ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan
Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu
upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal.
Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal
sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan
masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta
mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7
orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan
dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah
melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa
juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK
yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya
keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif,
percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat
kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya
pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif
yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah
menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis
potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan
melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan
yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang
menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pemerintah desa dalam memberdayakan ekonomi pedesaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam membantu pelaku UMKM untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Desa Tengkakap.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi perizinan usaha, serta membantu dalam pemasaran dan akses pendanaan. Namun, pelaksanaan peran tersebut masih belum optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini meneliti tentang Peran Pemerintah Desa Dalam Mengelola Objek Wisata Religi Makam Keramat Syekh Ahmad Al Maghribi Sebagai Ciri Khas Desa Salimbatu
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Santoso (2011:14) yaitu; Atraksi atau daya tarik, Transportasi, Akomodasi, Fasilitas Pelayanan atau Penyediaan fasilitas, dan Tersedianya Infrastruktur.Serta apa saja yang menjadi faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pengembangan desa wisata religi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada bagaimana peran pemerintah desa Salimbatu dalam pengembangan desa wisata religi pada desa Salimbatu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang terdiri dari Pemerintah desa, karang taruna, pemangku adat, BPD, juru kunci, dan masyarakat desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata religi di desa Salimbatu sudah cukup baik. Pemerintah desa sudah berupaya untuk membenahi pembangunan-pembangunan infastruktur, fasilitas-fasilitas guna meningkatkan kunjungan dan memberikan kenyamanan dan kesan yang positif bagi para pengunjung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kualitas Pelayanan Masyarakat Desa Mentun Sajau Km 57. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Pak Sekdes, Ketua RT, dan masyarakat. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan display data reduksi data, dan pengambilan kesimpulan.keabsahan data mengunakan tringulasi teknik/ observasi partisipatif, wawancara, Dokumentasi, dan Sumber Data. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran Pemerintah di Desa dalam meningkatkan manajemen Sumber daya Manusia terhadap kualitas pelayanan masyarakat Desa Mentun Sajau Km 57 Dengan meningkatkan manajemen SDM dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dengan melakukan pembangunan prasarana dan prasarana non fisik, dengan indicator peran pemerintah desa dalam meningkatkan manajemen sumber daya manusia di kantor desa mentun sajau dengan melakukan pembinaan staf desa dengan meningkatkan SDM pemerintah desa memfasilitasi pelatihan megadakan pelatihan, sehingga staf desa memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan pelayana kepada masyarakat. Dan pemerintah desa dalam koordinasi pembangunan secara partisipasif yang meliputi membangun jalan, kesehatan, air bersi,sekolah. Sasaran menyediakan pelayanan kepada masyarakat dengan peningkatan standar layanan, prinsip layanan, meningkatkan ketepatan waktu dalam melayani masyarakat, dan menikankan kualitas dan kuantitas dalam melayani masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan melalui 3 tahap yaitu perencanan, pemanfaatan dan pengendalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peran peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Dengan Informan Lembaga-lembaga desa metun sajau, serta masyarakat terkait. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam penyediaan air bersih melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau biasa disebut dengan (pamsimas) di Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan masih dalam tahap proses perwujudan dan peran pemerintah desa belum dilakukan sepenuhnya atau masih dalam tahap proses dan masih perlu peran lanjutan baik dari aparat desa nya, masyarakat yang terkait seperti tim kelompok air yang mengelola serta pemerintahan yang terkait.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di desa melalui 3 tahap yaitu perencanan, pemanfaatan dan pengendalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dengan Informan sekertaris desa, BPBD serta masyarakat yang terkait. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari masih dalam proses perwujudan dan peran pemerintah desa belum dilakukan sepenuhnya dan masih perlu peran lanjutan, pencarian potendi daya tarik wisata dan sarana prasarana. ABSTRACT The purpose of conducting this research is to find out and describe the capacity of village apparatuses in organizing orderly administration of services to the community from 4 indicators namely training and implementation, education, guidance and guidance in the implementation of orderly administrative services to the community. The type of research used is descriptive by using a qualitative approach. The focus of the research conducted focuses on increasing the capacity of village apparatuses in organizing orderly administrative services to the community in Binai Village Tanjung Palas Timur District, Bulungan Regency. Data collection techniques using interview observation techniques and documentation. Furthermore, data analysis is carried out qualitatively. The results of this study indicate that increasing the capacity of the village apparatus through training, comparative study programs and also training has often been carried out, except that there is no change or progress in administration at the Village office, besides the services in the village office also need to make improvements again.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh: Betris Farida NPM. 201751038 Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dalam pemberdayaan kelompok tani di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran Pemerintah desa dalam Pemberdayaan kelompok tani di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari informan yang terkait terhadap judul. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan di lapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang terkait yakni Pemerintah Desa Pejalin, ketua kelompok tani dan masyarakat Desa Pejalin yang berjumlah 20 orang. Dari hasil penelitian ini diketahui peran Pemerintah desa sebagai regulator pemerintah desa pejalin tidak mampu menjelaskan aturan/kebijakan yang berlaku dalam pemberdayaan kelompok tani, peran Pemerintah desa sebagai dinamisator pemerintah desa tidak mampu menjadi agen yang memberikan bimbingan dan arahan dalam pemberdayaan kelompok tani, peran Pemerintah Desa sebagai fasilitator pemerintah desa belum mampu untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kelompok tani, sedangkan faktor pendukung dalam peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani ini yakni peran serta masyarakat yang ikut terlibat dalam kelompok tani dan faktor penghambat terdiri atas kurangnya pendampingan pemerintah desa kepada kelompok tani dan anggaran untuk pemberdayaan yang terbatas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian berfungsi untuk menentukan arah tepat bagi peneliti untuk menghidari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitin, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang dilakukan dalam proses penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dilakukan pada Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Informasi yang diperoleh dari Observasi, dokumentasi dan wawancara di harapkan dapat memberikan gambaran tentang Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Desa Wisata, berperan aktif dalam pembangunan objek wisata outbound, pembangunan wisata outbound tingkat partisipasi masyarakat desa cukup aktif dalam mewujudkan desa wisata membantu dalam proses musyawarah desa dan dalam pembangunan objek wisata outbound, bantuan dari masyarakat desa dapat memudahkan proses Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari.