Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

24 hasil
Subjek: Pemberdayaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota pkk di desa punan dulau sekatak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal. Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7 orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif, percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam meningkatkan kinerja organisasi pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi PKK. Penelitian ini didasarkan pada status PKK sebagai mitra strategis pemerintah desa yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat melalui 10 program pokok PKK. Kondisi ini sangat bergantung pada dukungan pemerintah desa dan kinerja yang baik dari PKK itu sendiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan berfokus pada empat indikator peran menurut Muh Nurdin, dkk (2014), yaitu peran pemerintah desa sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum peran pemerintah desa sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator sudah berjalan cukup baik melalui penerbitan SK kepengurusan kader PKK, memberikan motivasi dan arahan, pemberian bantuan alat untuk kelompok UMKM dan anggaran operasional untuk menunjang program kerja kader PKK serta penyampaian informasi kepada masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi ditingkat desa dan kecamatan. Adapun faktor pendukung kinerja PKK adalah tingginya motivasi kader PKK dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa. Kemudian faktor penghambat yaitu keterlambatan distribusi pencairan anggaran, keterbatasan kemampuan kader PKK, dan kurangnya tingkat partisipasi masyarakat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGELOLAAN DANA DESA PADA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian dengan mengumpulkan data di lapangan dan menganalisis serta menarik kesimpulan dari data. Dalam penelitian ini data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan. Adapun metode atau teknik pengumpulan data adalah, observasi,wawancara, dokumentasi, penelusuran online, Kepustakaan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpulan pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan bahwa dana yang dikucurkan untuk pembangunan desa yaitu sebesar Rp.2.545.460.759. Terkait pengelolaan dana desa bahwa pelaporan pengelolaan alokasi dana desa pada desa salimbatu dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban telah sesuai dengan permendagri nomor 20 tahun 2018 pengganti Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 . Faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah pemerintahan desa belum professional dalam menjalankan pemerintahannya peraturan yang kurang tersosialisakan dan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Bulungan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN GUNA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI DESA MANGKUPADI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui pembangunan UMKM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pemerintah desa dalam memberdayakan ekonomi pedesaan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam membantu pelaku UMKM untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Desa Tengkakap. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan pelatihan, memfasilitasi perizinan usaha, serta membantu dalam pemasaran dan akses pendanaan. Namun, pelaksanaan peran tersebut masih belum optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Long Telenjau Kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran dan strategi Pemerintah Desa Long Telenjau dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berbasis kemasyarakatan. Fokus utama penelitian meliputi empat program strategis: pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemberdayaan petani kakao, penyuluhan kewirausahaan bagi pengrajin rotan dan aksesoris, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program tersebut telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, pendapatan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya manajemen usaha dan kerja kolektif. Gapoktan berfungsi sebagai penggerak ekonomi pedesaan yang mampu menyediakan bibit unggul dan membentuk pola tanam yang efisien. Program kakao mengatasi kendala keterbatasan lahan dan harga pasar yang fluktuatif. Penyuluhan kewirausahaan mulai membangun kesadaran pelaku usaha lokal terhadap pentingnya manajemen keuangan dan mutu produk. Sedangkan BUMDes menjadi sarana integrasi ekonomi desa melalui unit usaha pertanian, industri kreatif, dan simpan pinjam. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan seperti rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, infrastruktur jalan yang rusak, serta kurangnya partisipasi sebagian warga. Namun, dengan dukungan masyarakat yang antusias dan komitmen pemerintah desa, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh pemberdayaan masyarakat dan kualitas SDM terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tri Astuti, “Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal”. Dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S.Psi.,M.M Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Metode yang digunakan penelitiaan ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitiaan ini adalah tenaga kerja lokal yang bekerja di KIHI (Kawasan Industri Hijau Indonesia) di Desa Mangkupadi. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 60 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner fisik, teknik analisis data yang digunakan pada penelitiaan ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Pemberdayaan Masyarakat berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 0,853 < t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,397 > 0,05). Sementara itu, variabel Kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 2,766 > t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,008 < 0,05). Secara simultan, variabel Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM tidak berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai F hitung = 3,126 < F tabel = 3,16 dan signifikansi 0,051 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh sebesar 0,080, yang berarti Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM secara bersama-sama hanya dapat menjelaskan 8% dari variasi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, sedangkan sisanya sebesar 92% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti memfokuskan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah desa. Serta apa saja kendala dan upaya pemerintah desa salimbatu dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara dengan informan yang telah ditetapkan secara mendalam (Deep Interview). Analisis data menggunakan data primer dan sekunder dengan pendekatan model interaktif triangulasi Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pemberdayaan dan perlindungan nelayan belum berkelanjutan dan masih berorientasi proyek. Hal ini terlihat pada pendanaan terhadap pengembangan dan perlindungan terhadap nelayan yang masih minim. Adapun kendala yang dihadapi berupa : Sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, ketiadaan regulasi yang mengatur tata laksana secara terperinci, ketidakjelasan pemberian modal usaha. Sedangkan upaya yang telah dilakukan antara lain : Melakukan sosialisasi keselamatan kerja, penggunaan alat tangkap, dan pemanfaatan sumber daya laut, memberikan bantuan modal dan fasilitas seperti sarana dan prasarana, mengembangkan usaha produktif, dan menyediakan informasi tepat guna.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN GUNA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI DESA MANGKUPADI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Digital Marketing dalam Meningkatkan Keterampilan Wirausaha di Tanjung Selor Hilir

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam era digital saat ini, kemampuan perempuan untuk memanfaatkan teknologi, khususnya digital marketing, menjadi peluang besar untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian dalam berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan digital marketing terhadap peningkatan keterampilan wirausaha perempuan di Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei yang melibatkan perempuan pelaku usaha di daerah tersebut sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing secara signifikan meningkatkan keterampilan wirausaha, baik dalam hal kreativitas, inovasi, maupun pemasaran produk melalui platform digital. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan pengembangan usaha yang dikelola oleh perempuan. Dengan demikian, pelatihan digital marketing dapat dianggap sebagai strategi yang efektif dalam upaya pemberdayaan perempuan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan berwirausaha. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam merancang program pemberdayaan perempuan yang lebih efektif di masa mendatang.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan Taruna pustaka Desa Gunung putih

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Di Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih Kabupaten Bulungan adalah skripsi yang ditempuh untuk menyelesaikan tugas akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan taruna pustaka desa gunung putih dilihat dari 4 elemen kunci pemberdayaan menurut PREM Bank Indonesia meliputi, akses ke informasi, partisipasi/inklusia, akuntabilitas dan kapasitas lokal. Jenis penelitian yang digunakan deskriftif kualitatif, dengan dukungan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis data pada penelitian ini mengunakan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketersediaan sumber informasi terkait program perpustakaan Taruna pustaka Desa Gunung putih ini akses sudah memadai sebagai hasil sosialisasi intensif namun ketersediaan buku secara kuantitas belum memadai tetapi secara kualitas itu sudah memadai. Partisipasi inklusi, masih tergolong rendah program yang antusias diminati adalah program kelas-kelas pelatihan masyarakat juga aktif dalam memberikan saran terkait perkembangan perpustakaan. Akuntabilitas pengelola sangat bertanggung jawab dalam memberikan informasi program perpustakaan maupun koleksi buku melalui sosialisasi lisan maupun melalui sosial media. Kapasitas organisasi lokal di Desa Gunung putih seperti tppkk dan karang taruna memiliki kapasitas yang memadai dalam mensosialisasikan perpustakaan dan menampung aspirasi masyarakat masing-masing organisasi lokal tersebut terlibat dalam merumuskan program perpustakaan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PENDAMPING DESA DALAM PEMBERDAYAAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK PEMBANGUNAN (Studi Di Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendampingan dalam pembangunan desa perlu mendorong pemerintah desa untuk segera melaksanakan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal yang ada. Pendamping desa di harapkan memberi pengetahuan pengelolaan dana desa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan tidak terjadi kegiatan melawan hukum. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif guna memperoleh hasil penelitian yang lebih menekankan makna daripada generalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada dapat disimpulkan Peran Pendamping Desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk pembangunan Di Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa, adapun tujuan pendampingan desa dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan desa, meliputi: a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan desa; b. Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif; c.Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antar sektor; dan d. Mengoptimalkan aset lokal desa secara emansipatoris. Adapun kendala pendamping desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat dengan pemerintah desa kuala lapang dalam pembangunan. Pertama, dalam tahap perencanaan, Kedua, kendala juga datang dari kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pendamping desa dalam pemberdayaan masyarakat di desa karang agung kecamatan Tanjung Palas utara kabupaten

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perlu adanya Pendamping Desa untuk membantu pemerintah dalam memberikan kesejahteraan Desa melalui pemberdayaan masayrakat maupun kegiatan yang dilakukan serta bertugas untuk mengawal dan membantu kinerja yang dilakukan oleh aparat Desa. Maka pemerintah menugaskan Pendamping Desa untuk mendampingi Pemerintah desa dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Mengacu pada perumusan masalah di atas, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari pendamping Desa dalam mengimplementasi kebijakan pemerintah tentang pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Dengan demikian data primer sebagai data yang tidak menggunakan perantara orang lain. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan peran pendamping desa di dalam pemberdayaan masyaraka Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan belum maksimal dilakukan karena pendampingan lebih dimaksimalkan dalam proses penganggaran dana desa untuk pembangunan fisik dan pengawasan keuangan desa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh: Betris Farida NPM. 201751038 Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dalam pemberdayaan kelompok tani di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran Pemerintah desa dalam Pemberdayaan kelompok tani di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari informan yang terkait terhadap judul. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan di lapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang terkait yakni Pemerintah Desa Pejalin, ketua kelompok tani dan masyarakat Desa Pejalin yang berjumlah 20 orang. Dari hasil penelitian ini diketahui peran Pemerintah desa sebagai regulator pemerintah desa pejalin tidak mampu menjelaskan aturan/kebijakan yang berlaku dalam pemberdayaan kelompok tani, peran Pemerintah desa sebagai dinamisator pemerintah desa tidak mampu menjadi agen yang memberikan bimbingan dan arahan dalam pemberdayaan kelompok tani, peran Pemerintah Desa sebagai fasilitator pemerintah desa belum mampu untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kelompok tani, sedangkan faktor pendukung dalam peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani ini yakni peran serta masyarakat yang ikut terlibat dalam kelompok tani dan faktor penghambat terdiri atas kurangnya pendampingan pemerintah desa kepada kelompok tani dan anggaran untuk pemberdayaan yang terbatas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN (Studi Kasus Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan rumusan masalah maka tujuan dari penelitian yang akan dilakukan yaitu untuk mengatahui Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui factor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dalam rangka pendalaman terhadap peran Pemerintah Desa tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Berdasarkan uraian-uraian sebelumnya, baik dari hasil penelitian maupun dalam bahasan fokus masalah maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :1)Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Dalam Pembangunan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa) Tahun 2016-2021, 2) Kelembagaan UPK sangat didorong agar membantu program desa bagi masyarakat. Saat ini terdapat 2 (dua) lembaga perekonomian masyarakat didesa gunung seriang yaitu koperasi dan BUMDes dalam menggerakan ekonomi masyarakat desa. 3) Sejumlah kegiatan Desa Gunung Seriang yang diawali dengan proses musyawarah dengan masyarakat setelah itu dilanjutkan pada kegaiatan Musrenbang Desa yang selanjutnya akan ditetapkan kegiatan apa yang diprioritaskan dalam pembangunan program yang telah ditentukan, 4) Peran pemerintah Desa dalam pemberdayaan masyarakat Desa Gunung Seriang merupakan proses memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat untuk mencapai hasil yang diharapkan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kinerja pemberdayaan kesejahtraan keluarga (PKK) dalam meningkatkan kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa Lepak Aru

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) Kinerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Lepak Aru Kec. Peso Kab. Bulungan Prov. Kalimantan Utara. 2) Kinerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dapat aktif dalam melaksanakan tugasnya. 3) Kinerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dapat meningkatkan ketrampilan dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Desa Lepak Aru, ketua PKK, anggota PKK, masyarakat. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Penelitian menyimpulkan bahwa : Kinerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkat kegiatan pemberdayaan memiliki potensi yang sangat baik bagi masyarakat. Dari hasil kinerja PKK dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk meningkatkan kegiatan pemerdayaan PKK juga harus dapat aktif dalam melaksanakan kegiatan, kegiatan PKK diarahkan dalam mengembangkan partisipasi anggota PKK dan masyarakat dalam pembangunan desa melalui program-program yang dijalankan. Dari pelaksanaan PKK tersebut pengurus dan anggota juga harus dapat aktif dan memiliki ketrampilan, dengan mengikuti pelatihan seperti ketrampilan agar produktivitas kerja meningkat maka dampak pada peningkatan kinerja pengurus PKK juga semakin berkembang dan memiliki nilai yang baik. melaksanakan tugas sehingga PKK dapat berpartisipasi dalam meningkatkan dan mengembangkan baik secara kebutuhan dan pengembangan desa.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DAN PRODUKTIVITAS TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI PETANI

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Program Pemberdayaan Ekonomi Dan Produktivitas Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Petani. Desa Gunung Seriang. Penelitian ini dilakukan di RT 01, RT 02, dan RT 03 yang merupakan Desa yang berada di Desa Gunung Seriang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskiptif populasi dan menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengaruh Program Pemberdayaan Ekonomi Dan Produktivitas Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Petani Di Desa Gunung Seriang

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran BUMDES Dalam Pemberdayaan Masyarakat (studi pengembangan Desa Wisata di Desa mangkupadi)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Murtang, 2022 Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Badan Usaha Milik Desa dalam memberdayakan masyarakat Desa Mangkupadi dalam megembangkan Desa Wisata dan untuk mengetahui hasil dari pemberdayaan serta apa saja faktor- faktor yang menjadi pendorong dan penghambat dalam melaksanakan pemberdayaan masyrakat tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Subjek penelitian adalah BUMDes , Pemerintah Desa, masyarakat Desa Mangkupadi dan lembaga-lembaga yang terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan meggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) pemberdayaan masyarakat Desa Mangkupadi yang dilaksanakan oleh BUMDes melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan intelektual. 2) pemberdayaan melalui BUMDes Desa Mangkupadi berhasil meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat. 3) faktor yang mendukung pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes yaitu tingginya partisipasi masyarakat, semangat staff BUMDes dan masyarakat yang terlibat; kemampuan kerjasama dengan pihak-pihak lain untuk mengembangkan Desa Wisata, dan banyaknya potensi yang dimiliki serta belum dimanfaatkan secara maksimal. Adapun faktor yang menghambat pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh BUMDes yaitu kecemburuan sosial di masyarakat; kurangnya modal BUMDes sehingga pemberdayaan masyarakat belum maksimal, kurangnya toleransi masyarakat terhadap wisatawan; konflik yang berupa perbedaan pendapat antara BUMDes dengan masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DI DESA APUNG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakt desa di Desa Apung, dan untuk mengetahui apa saja hambatan yang di alami pemrintah dalam proses pemberdayaan masyarakat di desa Apung. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini merupakan metode yang bertujuan membahas objek yang di teliti secara mendalam. metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang di lakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail