ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Iam, Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Dibawah Bimbingan Bapak Irsyad Sudirman, S. IP, MA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemuda, karang taruna, masyarakat dan aparatur desa di desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Hasil dari penelitian ini adalah Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian. Pengurus Karang Taruna dimana Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pembinaan Karang Taruna Bidang Olahraga Pada Desa Pentian kerja pengurus karang taruna di Desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan untuk perubahan MSDM di artikan sebagai proses dukungan terhadap peran pemimpin dalam meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengetahuan, dan arahnya lebih mempersiapkan sumberdaya manusia sebagai mempunyai tanggung jawab terhadap perannya disetiap dalam bidang dan komitmen dalam meningkatkan motivasi. Peran Kepemimpinan dianggap penting untuk memahami dampak sumberdaya manusia dalam suatu proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. Pembinaan secara konseptual berasal dari kata ’power’ ( kekuasaan atau pemberdayaan ). Sebab itu, ide pokok dalam pembinaan merujuk pada konsep mengenai kekuasaan. Kekuasaan seringkali disangkut pautkan dan berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan apa yang diinginkan, diluar dari keinginan dan minat mereka. Pembinaan menunjuk pada kekuatan dan kemampuan individu atau kelompok dalam masyarakat, khususnya kalangan bawah yang lemah dan rentan sehingga mereka memiliki kekuatan atau kemampuan dalam
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Herman Efendi, The Effect of Training and Development of Village Community on the Existence of BUMDes in Improving the Village Economy, ", under the guidance of Rina Sri Wahyuni, S.E., M.Acc The purpose of this study was to determine whether the training and coaching had an effect on the existence of BUMDes. The method used in this study is a quantitative method. The population in this study was the Mara Hilir Village Community. The number of respondents studied were 100 respondents. The data collection is in the form of a questionnaire, the data analysis technique used in this study is SPSS 21 and structural equation modeling (SEM). From the results of the analysis stated that the higher the value of the training will affect the existence. This shows that if the value of training increases Then there will be an effect on existence Based on the results of descriptive analysis shows that the average value of the training variable is 3.07. which means it can be categorized as good. While the average value on the existence variable is 3.99. This shows that the effect is not significant. Both Variables From the results of the analysis, it is stated that the higher the coaching will affect the existence. This shows that if cultivation increases Then there will be an effect on existence. Based on the results of descriptive analysis, it shows that the average value of the coaching variable is 3.97. which means it can be categorized as good. While the average value on the existence variable is 3.99. This shows a significant effect
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Pelatihan Dan Pembinaan Kewirausahaan Terhadap Pemilik Kafe Di Tanjung Selor
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan diadakan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui kegiatan pembinaan Kesejahteraan Keluarga Desa Tanjung Buka SP.2 Kecematan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan, dan (2) untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam melakukan pemberdayaan kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Desa Tanjung Buka Sp. 2 Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Menurut tingkat eksplanasinya penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Buka SP. 2 Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Informan Penelitian asalah Ketua PKK, Wakil, Sekertaris, Bendahara dan Anggota PKK. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pemberdayaan kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui kegiatan pembinaan Kesejahteraan Keluarga Desa Tanjung Buka SP.2 Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupeten Bulungan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan ini dulakukan melalui penetapan anggota dan pengurus. Perencanaan juga melalui penyusunan program kerja serta penyusunan RAB. Dalam tahap pelaksanaan dilakukan program yang telah disusun sebelumnya. Program yang dilaksanakan secara rutin anatra lain dilaksanakan secara rutin adalah olahraga, baksos dan arisan. Evaluasi dilakukan sepanjang tahap pelaksanaan. Evaluasi juga dilakukan melalui penyusunan lapaoran bulanan, tahunan, serta laporan hasil kegiata. (2( Peluang bagi Pembinaan Kesejahteraan Keluaraga (PKK) melalui kegiatan pembinaan Kesejahteraan Keluarga Desa Tanjung Buka SP. 2 Kecamatan Tanjung palas Tengah Kabupaten Bulungan adalah isu strategis serta kerjasama antar unit terkait, sedangkan tantangan yang perlu diatasi terkait dengan kebijakan serta letak geografis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU. Menurut metodenya penelitian ini merupakan jenis penelitian naturalistik, sedangkan menurut tingkat eksplanasinya penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi.Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa Bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan terhadap kualitas DAMIU adalah dengan melakukan penyuluhan secara berkala kepada pelaku usaha DAMIU, dan melakukan kunjungan ke depot-depot air minum setempat. Sedangkan bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan terhadap kualitas DAMIU adalah dengan melakukan pengawasan eksternal berkala berupa pemeriksaan dan pengamatan secara langsung terhadap fisik sarana dan kualitas Air Minum dari DAMIU yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan. Selanjutnya diketahui juga bahwa secara keseluruhan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU tergolong cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU terdiri dari factor pendukung yang meliputi :sumber daya manusia yang handal, adanya dukungan penuh dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dalam melakukan pembinaan dan pengawasan kualitas DAMIU, serta kebijakan yang mendukung pelaksanaan pembinaan dan pengawasan kualitas DAMIU. Sedangkan factor penghambatnya adalah : jumlah tenaga kerja yang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kualitas DAMIU di wilayah Kabupaten Bulungan masih terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah DAMIU yang ada, jumlah anggaran pelaksanaan pembinaan danpengawasan kualitas DAMIU yang terbatas, dan waktu pembinaan dan pengawasan yang relatif lama.