Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Daya Saing
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis perbandingan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing bisnis di kota Tanjung Selor ( Studi kasus Coklat Bultiya dan Coklat Kayan Coa )

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Pardi (2025), Universitas Kaltara Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen. Analisis Perbandingan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis (Studi Kasus Coklat Bultiya dan Coklat Kayan Coa di Kota Tanjung Selor). Dibawah Bimbingan Ibu Rina Sri Wahyuni, S.E., M.Acc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh dua pelaku usaha cokelat lokal, Coklat Bultiya dan Coklat Kayan Coa, menilai keunggulan dan kelemahan masing-masing strategi dalam meningkatkan daya saing bisnis, serta mengidentifikasi faktor eksternal yang memengaruhi daya saing kedua merek tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan UMKM di sektor olahan kakao di Tanjung Selor yang semakin ketat, sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang efektif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Narasumber utama dalam penelitian ini adalah pemilik Coklat Bultiya (Bapak Agus Yahya) dan pengelola Coklat Kayan Coa (Ibu Mardiatin), serta konsumen dan pihak distributor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Coklat Bultiya mengandalkan strategi berbasis harga terjangkau dan pendekatan kultural lokal dalam branding dan distribusi, sedangkan Coklat Kayan Coa menekankan kualitas premium, inovasi rasa, dan pemasaran digital untuk menyasar segmen menengah ke atas. Keunggulan Coklat Bultiya terletak pada kedekatan dengan konsumen lokal dan fleksibilitas harga, namun masih lemah dalam hal promosi digital dan inovasi produk. Sebaliknya, Coklat Kayan Coa unggul dalam citra produk, kualitas bahan, dan pemanfaatan platform digital, namun memiliki tantangan pada keterjangkauan harga dan distribusi ke segmen ekonomi bawah. Faktor eksternal yang memengaruhi daya saing kedua brand meliputi fluktuasi harga bahan baku, tren preferensi konsumen terhadap produk lokal dan sehat, perkembangan teknologi digital, serta dukungan dari pemerintah atau CSR perusahaan besar. Penyesuaian strategi terhadap lingkungan usaha dan karakteristik pasar menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kedua merek

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail