PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2015 (Studi Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas)
ABSTRAK Partisipasi politik sangat penting bagi negara yang menganut sistem demokrasi, karena merupakan legitimasi yang kuat dari masyarakat terhadap pemimpinya. Bahwa dalam pelaksanaan proses pemilihan kepala daerah yang telah dilakukan pada tahun 2015 kemarin dengan jumlah presentasai dalam kisaran angka 50 sd 65 persen menjadi persoalan bersama bagi bangsa ini untuk dicarikan solusi rendah nya partisipasi tersebut sehingga partisipasi politik masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah menjadi lebih tinggi dalam pelaksanaan yang akan datang. namun riset yang kebanyakan di lakukan sekarang membedakan jenis – jenis perilaku dalam 4 jenis yaitu:Kegiatan pemilihan yang mencakup pemberian suara, memberikan sumbangan untuk kampanye, bekerja dlam kegiatan pemilihan, mencari dukungan bagi seorang calon, atau setiap tindakan yang bertujuan mempengaruhi hasil pemilihan.Lobbying yang mencakup upaya – upaya baik perorangan maupun kelompok, untuk menghubungi pejabat – pejabat pemrintah ataupun pimpinan – pimpinan politik dengan maksud mempengaruhi keputusan – keputusan yang akan di ambil Kegiatan organisasi, menyangkut kegiatan- kegiatan sebagai anggota atau pejabat suatu organisasi yang tujuan utamanya mempenharuhi pengambilan keputusan pemerintah.Mencari koneksi ( contacting ) yaitu tindakan perorangan yang ditujukan terhadap pejabat – pejabat pemerintah dan biasanyadengan maksud memperoleh manfaat bagi hanya seoarang atau berapa orang. Dimna menduduki jabatan politik atau administrasi,Mencari jabatan politik atau administrasi,Keanggotaan pasif suatu organisasi politik.