ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung
perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam era digital saat ini,
kemampuan perempuan untuk memanfaatkan teknologi, khususnya digital
marketing, menjadi peluang besar untuk meningkatkan keterampilan dan
kemandirian dalam berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh pelatihan digital marketing terhadap peningkatan keterampilan wirausaha
perempuan di Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode survei yang melibatkan perempuan pelaku usaha di daerah
tersebut sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digital
marketing secara signifikan meningkatkan keterampilan wirausaha, baik dalam hal
kreativitas, inovasi, maupun pemasaran produk melalui platform digital. Selain itu,
pelatihan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan
dan pengembangan usaha yang dikelola oleh perempuan. Dengan demikian,
pelatihan digital marketing dapat dianggap sebagai strategi yang efektif dalam
upaya pemberdayaan perempuan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan
berwirausaha. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi
pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam merancang program pemberdayaan
perempuan yang lebih efektif di masa mendatang.