3) Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, Peraturan Desa (Perdes) & Peraturan Kepala Desa (Perkades), serta aturan internal yang disepakati di tingkat desa mengenai tata tertib kantor, dan pembagian piket. Faktor pendukung disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, yaitu kepemimpinan yang tegas dan teladan, kesejahteraan yang layak, kepastian penghasilan tetap, sanksi dan penghargaan yang jelas, fasilitas kantor yang memadai, dan pelatihan dan pembinaan berkala. Sedangkan faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin, yaitu budaya kekeluargaan, lemahnya pengawasan: sering kali kepala desa atau sekretaris desa, dan tidak adanya sanksi efek jera.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN ADMINISTRI SEKOLAH DASAR AL-ANSHAR TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al – Anshar Tanjung Selor serta untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al – Anshar Tanjung Selor. Jenis penelitian dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, adapun pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dekriptif. Dalam pengumpulan sumber data, peneliti melakukan pengumpulan sumber data dalam wujud data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Adapun hasil penelitian ini, tentang peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada SD Al-Anshar Tanjung Selor. Berdasarkan peran kepala sekolah sebagai edukator, sebagai manajer, sebagai administrator, sebagai supervisor, sebagai leader, sebagai inovator dan sebagai motivator memiliki kelebihan dan kekurangan pada masing-masing peran, namun tetap berupaya meningkatkan peran tersebut pada kondisi yang kurang. Sedangkan faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen administrasi pada Sekolah Dasar Al – Anshar Tanjung Selor, berdasarkan faktor eksternal dan Faktor Internal.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

peran kepala dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai aparatur sipil negara pada dinas kepemudaan olahraga dan pariwisata kabupaten bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Dinas dalam meningkatkan kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah menganalisis Peran Kepala Dinas dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kepemudaan,Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Penelitian ini difokuskan pada peran Kepala Dinas dalam mengelola pegawai, memberikan motivasi kerja, mendukung pengembangan kompetensi ASN, mendayagunakan sumber daya yang tersedia, serta mengambil keputusan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi peran Kepala Dinas dalam meningkatkan kinerja ASN, baik yang berasal dari faktor internal organisasi maupun faktor eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Dinas telah menjalankan perannya dengan cukup baik melalui pengelolaan pegawai, pemberian motivasi, dukungan terhadap pengembangan ASN, pendayagunaan sumber daya, dan pengambilan keputusan yang melibatkan pegawai terkait. Peran tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Adapun faktor yang memengaruhi peran Kepala Dinas terdiri dari faktor internal, yaitu kualitas sumber daya manusia, disiplin kerja, motivasi, komunikasi, dan sarana prasarana, serta faktor eksternal berupa kebijakan pemerintah, tuntutan masyarakat, kerja sama dengan instansi lain, perkembangan teknologi, dan keterbatasan anggaran.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Guru Di Sekolah Dasar Negeri 017 Tanjung Palas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Sumber data utama melibatkan kepala sekolah dan guru-guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran kepala sekolah sebagai supervisor dilakukan melalui pengawasan langsung (school walkaround) dan pemeriksaan RPP di awal semester, namun masih memiliki kelemahan yuridis karena belum tersedianya tata tertib tertulis. Sebagai inovator, kepala sekolah menerapkan terobosan berupa apresiasi verbal non-material di forum rapat untuk menyiasati keterbatasan anggaran. Sebagai pemimpin, kepala sekolah menerapkan strategi keteladanan nyata (lead by example) dengan konsisten hadir pukul 06.50 WITA, memimpin apel, dan membunyikan bel masuk yang terbukti memberikan implikasi psikologis berupa rasa “malu” dan “sungkan” pada guru jika terlambat. Sebagai motivator, pembinaan dilakukan melalui pengarahan kolektif dan konseling personal secara tertutup di ruang kerja. (2) Faktor penghambat utama bersifat internal, yaitu lemahnya kesadaran diri dan manajemen waktu guru, yang dibuktikan secara empiris di mana guru yang berdomisili dekat justru mencatatkan frekuensi keterlambatan sangat tinggi. Faktor eksternal seperti kondisi geografis dan beban ganda (double burden) guru perempuan bertindak sebagai kendala situasional. Sebaliknya, faktor pendukung utama digerakkan oleh konsistensi keteladanan fisik kepala sekolah, pengawasan melekat yang humanis, serta pemberian apresiasi verbal yang menyentuh aspek afektif guru.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD)PASAR INDUK TANJUNG SELOR DALAM PENGELOLAAN PASAR SUBUH DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran UPTD Pasar dalam Pengelolaan Pasar pada Pasar Induk Tanjung Selor, yang berdasarkan 7 indikator tugas pokok UPTD Pasar dalam Peraturan Bupati Bulungan No. 4 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Unit pelaksana Teknis Daerah Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bulungan, Serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan kepustakaan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan metode, dengan analisis di awali tahap Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian UPTD Pasar telah menjalankan peran secara teknis operasional pada seluruh lingkup aspek tugas pokok yang tertuang dalam Peraturan Bupati Bulungan No. 4 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, yang mana masih terdapat pelanggaran-pelanggaran operasional yang ditemukan. Serta masalah penaataan yang tak kunjung tuntas pada cakupan pasar induk secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Peran UPTD Pasar sangat dipengaruhi pada partisipasi aktif seluruh stakeholder terkait, bukan hanya kapasitas internal UPTD Pasar. Disarankan adanya penguatan pendekatan partisipatif, peningkatan ketegasan penertiban, serta penetapan lokasi permanen yang sesuai karakteristik pedagang yang telah terbangun sebelumnya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERANCANGAN STRUKTUR BETON BERTULANG BANGUNAN RUMAH SUSUN DI LAHAN BASAH (Studi Kasus Lahan Kota Baru Mandiri - KBM Provinsi Kalimantan Utara)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perancangan struktur beton bertulang pada bangunan rumah susun di lahan basah kawasan Kota Baru Mandiri, Provinsi Kalimantan Utara, dilakukan untuk menghasilkan sistem struktur yang aman, stabil, dan sesuai dengan kondisi geoteknik setempat. Lahan basah umumnya memiliki daya dukung tanah yang rendah serta berpotensi mengalami penurunan dan deformasi, sehingga diperlukan perencanaan struktur yang tepat dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang struktur atas dan struktur bawah bangunan rumah susun dengan mempertimbangkan karakteristik tanah lunak serta beban-beban yang bekerja pada struktur.Perancangan struktur atas dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 versi 25 untuk memodelkan pembebanan dan respons struktur secara akurat. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa kolom utama dengan identitas K1 direncanakan memiliki dimensi 60 cm × 60 cm. Balok struktur direncanakan dengan dimensi B1 sebesar 35 cm × 60 cm, B2 sebesar 25 cm × 40 cm, dan B3 sebesar 12 cm × 25 cm. Pelat lantai direncanakan memiliki ketebalan 12 cm dengan mutu beton struktur atas sebesar 33 MPa.Struktur bawah bangunan terdiri dari pilecap dan tiang pancang. Pilecap direncanakan berukuran 260 cm × 200 cm × 60 cm, sedangkan tiang pancang direncanakan dengan kedalaman 30 meter untuk menjamin kestabilan bangunan terhadap kondisi tanah lunak. Seluruh perencanaan struktur mengacu pada Standar Nasional Indonesia, yaitu SNI 2847-2019, SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, SNI 1729-2020, dan SNI 2052-2017. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan bangunan rumah susun pada lahan basah dengan tingkat keamanan dan keandalan struktur yang memadai.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Perpustakaan Sekolah dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Selor.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Selor. Penelitian ini berfokus pada penyediaan pelayanan, penyediaan koleksi, serta penyediaan sarana dan prasarana perpustakaan dalam mendukung kegiatan literasi siswa di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari kepala sekolah, pengelola perpustakaan, guru, dan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjung Selor yang dipilih berdasarkan keterkaitannya dengan fokus penelitian. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan, serta penelusuran data pendukung. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa telah berjalan melalui penyediaan layanan dasar seperti layanan peminjaman buku, layanan baca di tempat, serta dukungan terhadap program literasi sekolah. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena pelayanan masih didominasi oleh kebutuhan akademik dan bersifat instruksional, serta belum disertai layanan bimbingan pemustaka dan rekomendasi bacaan secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pelayanan dan strategi perpustakaan agar mampu menumbuhkan minat baca dan kebiasaan membaca mandiri siswa secara berkelanjutan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PERAN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA USAHA DENGAN INTERVENING KOMPETENSI SDM (STUDI KASUS USAHA MIKRO DI TIDENG PALE DAN TIDENG PALE TIMUR)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Kinerja Usaha Dengan Intervening Kompetensi SDM (Studi Kasus Pelaku Usaha Mikro Di Tideng Pale Dan Tideng Pale Timur). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha dengan intervening Kompetensi SDM pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 264 pelaku usaha mikro dan sampel yang digunakan berjumlah 160 pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Pengumpulan data berupa kuesioner, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS dan SEM AMOS. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Peran Pemerintah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja Usaha. (2) Peran Pemerintah berpengaruh positif signifikan terhadap Kompetensi SDM. (3) Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Usaha. (4) Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha melalui Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PERANGKAT DESA DI DESA LONG BANG HULU KECAMATAN PESO HILIR KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya pemerintah desa di Long Bang Hulu dalam meningkatkan disiplin kerja perangkat desa, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Urgensi dari penelitian ini adalah agar pemerintah desa dan pihak terkait dapat memahami langkahlangkah efektif yang telah diupayakan, serta menemukan solusi atas kendala yang menghambat peningkatan disiplin kerja perangkat desa demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan keberlangsungan pembangunan desa yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis secara interaktif menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, dengan teori disiplin kerja dan peran pemerintah desa sebagai dasar analisis. Kerangka konseptual juga mengacu pada teori-teori tentang disiplin kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta strategi manajemen sumber daya manusia di tingkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah desa dalam meningkatkan disiplin kerja telah berjalan cukup baik melalui pemberian arahan, motivasi, dan budaya kerja sama. Namun, terdapat kendala seperti minimnya sistem sanksi dan penghargaan yang tegas, serta kurangnya komunikasi dan pengawasan dari kepala desa. Diskusi menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan disiplin sangat bergantung pada pembangunan budaya tanggung jawab pribadi dan penguatan pengawasan formal maupun informal. Secara umum, hasil ini mengindikasikan perlunya langkah-langkah strategis yang berkelanjutan untuk mencapai disiplin kerja perangkat desa yang optimal demi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah desa dalam melestarikan budaya pesta panen di desa long telenjau kecamatan peso hilir kabupaten bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menjadi perhatian sendiri bagi pemerintah desa bahwa upaya pelestarian dan kemajuan kebudayaan juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal atau kearifan lokal. Sehingga tujuan penelitian adalah bagaimana peran pemerintah desa dapat melestarikan budaya pesta panen didesa long telenjau kecamatan peso hilir kabupaten Bulungan serta seperti apa bentuk atau kegiatan yang dapat melestarikan budaya pesta panen agar tetap eksis dan berlangsung.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui pembangunan UMKM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pemerintah desa dalam memberdayakan ekonomi pedesaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam membantu pelaku UMKM untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Desa Tengkakap. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi perizinan usaha, serta membantu dalam pemasaran dan akses pendanaan. Namun, pelaksanaan peran tersebut masih belum optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja perangkat desa di desa long buang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Perangkat Desa Long Buang Kecamtan Long Peso Kabupaten Bulungan, YUDI OKTAVIANUS Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan disipilin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Perangkat Desa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung.Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 30 responden. Pengumpulan data berupa quisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23. Diketahui nilai signifikasi variabel Motivasi sebesar 0,413 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 0.832 yang dimana 0.832 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X1) Tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Diketahui nilai signifikasi variabel disiplin sebesar 0,009 yang artinya 0,009 0,05 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 2.797 yang dimana 2.797 > 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, yang bearti disiplin berpengaruh positif dan tsignifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Berdasarkan dari Hasil analisi spss juga dapat disimpulkan bahwa, variabel Motivasi, dan Disiplin pada variabel Kinerja sebesar 46,4%, sedangkan sisanya sebesar 53,6 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA LONG LEMBU KECAMATAN PESO HILIR KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulis memfokuskan penelitian ini pada peran pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Long Lembu Kecamatan Peso Hilir Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat peran pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Long Lembu Kecamatan Peso Hilir Kabupaten Bulungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Oleh karena itu, data yang dikumpulkan juga merupakan data kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian, bahwa peran pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Long Lembu Kecamatan Peso Hilir dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dilihat dari empat indikator hanya satu yang bisa terlaksana dengan baik, yaitu dari indikator stabilitator, menciptakan kestabilan di Desa Long Lembu Kecamatan Peso Hilir semua terkontrol aman. Dari tiga indikator lainya yaitu pelopor, modernisator dan inovator belum bisa terlaksana dengan optimal bisa dilihat dari pengakuan Kepala Desa sendiri yang kurang meguasai teknologi dan pemikiran-pemikiran atau ide-ide yang jarang diberikan Kepala Desa.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT MAHASISWA BERORGANISASI DI UNIVERSITAS KALTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran Badan Eksekutif Mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat mahasiswa berorganisasi di Universitas Kaltara serta untuk mengetahui faktor Penghambat dan faktor Pendukung apa saja yang mempengaruhi Peran BEM tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada Peran Badan Eksekutif Mahasiswa dalam megembangkan Minat dan Bakat mahasiswa Berorganisasi. Informan penelitian berjumlah 18 orang yang terdiri dari 8 orang mahasiswa yang berorganisasi dan 10 orang mahasiswa tidak berorganisasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Badan Eksekutif Mahasiswa secara umum adalah sebagai wadah aspirasi mahasiswa. Fasilitator, serta mengembangkan berbagai Program yang menarik guna menarik minat mahasiswa. Adapun faktor Penghambatnya adalah kurangnya mahasiswa dalam beroganisasi, Kurangnya dukungan dari pihak kampus serta kurangnya komunikasi antar Lembaga. Dan faktor Pendukungnya adalah Kemauan dari Pengurus BEM dan Fasilitas yang memadai.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail