Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Kesehatan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PELAYANAN POLI LANJUT USIA: (Studi Pada Pusat Kesehatan Masyarakat Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kesehatan lansia merupakan salah satu bentuk pelayanan dasar yang bertujuan memenuhi kebutuhan kesehatan lanjut usia secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan pasien lanjut usia. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu secara umum telah berjalan dengan baik. Fasilitas pelayanan yang tersedia cukup mendukung kebutuhan lansia, pelayanan dilaksanakan secara konsisten melalui prosedur yang jelas dan sistem e-Pus, petugas responsif dalam membantu pasien, mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan, serta menunjukkan sikap ramah dan peduli terhadap pasien lanjut usia. Faktor pendukung pelayanan meliputi kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan sistem e-Pus, fasilitas pelayanan, dan Posyandu lansia. Adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah kondisi geografis wilayah, keterbatasan akses transportasi, serta menurunnya mobilitas pasien lanjut usia.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis resiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan asrama diklat provinsi Kalimatan Utara tahap 2 dengan metode fine

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu faktor utama dalam sektor infrastruktur adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang dimana pada pelaksanaannya masih sering diabaikan. Pembangunan infrastruktur, terutama pada pekerjaan konstruksi, memiliki risiko kerja yang cukup tinggi yang apabila faktor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak diperhatikan oleh pengelola proyek, dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi. Penelitian ini mengambil studi kasus Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Diklat Asrama Provinsi Kalimatan Utara Tahap II. Pada pelaksanaannya dilakukan pengengidentifikasian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang mungkin terjadi pada pekerjaan tersebut. Kemudian dilakukan analisis risiko menggunakan metode Fine. Analisis tersebut bertujuan untuk mengetahui risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang paling sering terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung berdasarkan penilaian dari personel yang terlibat dalam pembangunan gedung. Responden dalam penelitian ini adalah pemimpin proyek, mandor, operator, serta ahli konstruksi. Dari kesimpulan pelaksanaan penelitian ini adalah dilakukannya pengendalian risiko. Dari pendapat para responden, faktor yang memiliki risiko tertinggi adalah risiko terkena bahan kimia dan iritasi pada kulit. Faktor tersebut memiliki nilai risiko sebesar 44,81 dan level risikonya dikategorikan Priority 1 atau Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah menghentikan aktivitas sementara waktu sampai risiko dapat mencapai batas aman, serta menerapkan pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat dengan menggunakan APD sesuai standar pekerjaan konstruksi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS PEMBANTU (PUSTU) (Studi Kasus Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa saja pelayanan kesehatan yang ada di Pustu Desa Tengkapak dan apa saja inovasi yang sudah diciptakan berdasarkan pelayanan yang sudah ada sebelumnya. Inovasi yang diciptakan di Pustu Desa Tengkapak adalah inovasi pelayanan penyampaian informasi melalui sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care. Penelitian ini didasarkan pada atribut yang dikemukakan oleh Rogers yang kemudian akan digunakan sebagai pedoman apakah sebuah pelayanan dapat dikatakan sudah berinovasi atau belum. Atribut tersebut terdiri dari keunggulan atau nilai lebih, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba dan juga kemudahan untuk dapat diamati. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus dari penelitian ini berfokus pada inovasi pelayanan yang diciptakan untuk digunakan di Pustu Desa Tengkapak. Informan dari penelitian ini adalah kepala serta staf Pustu Desa Tengkapak dan juga masyarakat selaku pengguna pelayanan kesehatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pustu Desa Tengkapak sudah menciptakan inovasi untuk beberapa sistem pelayanan mereka. Yang mana inovasi yang diciptakan ini adalah pelayanan penyampaian informasi menggunakan sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PROYEK BANGUNAN AIR MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) (Studi Kasus Pekerjaan Perkuatan Sungai Jelarai Di Desa Tengkapak Tanjung Selor)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Bidang jasa konstruksi merupakan salah satu dari sekian banyak bidang usaha yang tergolong sangat rentan terhadap kecelakaan. Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja dalam suatu proyek konstruksi antara lain, faktor perilaku pekerja konstruksi yang cenderung kurang mengindahkan ketentuan standar keselamatan kerja, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi risiko, menentukan besar tingkat risiko, dan memberikan pengendalian risiko kecelakaan kerja akibat pekerjaan perkuatan Sungai Jelarai di Desa Tengkapak Tanjung Selor. Salah satu cara untuk mengetahui risiko kecelakaan kerja tersebut adalah metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), Cara kerja metode ini mengidentifikasi potensi bahaya kerja dengan mendefinisikan karakteristik bahaya yang mungkin terjadi dan mengevaluasi risiko yang terjadi melalui penilaian risiko dengan menggunakan matriks penilaian risiko Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) yaitu didapatkan Berdasarkan hasil observasi di lapangan mendapatkan 4 jenis pekerjaan yang mempunyai potensi risiko kecelakaan kerja, Pekerjaan deck slab mempunyai risiko 8 sumber potensi risiko, Pekerjaan tetrapod mempunyai 6 sumber potensi risiko, Pekerjaan krib mempunyai 6 sumber potensi risiko dan Pekerjaan akmond blok mempunyai 3 sumber potensi risiko , didapatkan aktivitas dengan tingkat risiko (Low) rendah sebanyak 8 sumber 34,78%. Kemudian terdapat 9 sumber 39,14% yang termasuk pada tingkat risiko menengah (Moderate) dan 1 sumber 4,35% risiko yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (High) yang terdapat pada semua area aktivitas. Sedangkan pada kategori tingkat risiko ekstrim (Extreme) terdapat 5 sumber 21,74%. rekomendasi perbaikan usulan yang dapat dilakukan antara lain dengan memperketat pengawasan terhadap setiap aktivitas pekerja, memberlakukan SOP pada setiap kegiatan, memberikan safety sign pada area tertentu yang memungkinkan menimbulkan potensi bahaya, menyediakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan dan memberlakukan aturan- aturan sesuai dengan perundang undangan yang ditetapkan oleh peraturan Republik Indonesia.

15 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kematian Bayi di Kabupaten Bulungan HERWANDI Penelitian ini didasarkan atas kesadaran masyarakat Kabupaten Bulungan tentang penting menjaga kesehatan khususnya daerah-daerah yang jauh dari pusat kota. Jumlah tenaga dokter dan tenaga bidan yang tidak maksimal. Penelitian ini menggunakan teori pengeluaran pemerintah, konsep pengeluaran pemerintah, klasifikasi pengeluaran pemerintah, pendapatan per kapita, jumlah populasi, serta teori-teori yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2019. Seperti data angka kematian bayi, data anggaran kesehatan, pendapatan per kapita dan juga data rasio tenaga dokter dan rasio tenaga bidan. Cara pengambilan data di Badan Pusat Statistik dan Dinas Kesehatan Bulungan. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi berganda. Dan model regresi ada 4 variabel dan 1 variabel dependen. Hipotesis uji yang digunakan adalah uji F dan uji t dan juga asumsi klasik. Hasil perhitungan menjelaskan bahwa untuk uji t pendapatan per kapita memberikan pengaruh positif terhadap angka kematian Bayi di Kabupaten Bulungan. Rasio tenaga dokter dan rasio tenaga bidan tidak memberikan pengaruh positif terhadap angka kematian bayi di Kabupaten Bulungan. Investasi juga tidak memberikan pengaruh positif terhadap angka kemtaian bayi. Untuk uji F secara keseluruhan semua variabel memberikan pengaruh positif terhadap angka kmetaian bayi di Kabupaten Bulungan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA di BIDANG KESEHATAN ( Study di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan )

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan peneliti ini adalah Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi masyarakat Dalam Pembangunan Desa di Bidang Kesehatan Desa Antutan. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif Pemilihan informan dengan cara memilih informan dengan sengaja berdasarkan kriteria dengan menggunakan teknik analisis data seperti observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil peneliti menunjukan bahwa, Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa di Bidang Kesehatan study di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yaitu,1). Kepala desa sebagai Stabilisator sudah dianggap baik oleh masyarakat, dan partisipasi dari masyarakat juga dapat membantu dalam melakukan kestabilan dalam berpartisipasi pada pembangunan dibidang kesehatan,2). Inovator sudah dianggap baik dan dapat diterima oleh masyarakat terhadap inovasi yang bermanfaat untuk berjalannya pembangunan dibidang kesehatan dengan cara mengarahkan masyarakat untuk ikutserta berpartisipasi dalam pembangunan,3). Pelopor sudah dianggap baik dan dapat diterima oleh masyarakat dan sangat membantu masyarakat terhadap kelancaran pembangunan khususnya dibidang kesehatan sehingga dapat meningkatkan kesadaran diri masyarakat untuk ikut berpartisipasi,4). Modernisator sudah dianggap baik dan dapat diterima masyarakat sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat demi kesejahteraan pembangunan khususnya dibidang kesehatan desa antutan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PELANGGAN BPJS RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. H. SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PELANGGAN BPJS RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. H. SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan kesehatan pelanggan BPJS rawat inap dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh berdasarkan pengumpulan data dan melihat kenyataan yang ada dilapangan. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif, data yang diperoleh berdasarkan jawaban wawancara dianalisis dengan menyimpulkan pendapat secara garis besar. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kepuasan pasien BPJS rawat inap dalam menerima pelayanan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan pasien BPJS rawat inap di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, baik dari segi bangunan fisik hingga pelayanan yang diterima dari pemberi pelayanan kseshatan. Terdapat beberapa faktor yang menghambat dan mendukung dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan yang diperoleh pelanggan BPJS rawat inap. Adapun beberapa hal yang menghambat pelayanan seperti sistem yang masih belum tertata secara optimal baik dari segi prosedur, metode dan komunikasi serta ketersediaan ruang rawat inap yang masih belum mencukupi besaran jumlah pasien rawat inap BPJS sesuai kelas perawatan sehingga ketika ruang rawat inap telah penuh terisi, pasien lainnya menunggu hingga tersedianya ruangam. Namun kendala seperti ini mendapatkan solusi yang mendukung dari pihak pemberi layanan kesehatan agar kualitas pelayanan kesehatan BPJS tetap mencapai pelayanan prima, seperti adanya dukungan semangat yang diberikan petugas kesehatan dengan sumber daya manusia kesehatan yang memadai serta kebijakan dalam memfasilitasi ruang rawat inap sementara (ruang observasi pada ruang IGD) sehingga pasien BPJS rawat inap tetap mendapatkan pelayanan prima yang optimal.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA KARANG AGUNG KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan , dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informen penelitian yaitu Kepala Desa Karang Agung Ketua dan anggota BPD Desa Karang Agung, Ketua RW/RT Desa Karang Agung, Ketua RT Desa Karang Agung, dan Tokoh-tokoh masyarakat Desa Karang Agung orang.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Peranan kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan di Desa Karang Agung (1) Peran sebagai motivator yaitu kepala Desa memberikan motivasi kepada warga desa melalui ketua RW, ketua RT dan tokoh masyarakat pada saat rapat dengan harapan agar masyarakat terlibat kerja bakti, mampu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara membuang sampah dan memperbaiki jalan yang rusak (2) Peran sebagai mobilisator yaitu mengajak dan menggerakan swadaya masyarakat desa Karang Agung untuk bekerja sama dalam menjaga kesehatan lingkungan dengan cara kerja bakti dan membuang sampah pada tempatnya. Kepala desa mengajak masyarakat dengan menggerakan ketua RT dan ketua RW. (3) Peran sebagai mediator yaitu kerja sama dengan puskesmas untuk penyuluhan tentang kesehatan lingkungan dan membuang sampah organik dan anorganik, mengelola air bersih dan mendapatkan pelayanan program fogging. (4) Peran sebagai fasilitator belum maksimal karena tidak terdapat fasilitas yang memadai bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan. Faktor yang mempengaruhi peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kesehatan lingkungan di Desa Karang Agung yaitu (1) Keterbatasan dana, dana yang terbatas menyebabkan program di bidang kesehatan lingkungan masyarakat mengalami kendala, yang seharusnya bisa memperbaiki paret, penyediaan tong sampah, dan mengalokasikan dana untuk kerja bakti. (2) Partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan desa Karang Agung belum maksimal karena kesibukan pribadi, tidak mau bekerja bakti, dan membuang sampah sembarangan. (3) Sarana dan prasarana kurang memadai berupa penyediaan tempat sampah, irigasi/paret yang tidak berfungsi, dan mesin rumput yang terbatas

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TINGKAT KELAHIRAN BAYI DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah kelahiran bayi di desa Antutan Menurut tujuannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian terapan yang bertujuan untuk mempergunakan pengetahuan ilmiah yang telah diketahui untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai tingkat kelahiran Bayi di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas, dimana Key person dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas dan kepala Puskesmas Penentuan subyek penelitian atau informan dalam penelitian ini didasarkan pada pendekatan purposive sampling, yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu yang dipandang dapat memberikan data secara maksimal Model interaktif ini terdiri dari tiga hal utama dalam menganalsis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DIBIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh belanja Pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh belanja pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan periode 2013-2017 dan diestimasikan dengan Regresi Sederhana, memakai SPSS. Belanja Pemerintah atas pendidikan dan kesehatan merupakan suatu investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketika Pemerintah mengeluarkan anggaran pembangunan atau belanja negara untuk kedua bidang tersebut, maka dampak kebijakan tersebut, akan dapat di lihat di masa yang akan datang. Investasi Pemerintah dalam pendidikan dan kesehatan akan menyebabkan peningkatan kualitas modal manusia dan prasarana fisik, hal ini akan memacu investasi ekonomi. Investasi ekonomi selanjutnya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, karena banyak nya modal yang tersedia untuk pembangunan. Hasil estimasi penelitian menunjukkan belanja Pemerintah pendidikan dan kesehatan secara bersama berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

DAMPAK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PARA PEKERJA PENAMBANGAN BATU BARA DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah bentuk perhatian pemerintah terhadap perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bertujuan untuk melindungi tenaga kerja yang pada ummnya, di samping itu untuk melindungi perusahaan agar tetap berdiri dan berkembang. Karena tenaga kerja merupakan faktor yang sangat penting bagi prusahaan, bila terjamin kesehatan dan keselamatanya maka dapat meningkat produktivitas kerja bagi perusahaan yang bersangkutan. Bentuk perhatian pemerintah tersebut tercantum Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 Tentang keselamatan kerja. Selain pemerintah, Konstitusi Indonesia juga memberikan perlindungan bagi rakyat indonesia yang tercantum dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan “ Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan ’’ jadi, keselamatan dan kesehatan kerja bukan tanggung jawab pemerintah saja tetapi tanggung jawab kita semua karena keselamatan dan kesehatan kerja berdampak terhadap produktivitas para pekerja bagi perusahaan tertentu, khususnya dalam kehidupan kita sehari-hari.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT DAERAH dr. H. SOEMARNO SOSROATMODJO TANJUNG SELOR

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan kesehatan pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelayanan kesehatan pada efektivitas pelayanan kesehatan pada BLUD. RSD. dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi pemeran utama, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif dari dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Indikator pengukuran efektivitas pelayanan kesehatan yang digunakan terdiri dari : kompetensi teknis pelayanan, kemudahan akses pelayanan, jadwal pelayanan, ketepatan waktu pelayanan, dan kenyamanan pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa pelayanan kesehatan di BLUD. RSD. dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor telah terlaksana secara efektif. Faktor pendukung yang mempengaruhi efektivitas pelayanan kesehatan di BLUD. RSD. dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor terdiri dari : faktor kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia, ketepatan waktu pelayanan, dan kecepatan pelayanan. Sedangkan faktor penghambatnya terdiri dari : alat kesehatan yang belum memadai, dan jumlah tenaga medis yang masih kurang khususnya dokter spesialis.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS DESKRIPTIF KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSKESMAS TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif, sedangkan analisis data penelitia nmenggunakan model analisis interaktif dari dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Indikator pengukuran kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor terdiri dari: sarana dan prasarana pelayanan, kebersihan peralatan pelayanan, kesesuaian pelayanan, kecepatan pelayanan, ketepatan pelayanan, pengetahuan dan ketrampilan tenaga kesehatan, sikap dan perilaku tenaga kesehatan, serta kemampuan memahami keinginan pasien. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan diketahui secara keseluruhan kualitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor tergolong baik dan efektif sehingga mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di PuskesmasTanjung Selor terdiri dari: factor sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memadai, kerjasama dari lintas sektoral terkait, dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI DESKRIPTIF KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kinerja pegawai negeri sipil dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai negeri sipil dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang dilakukan ditinjau dari tingkat eksplanasinya merupakan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi pemeran serta, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.Sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pada penelitian ini indicator penilaian kinerja pegawai negeri sipil pada PuskesmasTanjung Selor yang digunaka nterdiri :kegiatan tugas jabatan, target, orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa secara keseluruhan kinerja pegawai negeri sipil dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Selor tergolon gbaik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai negeri sipil dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Selor terdiri dari: factor kerjasama, factor kepemimpinan, dan factor reward (penghargaan) dan punishment (hukuman).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KINERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP KUALITAS DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU. Menurut metodenya penelitian ini merupakan jenis penelitian naturalistik, sedangkan menurut tingkat eksplanasinya penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi.Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa Bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan terhadap kualitas DAMIU adalah dengan melakukan penyuluhan secara berkala kepada pelaku usaha DAMIU, dan melakukan kunjungan ke depot-depot air minum setempat. Sedangkan bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan terhadap kualitas DAMIU adalah dengan melakukan pengawasan eksternal berkala berupa pemeriksaan dan pengamatan secara langsung terhadap fisik sarana dan kualitas Air Minum dari DAMIU yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan. Selanjutnya diketahui juga bahwa secara keseluruhan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU tergolong cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU terdiri dari factor pendukung yang meliputi :sumber daya manusia yang handal, adanya dukungan penuh dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan kualitas DAMIU, serta kebijakan yang mendukung pelaksanaan pembinaan dan pengawasan kualitas DAMIU. Sedangkan factor penghambatnya adalah : jumlah tenaga kerja yang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU di wilayah Kabupaten Bulungan masih terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah DAMIU yang ada, jumlah anggaran pelaksanaan pembinaan danpengawasan kualitas DAMIU yang terbatas, dan waktu pembinaan dan pengawasan yang relatif lama.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail