IKE RAHMADINHA HR
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upayapeningkatan kualitas pendidikan melalui budaya baca yang kuat. Dengan demikian, keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi pelengkap pendidikanformal, tetapi juga menjadi motor utama penggerak literasi masyarakat di era informasi saat ini.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, kepustakawaan, dokumentasi dan penelusuran online. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpilan hasil penelitian, upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Dengan melakukan evaluasi rutin terhadap koleksi, bekerja sama dengan pihak sekolah, dan menambahkan koleksi digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berupaya untuk menjadi sumber belajar yang dinamis, responsif, dan inklusif. Faktor-faktor pendukung dan penghambat upaya perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan daya kunjung siswa di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
ZAKARIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanjung Palas, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada bulan Juni 2024 hingga selesai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara dalam meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana di SMA Negeri 1 Tanjung Palas, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Permasalahan berawal dari keterbatasan fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan sarana pendukung lainnya yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan fasilitas penunjang, pengadaan mengajar belajar dan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, optimalisasi Dana BOS untuk pemeliharaan, serta monitoring dan pendampingan teknis. Kebijakan ini memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar, ketersediaan sarana praktik, dan motivasi siswa. Namun, pelaksanaan masih terkendala keterbatasan anggaran, hambatan geografis, keterlambatan pencairan dana, dan rendahnya kapasitas teknis pengelola sekolah. Keberhasilan program dipengaruhi oleh faktor komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Kesimpulannya, kebijakan Dinas Pendidikan telah mengarah pada peningkatan infrastruktur SMA Negeri 1 Tanjung Palas, namun memerlukan perencanaan berbasis data, koordinasi lintas sektor, dan strategi pembiayaan berkelanjutan
NANDI ADRIYAN IBAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya pemerintah desa di Long Bang Hulu dalam meningkatkan disiplin kerja perangkat desa, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Urgensi dari penelitian ini adalah agar pemerintah desa dan pihak terkait dapat memahami langkahlangkah efektif yang telah diupayakan, serta menemukan solusi atas kendala yang menghambat peningkatan disiplin kerja perangkat desa demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan keberlangsungan pembangunan desa yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis secara interaktif menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, dengan teori disiplin kerja dan peran pemerintah desa sebagai dasar analisis. Kerangka konseptual juga mengacu pada teori-teori tentang disiplin kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta strategi manajemen sumber daya manusia di tingkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah desa dalam meningkatkan disiplin kerja telah berjalan cukup baik melalui pemberian arahan, motivasi, dan budaya kerja sama. Namun, terdapat kendala seperti minimnya sistem sanksi dan penghargaan yang tegas, serta kurangnya komunikasi dan pengawasan dari kepala desa. Diskusi menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan disiplin sangat bergantung pada pembangunan budaya tanggung jawab pribadi dan penguatan pengawasan formal maupun informal. Secara umum, hasil ini mengindikasikan perlunya langkah-langkah strategis yang berkelanjutan untuk mencapai disiplin kerja perangkat desa yang optimal demi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
SITI ANNISAH
2025 · Thesis · Open Access
Pengangguran menjadi tantangan kompleks di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bulungan. Meskipun program bursa kerja telah dilaksanakan untuk memperluas kesempatan kerja, implementasinya belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program job fair tahun 2024 dalam mengurangi pengangguran melalui peran Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan dengan menggunakan kriteria evaluasi Willian N. Dunn. Metode penelitian berjenis kualitatif, pendekatan deskriptif dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Job Fair di Kabupaten Bulungan belum optimal dalam menurunkan angka pengangguran, berdasarkan enam kriteria: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. (1) Job fair yang dilaksanakan masih belum terbukti efektif menurunkan pengangguran disebabkan baru sekali menjalankan program tersebut. Job Fair hanya mampu memberikan manfaat sebatas itu, sehingga Job Fair menjadi salah satu cara dalam menanggulangi pengangguran namun belum mampu menurunkan pengangguran (2) Penggunaan anggaran dinilai efisien, Sumberdaya manusia yang digunakan sudah efisien, namunwaktu dikatakan belum efisien. (3) Sarana dan prasarana memadai, namun fasilitas pendukung perlu ditingkatkan. (4) Pemerataan informasi masih kurang, terutama secara offline. (5) Respons masyarakat positif, tetapi masih ada kekurangan dalam durasi dan kesesuaian lowongan. (6) Program dinilai tepat sasaran, namun perlu evaluasilanjutan untuk menjamin dampak dan keberlanjutan penanggulangan pengangguran di masa mendatang.
TERESIA KLARA LAHUNG
2025 · Thesis · Open Access
Menjadi perhatian sendiri bagi pemerintah desa bahwa upaya pelestarian dan kemajuan kebudayaan juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal atau kearifan lokal. Sehingga tujuan penelitian adalah bagaimana peran pemerintah desa dapat melestarikan budaya pesta panen didesa long telenjau kecamatan peso hilir kabupaten Bulungan serta seperti apa bentuk atau kegiatan yang dapat melestarikan budaya pesta panen agar tetap eksis dan berlangsung.
ANGELINA BEATRIS KEWA
2025 · Thesis · Open Access
Dalam penelitian ini penelitian terapan, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menerapkan, menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis di dalam Peningkatan Kemampuan Aparat Desa dan Pelaksanaan Tugas Administrasi Pemerintah di Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan aparat desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan di Desa Jelarai Selor dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan kemampuan aparat Desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan di Desa Jelarai Selor. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif, model interaktif ini terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasis. Berdasarkan dari hasil pembahasan dikaitkan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, maka dapat ditarik beberapa Kesimpulan pokok sebagai berikut : Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Jelarai Selor dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan, khususrnya administrasi pemerintahan desa yang meliputi antara lain Pembinaan disiplin Aparat, Pendidikan dan pelatihan, Motivasi kerja, dan Pengembangan karir. Upaya peningkatan kemampuan aparat Desa Jelarai Selor dikarenakan kondisi pelaksanaan tugas pemerintahan desa disebabkan oleh beberapa faktor yang melingkupi Aparat desa. Faktor-faktor yang dimaksud adalah minimnya keterampilan/kemampuan setiap Aparat desa sehubungan dengan tugas-tugas tersebut, masih rendahnya disiplin kerja ditinjau dari aspek waktu, minimnya pemberian bimbingan terhadap aparat, pengawasan dan, pengendalian yang tidak efektif, serta kondisi kerja yang kurang mendukung.
YETI OLVIANA
2025 · Thesis · Open Access
Peningkatan pembangunan mendorong kebutuhan material konstruksi yang ringan, ramah lingkungan, dan berkinerja baik, salah satunya melalui pengembangan beton ringan dengan pemanfaatan serat bambu dan serat eceng gondok sebagai bahan penguat untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat fisis dan mekanik beton ringan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan matriks beton berkomposisi semen, pasir, dan air sebesar 1:2:0,4, serta variasi campuran serat bambu dan serat eceng gondok yang terdiri dari lima komposisi, yaitu 50%:50%, 20%:80%, 80%:20%, 70%:30%, dan 30%:70%. Pengujian yang dilakukan meliputi uji daya serap air, densitas, dan kuat tekan sesuai dengan standar SNI yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya serap air beton ringan berada pada rentang 2% hingga 18%, nilai densitas berkisar antara 1.702–2.000 kg/m³, dan nilai kuat tekan berada pada kisaran 3,200–11,283 N/mm². Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran serat bambu 80% dan serat eceng gondok 20%, sedangkan nilai daya serap air terendah diperoleh pada campuran serat bambu 30% dan serat eceng gondok 70%. Berdasarkan hasil pengujian, sampel memenuhi persyaratan beton ringan non-struktural karena memiliki nilai daya serap yang semua sampel berada di bawah batas yang standar, densitas sampel A, B, C dan D tergolong beton ringan, sementara sampel E berada pada batas maksimum, dan kuat tekan seluruh sampel telah memenuhi nilai minimum, dengan sampel C dan D menunjukkan kinerja terbaik.
ADRIANA BULAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.
SAHRU RAMADHAN
2025 · Thesis · Open Access
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian dengan mengumpulkan data di lapangan dan menganalisis serta menarik kesimpulan dari data. Dalam penelitian ini data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan. Adapun metode atau teknik pengumpulan data adalah, observasi,wawancara, dokumentasi, penelusuran online, Kepustakaan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpulan pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan bahwa dana yang dikucurkan untuk pembangunan desa yaitu sebesar Rp.2.545.460.759. Terkait pengelolaan dana desa bahwa pelaporan pengelolaan alokasi dana desa pada desa salimbatu dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban telah sesuai dengan permendagri nomor 20 tahun 2018 pengganti Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 . Faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah pemerintahan desa belum professional dalam menjalankan pemerintahannya peraturan yang kurang tersosialisakan dan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Bulungan.
ANA DEWI SAPARIANA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa saja pelayanan kesehatan yang ada di Pustu Desa Tengkapak dan apa saja inovasi yang sudah diciptakan berdasarkan pelayanan yang sudah ada sebelumnya. Inovasi yang diciptakan di Pustu Desa Tengkapak adalah inovasi pelayanan penyampaian informasi melalui sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care.
Penelitian ini didasarkan pada atribut yang dikemukakan oleh Rogers yang kemudian akan digunakan sebagai pedoman apakah sebuah pelayanan dapat dikatakan sudah berinovasi atau belum. Atribut tersebut terdiri dari keunggulan atau nilai lebih, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba dan juga kemudahan untuk dapat diamati.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus dari penelitian ini berfokus pada inovasi pelayanan yang diciptakan untuk digunakan di Pustu Desa Tengkapak. Informan dari penelitian ini adalah kepala serta staf Pustu Desa Tengkapak dan juga masyarakat selaku pengguna pelayanan kesehatan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pustu Desa Tengkapak sudah menciptakan inovasi untuk beberapa sistem pelayanan mereka. Yang mana inovasi yang diciptakan ini adalah pelayanan penyampaian informasi menggunakan sarana media sosial dan juga pelayanan kesehatan home care.
INDRA SURYA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan yang berlangsung pada bulan mei 2025 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pelayanan di Kantor Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. peneliti mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif Adapun sumber data yang digunakan adalah mengunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pihak desa dan masyarakat. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah masih terbilang kurang baik dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat karena tidak sesuai dari indikator efektivitas pelayanan publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Pasal 8 ayat 1, bahwa pihak desa kurang terbuka kepada masyarakat. Adapun pihak desa secara pemahaman dalam melakukan pelayanan dan pemahaman di masing-masing bidang masih terbilang cukup rendah dalam melayani kepentingan masyarakat. Faktor yang menghambat efektivitas pelayanan publik di Kantor Desa Long Beluah yaitu karena rendahnya SDM pada pegawai desa, kurangnya sarana-prasarana di kantor desa dan yang paling sulit untuk mengakses informasi susah untuk mengakses jaringan internet di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan kurangnya pemahaman pegawai desa dalam mengunakan aplikasi.
FIQRI RAGHADAN HEPP
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata kec. Gunung sari. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gunung sari. berada pada level yang cukup tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengelolaan wisata. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi meliputi kesadaran akan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang diperoleh dari kegiatan wisata. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan dari pemerintah yang masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kerjasama antara masyarakat dengan
RAHMADSYAH
2025 · Thesis · Open Access
-
IPUNG SURYANTA
2025 · Thesis · Open Access
IPUNG SURYANTA. 202131004. Identifikasi Karakteristik Sifat Kimia Tanah Lahan Usaha Tani Padi Sawah Pasang Surut di Kelompok Tani Makmur SP8 Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Dibawah bimbingan Rina Lesmana, S.P., M.M. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sifat kimia tanah dan memberikan rekomondasi dosis pupuk yang tepat untuk tanaman padi sawah lahan usaha tani pasang surut di kelompok Tani Makmur SP8 Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelinian ini yaitu metode deskriptif dengan melakukan survey pada lokasi penelitian untuk mengetahui kondisi atau fenomena yang sedang berlangsung secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta lahan usaha tani di Kelompok Tani Makmur SP8 Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode random sampling berdasarkan aturan pengacakan yaitu tidak ada batasan dalam menentukan jumlah contoh tanah yang dipilih, semua titik pengambilan contoh memiliki peluang yang sama dan saling bebas satu sama lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pH tanah berkisar antara 4.86 5.30 dengan rata-rata pH 5.05, (masam). Kandungan C-organik tanah 1,17% hingga 2,24%, dengan rata-rata 1,53% (rendah), Kandungan N total 0,12% hingga 0,29%, dengan rata-rata 0,19% (rendah). Fosfor tersedia 10,47 ppm hingga 18,66 ppm dengan rata-rata 16,08 (rendah), kalium berkisar 18,99 ppm hingga 40,7 7ppm dengan nilai rata-rata 31,08 (rendah), kapasitas tukar kation berkisar antara 4,25 meq/100g hingga 9,94 meq/100g dengan nilai rata-rata 7,33 (rendah), salinitas 0,071 ms/cm sampai 0,090 dengan nilai rata-rata 0,081 mS/cm (normal). Lahan dengan pH masam direkomendasikan menggunakan kapur dolomit 2,3 sampai 5,23 ton/ha. Dosis pemupukan untuk satu kali tanam memerlukan pupuk urea rata-rata 62,26 kg sampai 154,80 kg, pupuk sp-36 sebanyak 50 kg sampai dengan 100 kg, pupuk KCI 25 kg sampai 50 kg. Adapun rekomendasi pemupukan majemuk Pupuk NPK 15-15-15 dalam satu kali musim tanam menggunakan pupuk NPK 15-15-15 100 kg sampai dengan 200 kg dan pupuk tambahan pupuk KCI 0 kg sampai dengan 50 kg, urea 24,76 kg sampai dengan 79,80 kg.
FATMATUL ARIFAH
2025 · Thesis · Open Access
gghghgh
HESRONTIO CHARLES MENTAN CHRIS
2025 · Thesis · Open Access
ANALISIS KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DIDALAM PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA (Studi Kasus Desa Siduung Indah Kecamatan Segah Kabupaten Berau) Oleh: Hesrontio Charles Mentan Chris NPM. 202151017 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam menjalankan tiga fungsi utama sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 110 Tahun 2016, yaitu fungsi legislasi, fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta fungsi pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT, yang dilaksanakan di Desa Siduung Indah, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BPD Desa Siduung Indah masih belum optimal. Dalam fungsi legislasi, BPD telah berpartisipasi dalam musyawarah desa, namun keterlibatan masyarakat masih terbatas dan proses legislasi belum sepenuhnya partisipatif. Pada fungsi aspirasi, belum terdapat mekanisme yang terstruktur untuk menampung suara masyarakat, yang menyebabkan rendahnya efektivitas BPD dalam menjembatani kebutuhan warga. Fungsi pengawasan juga masih bersifat administratif dan belum menyentuh evaluasi substansial terhadap kinerja kepala desa. Secara umum, kelemahan utama BPD terletak pada rendahnya kapasitas sumber daya manusia, budaya politik yang pasif, dan kurangnya sistem kerja internal yang mendukung fungsi representatif dan partisipatif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas anggota, penguatan sistem aspirasi, transparansi pengawasan, dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi rekomendasi penting untuk meningkatkan kualitas kinerja BPD ke depan.
SANDY SETIAWAN
2025 · Thesis · Open Access
Bulungan yang berlangsung pada bulan april 2025 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian jenis Kulitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu : 1) Profesional dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan dengan baik dikarenakan tidak adanya pelatihan terhadap pengurus BUMDes. 2) Terbuka dan bertanggungjawab. Dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan dikarenakan seluruh informasi keuangan dan informasi terkait BUMDes tidak tranparan. 3) Partisipatif terkait pengelolaan BUMDes di Desa Tengkapak sudah berjalan namun belum maksimal dikarenakan masyarakat sibuk dengan pekerjaan masing-masing. 4) Prioritas Sumber Daya Lokal dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan sesuai yang diharapkan dikarenakan tidak adanya sumber daya alam yang bisa diolah dan dikembangkan. 5) Berkelanjutan terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa ini masih belum bisa di lanjutkan dikarenakan keterbatasan dana. Faktor penghambat dan pendukung dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur di Desa Tengkapak (1) Faktor penghambat yaitu kurangnya pelatihan, kurangnya keterbukaan informasi terkait BUMDes, tidak adanya sumber daya yang bisa di manfaatkan, minimnya dana untuk melanjutkan usaha BUMDes. (2) Faktor pendukung yaitu: adanya pengurus yang memahami pengelolaan BUMDes sehingga BUMDes ini bisa berjalan, didukung dengan adanya pelaporan hasil keuangan BUMDes, didukung dengan sumber dana awal, sehingga dana ini yang digunakan untuk membangun kandang usaha BUMDes yang ad di Desa Tengkapak.
RANTE DATU PATADUNGAN
2025 · Thesis · Open Access
Rante Datu Patadungan, Pengaruh Regulasi Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Pegawai Studi kasus Instansi Vertikal Kantor Wilayah Ditjen Jendral Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Utara. Dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Dengan penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Utara berjumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda dengan Uji T. Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Regulasi diri pada Instansi vertikal Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik. Secara Parsial Regulasi diri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Kinerja pegawai, artinya apabila jika kualitas Regulasi Diri pegawai meningkat maka kinerja pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kaltara akan meningkat. Kecerdasan Emosional dinilai oleh mayoritas tergolong sangat baik. Secara parsial Kecerdasan Emosional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kaltara. Hal ini menunjukkan apabila Kecerdasan Emosional meningkat, maka Kinerja Pegawai Kanwil DJPb juga akan meningkat. Hasil Uji F menunjukkan bahwa Regulasi diri dan Kecerdasan Emosional secara bersama-sama memliki pengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai, dengan nilai Koefisien Determinasi sebesar 38,8%.
JULKANIOR
2025 · Thesis · Open Access
-
VALENTINO
2025 · Thesis · Open Access
-