Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

1.637 item publik

Publikasi

Halaman 14 dari 82

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

SURNIATIM BAKRI
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DIDINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Oleh : Surniatim Bakri 202141024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja dalam meneingkatakn kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 57 Responden. Tekinis yang Digunakan dalam pengumpulan data dengan mengunakan teknis pengumpulan data Primer (Metode angket/koesioner) dan metode data sekunder (tinjauan pusataka). Hasil penelitian (1) Variabel Motivasi Kerja berpengaruh positif tidak singnifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai, dengan nilai P = 0,586 dimana aspek utama indikator dari variabel Motivasi Kerja dilihat dari Aktual. (2) Variabel Disiplin Kerja berpengaruh positif singnifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai P = 0,000 dimana aspek utama indikator dari variabel disipin kerja dilihat dari kehadiran. (3) Penelitian ini menghasilkan temuan bahawa Motivasi kerja mempengaruhi variasi data pada variabel Kinerja sebesar 0,027% sisanya sebesar 77,0% dipengaruhi faktor dari luar penelitian ini. Dan variabel disiplin Kerja mempengaruhi variassi data pada variabel Kinerja Pegawai sebesar 16,632% sisanay 3,16% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini.

STANDAR PELAYANAN PRIMA ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PEMBUATAN e-KTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCACATAN SIPIL KABUPATEN BULUNGAN

RANDITY AMRULLAH SYAHPUTRA
2025 · Thesis · Open Access

Sebagaimana amanat dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, bahwa dalam penyusunan penetapan Standar Pelayanan Publik wajib dilakukan dengan mengikutsertakan masyarakat dan pihak-pihak terkait. Berdasarkan hal tesebut maka dalam penyusunan standar Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib mengikutsertakan masyarakat dan perwakilan tokoh masyarakat dalam proses penyusunan standar pelayanan sehingga Pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik dan konsisten sesuai aturan yang sudah disepakati bersama. Berkaitan dengan persoalan itulah, pentingnya penelitian ini dilakukan, dengan mengambil judul Standar Pelayanan Prima Administrasi Kependudukan Pembuatan E-KTP Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan sumber data, peneliti melakukan pengumpulan sumber data dalam wujud data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek pada sumber yang sama tetapi dengan teknik berbeda. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, peneliti melakukan analisis melalui pengkajian dan pemaparan terhadap hasil wawancara. Sesuai dengan Motto MESRA Bersama Dukcapil.” Melayani, Efektif & Efesien, Senang, Ramah, Amanah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan yaitu dalam rangka tertib Administrasi Kependudukan maka pelaksanaan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan dapat dilihat pengukuran kualitas pelayanan prima dari, Bukti fisik (tangible), Keahandalan (reliability) Kehandalan dalam konteks pembuatan KTP-e merujuk pada kemampuan sistem, Daya tanggap (responsibility), Jaminan (assurance) dan Empati.

PERAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN GUNA PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI DESA MANGKUPADI

WULANDARI
2025 · Thesis · Open Access

Wulandari, “"Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Guna Pengembangan Ekonomi Lokal di Desa Mangkupadi". Di bawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S. Psi., M.M. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BUMDes Pasagidan Danakan dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Desa Mangkupadi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pemberdayaan, serta melihat kontribusi dari pemberdayaan tersebut terhadap pengembangan ekonomi lokal di desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BUMDes, perempuan yang diberdayakan, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mediator dalam mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi desa, seperti UMKM olahan hasil laut, pertanian pekarangan, dan usaha rumah tangga. Program pelatihan, akses pemasaran, dan kerja sama dengan pihak ketiga menjadi faktor pendukung, sementara hambatan utama adalah keterbatasan modal, rendahnya partisipasi, dan kurangnya kepercayaan diri perempuan. Secara keseluruhan, pemberdayaan perempuan melalui BUMDes memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa.

Pengaruh regulasi diri dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai (Studi Kasus Instansi Vertikal Kanwil DJPb dan seluruh KPPN di lingkup Kalimantan Utara)

RANTE DATU PATADUNGAN
2025 · Thesis · Open Access

Rante Datu Patadungan, Pengaruh Regulasi Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Pegawai Studi kasus Instansi Vertikal Kantor Wilayah Ditjen Jendral Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Utara. Dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda,M.M.Ak Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Dengan penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Utara berjumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda dengan Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Regulasi diri pada Instansi vertikal Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik. Secara Parsial Regulasi diri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Kinerja pegawai , artinya apabila jika kualitas Regulasi Diri pegawai meningkat maka kinerja pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kaltara akan meningkat. Kecerdasan Emosional dinilai oleh mayoritas tergolong sangat baik. Secara parsial Kecerdasan Emosional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Kaltara. Hal ini menunjukkan apabila Kecerdasan Emosional meningkat, maka Kinerja Pegawai Kanwil DJPb juga akan meningkat. Hasil Uji F menunjukkan bahwa Regulasi diri dan Kecerdasan Emosional secara bersama-sama memliki pengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai, dengan nilai Koefisien Determinasi sebesar 38,8%. Kata Kunci : Regulasi Diri, Kecerdasan Emosional, Kinerja Pegawai

Penerapan Metode Backpropagation Untuk Forecasting Nilai IHK di Kabupaten Bulungan

AFRIYANI
2025 · Thesis · Open Access

AFRIYANI. Penerapan Metode Bakckpropagation untuk Forecasting Nilai IHK di Kabupaten Bulungan (dibimbing oleh St. Syahdan) IHK merupakan salah satu indikator ekonomi yang memberikan informasi mengenai harga barang dan jasa yang dibayar oleh konsumen. IHK sebagai salah satu faktor yang digunakan dalam perhitungan inflasi, digunakan bila indeks ini didapat dari harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. IHK yang terus mengalami perubahan menggambarkan inflasi (tingkat kenaikan) atau deflasi (tingkat penurunan) dari suatu harga barang dan jasa yang dapat menyebabkan perubahan. Jika inflasi dapat diramalkan dengan akurasi yang tinggi, tentunya dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi aktivitas ekonomi dimasa depan. Pada penelitian ini akan digunakan metode backpropagation, untuk memprediksi tingkat inflasi bulanan di Kabupaten Bulungan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh model arsitektur terbaik untuk peramalan nilai IHK di kabupaten Bulungan dengan pendekatan metode Backpropagation adalah struktur 11-2-1 yaitu 11 neuron pada input layer, 2 neuron pada hidden layer, dan 1 neuron pada output layer dengan nilai MSE terkecil yaitu sebesar 1,8486.

ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA PENDEKAT JERUK-SKIP II-KOLONEL SOETADJIE BERDASARKAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI) 2023

EVANDER IMMANUEL
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Persimpangan bersinyal mempunyai beberapa permasalahan meliputi volume kendaraan yang melintas, panjang antrian kendaraan, konflik lalu lintas, kapasitas simpang, derajat kejenuhan, efektifitas kerja simpang dan kondisi fisik dari persimpangan tersebut. Maka dari itu perlu adanya sebuah survei untuk mengamati suatu persimpangan apakah persimpangan masih dapat memberikan tingkat pelayanan yang bagus atau kurang. Dari latar belakang yang telah diuraikan maka rumusan masalah nya yaitu Bagaimana Kinerja di Simpang Bersinyal Jalan Jeruk-Kolonel Soetadjie-Skip II. Dan tujuan dari Penetitian ini adalah untuk mengetahui kinerja lalu lintas Simpang Bersinyal Jeruk-Kolonel Soetadjie-Skip II Berdasarkan Parameter seperti Kapasitas, Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan/Level Of Service (LOS). Hasil yang diperoleh Tingkat Pelayanan pada Pendekat Jeruk Periode Pagi Memiliki Derajat kejenuhan 0,34 memiliki tingkat Pelayanan B, pada periode siang memiliki Derajat Kejenuhan 0,42 tingkat pelayanannya B, sedangkan periode sore derajat kejenuhannya 0,37 yatitu B. pada pendekat Skip II periode pagi memiliki Derajat Kejenuhan 0,78 memiliki Tingkat Pelayanan D, pada periode siang memiliki derajat kejenuhan 0,68 dengan nilai C,sedangkan pada periode sore derajat kejenuhannya 0,75 dengan nilai C. Pada pendekat Kolonel Soetadjie periode pagi memiliki Derajat Kejenuhan 0,39 memiliki Tingkat Pelayanan B, pada periode siang memiliki derajat kejenuhannya 0,50 dengan nilai C, sedangkan periode sore hari memiliki derajat kejenuhan 0,63 dengan nilai C.

Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Jembatan Kawasan Pusat Pemerintah Kota Baru Mandiri-Jalan Rajawali

MUHAMMAD SAFRIANSYAH
2025 · Thesis · Open Access

Pembangunan fasilitas yang pesat tidak dapat dihindari oleh suatu daerah yang sedang berkembang. Salah satu dari rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bulungan adalah pembangunan Jembatan Kawasan Pusat Pemerintahan - Rajawali yang terletak di Jalan Rajawali, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Keberadaan Jembatan Kawasan Pusat Pemerintahan - Rajawali ini mengakibatkan terjadinya penambahan pembebanan lalu lintas yang ada yaitu dengan adanya kendaraan dari arah tanjung selor yang akan menyeberang ke arah Kawasan Pusat Pemerintahan dan sebaliknya. Pembebanan lalu lintas baru akibat aktifitas masyarakat yang menggunakan Jembatan Kawasan Pusat Pemerintahan - Rajawali akan menimbulkan dampak terhadap kinerja layanan jaringan jalan di sekitar kawasan jembatan tersebut. Maka dari itu penulis melakukan penelitian mengenai dampak yang timbul akibat Pembangunan jembatan tersebut.

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATANARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DANTEMPAT WISATA

AGUSTIANTO DWI SETIAWAN
2025 · Thesis · Open Access

Kalimantan Utara merupakan salah satu Provinsi baru yang ditetapkan pada tahun 2012 melalui UU No. 20 tahun 2012. Seiring dengan itu, kota Tanjung Selor menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Utara yang rencananya akan menjadi kota baru mandiri. Banyak terdapatnya suku besar yaitu suku Bulungan,suku Tidung dan suku Dayak. Metode penulisan yang dipilih mengunakan tiga sepel yaitu penelitian deskriptif memusatkan perhatian permasalahan sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya , Metode pengumpulan data pengumpulan data berdasarkan dengan sumbernya primer dan sekunder dan metode perencanaan merupakan suatu kegiatan yang menghubungkan antara pengetahuan dan tindakan yang distrukturkan dengan baik. Dari isu dan permasalahan diatas makan dapat disimpulkan bahwa kalimantan utara adalah suatu provinsi yang memiiki kebudayaan yang banyak tetapi belum adanya suatu tempat yang dapat mewadahi kekayaan kebudayaan . Tidak adanya edukasi tentang kebudayaan kalimantan utara yang dimana akan mengakibatkan hilangnya jejak sejarah dan cerita yang ada dikalimantan utara. Oleh karena itu ,museum dengan tema Arsitektur Googie ini penting untuk dibangun,karena dari segi fungsi dan manfaatnya sangatlah besar dimana dapat menambah pendapatan daerah di segi pariwisata serta sebagai edukasi agar tidak melupakan sejarah terbentuk nya suatu Provinsi Kalimantan Utara ini serta mengetahui macam-macam suku beserta historynya. Dengan harapan dapat menjadi icon pariwisata dalam memperkenalkan budaya adat di Kalimantan Utara. Kata kunci : perancangan ,arsitektur,museum,arsitektur googie

Analisis Debit Sedimen Melayang Di sungai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara

ELISER
2025 · Thesis · Open Access

SUngai Selor sangat penting dalam sistem penata air di area Kelurahan Tanjung Selor Hilir di mana panjang sungai tersebut 6.7 km yang melewati daerah Bulu Perindu sampai Tanjung Rumbia. Dengan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sangat memprihatinkan akibat penumpukan sedimen, menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat sekitar. Oleh sebab itu dibuatlah Analisis Debit Sedimen Melayang di sungai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara untuk mengetahui debit sedimen melayang yang ada di Sungai tesebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dapat digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pemgambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini juga menggunakan prosedur pengambilan sapen menurut Tata cara pengambilan sampel muatan sedimen melayang menurut SNI 3414:2008, yang berjudul "Tata Cara Pengambilan Contoh Muatan Sedimen Melayang di Sungai dengan Cara Integrasi Kedalaman Berdasarkan Pembagian Debit". Standar ini menjelaskan prosedur untuk mengumpulkan sampel sedimen yang tersuspensi dalam air sungai, dengan mempertimbangkan kedalaman air dan pembagian debit sungai. Dengan melalui proses pengambilan data dari hasil observasi lapangan dan hasil penelitian melalui laboratorium serta perhitungan Debit sedimen melayang, diperoleh hasil rata-rata debit sedimen melayang yaitu sebesar 0.106 kg/s, dengan debit sedimen melayang dalam jangka waktu 1 hari yaitu sebesar 144 kg/hari. Dan dalam jangka waktu 1 bulan 4.808.160 kg/ bulan sedangkan untuk 10 tahun yaitu sebesar 228.268.800 kg/tahun.

ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TIDAK BERSINYAL DI JALAN POROS TANJUNG SELOR – PERBATASAN TANJUNG REDEB – TANAH KUNING KABUPATEN BULUNGAN

HERRY HARDYANTO
2025 · Thesis · Open Access

Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang pesat di wilayah Kabupaten Bulungan, khususnya pada simpang tiga tidak bersinyal di Jalan Poros Tanjung Selor - Perbatasan Tanjung Redeb - Tanah Kuning, menimbulkan potensi konflik lalu lintas dan perlambatan pergerakan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal tersebut dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta memberikan rekomendasi manajemen rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Metode penelitian dilakukan dengan survei langsung di lapangan untuk memperoleh data volume lalu lintas, data geometrik simpang, dan kondisi lingkungan jalan. Hasil analisis menunjukkan Kapasitas simpang 2439 smp/jam tingkat derajat kejenuhan (DJ) 0,38, tundaan lalu lintas 9,31 detik/kendaraan dan peluang antrian berada pada peluang antrian pada ambang peluang batas atas 17,61 % sampai pada ambang batas bawah 6,96 %. berdasarkan tundaan lalu lintas maka Simpang Tiga Tidak Bersinyal di Jalan Poros Tanjung Selor – Perbatasan Tanjung Redeb – Tanah Kuning Kabupaten Bulungan diklasifikasikan pada tingkat pelayanan (Level Of Sevice) B yaitu arus stabil, kecepatan mulai terbatas yang mencerminkan efisiensi operasionalnya. Alternaif Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan pemasangan rambu – rambu lalu lintas agar mengingatkan pengendara dalam membatasi kecepatan kendaraan. penelitiani ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan teknis bagi instansi terkait dalam meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.