SUPIANSYAH
2018 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah khususnya dibidang perizinan. Penelitian ini menggunakan sumber data penanaman modal dan perizinan pelayanan satu atap selama tahun 2013-2016 yang diambil dari penanaman modal dan perizinan. Populasi dalam penelitian ini adalah berfokus di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan presepsi dengan metode wawancara, menghitung data berdasarkan angka tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Retribusi Izin Mendirikan Bangunan tidak mempengaruh Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulungan. 2) Penambahan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan Di Kabupaten Bulungan Tiap Tahun Bertambah tapi menunjukan peningkatan yang berarti, karenakan rata-rata pertahun pertambahan izin mendirikan bangunan (IMB), baik itu perumahan pribadi, toko dan usaha, hotel, karoke, tower SPBU, pembangunan gedung dan sebagainya jumlah masih sangat kecil dan relatif sedikit
MUHAMMAD LUTHFI ANSHORI
2018 · Thesis · Open Access
Muhammad Luthfi Anshori, Pengaruh upah dan Nilai Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan Tahun 2010-2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bulungan. Variabel independen yang digunakan antara lain Upah Minimum Kota dan Nilai Investasi. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah penyerapan tenaga kerja. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data UMK, Nilai Investasi dan data angkatan kerja yang bekerja di Kabupaten Bulungan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah dan nilai investasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bulungan. Secara parsial, upah tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bulungan dan nilai Investasi memiliki pengaruh relative lemah terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bulungan. Besarnya pengaruh Upah dan Nilai Investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bulungan sebesar 0,479%. sedangkan sisanya diterangkan oleh faktor lain.
MARSELINUS LODOWIKUS
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai investasi dan tenaga kerja terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan. Variabel independen yang digunakan antara lain nilai investasidan tenaga kerja. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah industri. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai Investasi dan data tenaaga kerja yang bekerja di Kabupaten Bulungan yang bersumber dari BPS, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bulungan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, yaitu analisis yang digunakan untuk mencari pengaruh sekumpulan variabel independen terhadap suatu variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai investasi dan tenaga kerja tidak mempengaruhi nilai produksi di Kabupaten Bulungan secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap penyerapan nilai produksi yang di hasilkan oleh Kabupaten Bulungan. Secara parsial, nilai investasi tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan dan produktivitas tenaga kerja tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai produksi di Kabupaten Bulungan. Besarnya nilai investasi dan produktivitas tenaga kerja terhadap tenaga kerja di Kabupaten bulungan sebesar 32,2% sedangkan sisanya 67,8% diterangkan oleh faktor lain.
KAMSIR
2018 · Thesis · Open Access
Kamsir. “Analisis Retribusi Jasa Penyebrangan Terhadap KesejahteraanMasyarakat Kabupaten Bulungan”. Dengan bimbingan Bapak Machmud Al Amrie dan Bapak Adi Aspian Nur. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah Retribusi Jasa Penyebrangan mempunyai pengaruh positif dan signifikan Terhadap KesejahteraanMasyarakat Kabupaten Bulungan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan alat statistik adalah regresi sederhana. Hasil pengujian diperoleh bahwa Jasa Penyebranganberpengaruh signifikan terhadapTerhadap KesejahteraanMasyarakat.
RAMLAH
2018 · Thesis · Open Access
Ramlah“Pengaruhangkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten BulunganPeriode 2002-2014”,dibawah bimbingan bapak Machmud Al Amrie. SE.,M.Pd dan Bapak aslan. Penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengatahui seberapa besar pengaruhangkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonom Di Kabupaten Bulungan. Dengan 1 Variabel bebas yaitu angkatan kerja dan pertumbuhan ekonomi adalah variabel terikatnya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana. Hasilnya yaitu bahwa Pertumbuhan angkatan kerja memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan
SITI NURBAYAH
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui : 1. Pengelolaan dan pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Bulungan, dan 2. Sumber daya wisata yang paling potensial untuk dijadikan obyek wisata unggulan di Kabupaten Bulungan. Merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan sebagai informan kunci (key informan), Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Kepariwisataan dan Kepala Bidang Kebudayaan serta Kepala Seksi-Kepala Seksi di kedua bidang, ditambah Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagai informan ahli, dan orang-orang yang dapat memberikan informasi yang berhubungan dengan kepariwisataan di Kabupaten Bulungan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (a) Pedoman Wawancara, (b) Panduan Observasi berupa pengamatan terhadap obyek yang diteliti, dan (c) Dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Dalam menentukan kebijakan pengelolaan dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Bulungan ditemukan bahwa : (a) Setiap perencanaan dan penyusunan kegiatan kepariwisataan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan selalu mengacu dan berpedoman pada Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). (b) Adanya kendala dalam pembangunan fasilitas publik di setiap obyek wisata karena : (1) Keterbatasan pengalokasian dana pembangunan pada saat pembagian pagu anggaran, (2) Masalah kepemilikan lahan, (3) Minimnya ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, yaitu jalan, listrik dan air bersih. (c)Telah terpenuhinya empat aspek implementasi kebijakan kepariwisataan, yaitu : (1) Pembangunan dan pengembangan infrastruktur, (2) Aktivitas pemasaran, (3) Peningkatan kualitas budaya dan lingkungan, dan (4) Pengembangan sumber daya manusia. 2. Sumber daya wisata yang paling potensial untuk dijadikan obyek wisata unggulan di Kabupaten Bulungan, adalah ; (a) Wisata alam, karena sumber daya wisata yang menarik dan alami berupa air terjun dan pantai, dan (b) Wisata buatan atau minat khusus, karena minat masyarakat yang besar pada obyek wisata ini dan keberadaan obyek wisata ini masih langka, sehingga belum bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan
MARFUAH
2018 · Thesis · Open Access
EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PROTOKOL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA (STUDI SUB BAGIAN INFORMASI PUBLIKASI DAN DOKUMENTASI) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas kerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Informan kunci ((key person) dalam penalitian ini adalah pimpinan kantor Biro Humas dan Protokol sedangkan informan pendukung terdiri dari pegawai yang terpilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Menurut jenis data yang digunakan dan tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulam/verifikasi. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kinerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol secara keseluruhan belum efektif yang disebabkan oleh minimnya kualitas dan kuantitas pegawai kantor Biro Humas dan Protokol . Kemudian mekanisme penilaian kinerja pegawai pada kantor Biro Humas dan Protokol menggunakan teori Richard and M. Streers (1980:192) sebagai indikator efektivitas kerja. Adapun upaya-upaya yang dilakukan pimpinan Biro Humas dan Protokol untuk meningkatkan kualitas kerja pegawai Biro Humas dan Protokol adalah dengan mengikutsertakan para pegawainya dalam program Bimbingan Tekhnis Kehumasan dan Keprotokolan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah maupun pusat.Selanjutnya upaya-upaya yang dilakukan pimpinan Biro Humas dan Protokol untuk meningkatkan kinerja pegawainya antara lain yaitu dengan memotivasi serta menjadi mediator untuk para pegawainya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas kerja pegawai Biro Humas dan Protokol yaitu : organisasi, lingkungan, pekerja, kebijakan dan praktek manajemen. Kata Kunci : Efektivitas, Kinerja Pegawai, Biro Humas dan Protokol.
ALIP SETIAWAN SUSANTO
2018 · Thesis · Open Access
Alip Setiawan Susanto. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai di Kecamatan Tanjung Palas. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Dibawah bimbingan Adymas Putro Utomo Telah dilakukan penelitian Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuian Lahan Tanaman Kedelai di Kecamatan Tanjung Palas.Penelitian ini dilakuakan untuk menganalisis Kesesuaian Lahan di Kecamatan Tanjung Palas menggunakan analis spasial maupun non spasial dan pencocokan antara data karaterstik lahan dengan data syarat tumbuh tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan aplikasi Arcview, 3.3, untuk mengolah data baik dalam proses tumpang susun data (Overlay) maupun pencocokan data (Matching) sampai dengan penyajian data (Layout). Dengan aplikasi ini pengguna dapat menampilkan berbagai peta tematik, peta karaterstik lahan, dan peta kesesuaian lahan tanaman kedelai. Selain pengguna dapat mengakses informasi mengenai luas kelas kesesuaian lahan serta informasi karaterstik lahan di Kecamatan Tanjung Palas. Dengan demikian baik pihak pengambil kebijakan maupun pihak masyarakat dapat menjadikan salah satu dasar dalam perencanaaan tata guna lahan khususnya di komoditi kedelai.
AGUS NUROKHIM
2018 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Agus, 2018. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Lada di Kecamatan Tanjung Selor. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Di bawah bimbingan Adymas Putro Utomo Telah dilakukan Penelitian mengenai Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Lada di Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesesuaian lahan di Kecamatan Tanjung Selor menggunakan analisis spasial maupun non spasial dan pencocokan anatara karakteristik lahan dengan syarat tumbuh tanaman Lada. Penelitian ini menggunakan aplikasi GIS yaitu Arcview . 3.3, untuk menggolah data baik dalam proses tumpeng susun data (Overlay) maupun pencocokan data (Matching) sampai tahap penyajian berbagai peta tematik, peta karakteristik lahan, dan peta kesesuaian lahan untuk tanaman Lada. Selain itu pengguna dapat mengakses informasi mengenai luas kelas kesesuaian lahan serta informasi karakteristik lahan di Kecamatan Tanjung Selor. Dengan demikian baik pihak pengambilan kebijakan maupun pihak masyarakat dapat menjadikanya salah satu dasar dalam perencanaan tata guna lahan, khususnya di komoditi Lada. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Kesesuain Lahan, Lada.
WOLDEN GOFFE HALOHO
2018 · Thesis · Open Access
Wolden Goffe Haloho Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2017, Identifikasi Dasar Penentuan Musim Tanam dan Siklus Musim Tanam Tanaman Padi di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas, di Bimbing Bapak Dr. Didi Adriansyah. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui musim tanam dan siklus musim tanam tanaman padi yang dilakukan masyarakat petani di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan dilaksanakan dengan teknik survey. Penentuan sampel menggunakan rumus slovin yaitu sebanyak 66 responden. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), yaitu Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, karena di daerah tersebut mempunyai beberapa musim tanam yang digunakan petani, sehingga penulis ingin mengetahui dasar penentuan musim tanam, siklus musim tanam dan teknik budi daya padi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Proses penelitian ini dalam penentuan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Informasi yang diperoleh yang bersumber dari informan, yaitu orang yang dipilih secara sengaja sebagai narasumber karena dianggap memiliki pengetahuan dan keahlihan yang cukup mengenai siklus musim tanam padi dan teknik budi daya.
UPI AZMI
2018 · Thesis · Open Access
Upi Azmi. 2018. “Pengaruh Ekstrak Alami Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine mal L. Merrill) Varietas Grobogan”. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Tati Hariyati, SP., MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pemberian ekstrak alami pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine mal L. Merrill). Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kemayoran Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelitian dimulai pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan perlakuan yaitu menggunakan ekstrak alami dari bahan air kelapa, ekstrak biji jagung muda dan tauge dengan konsentrasi dan dosis yang berbeda-beda dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian konsentrasi 10% (10 mL ekstrak alami : 90 mL air), 20% (20 mL ekstrak alami : 80 mL air) dan 30% (30 mL ekstrak alami : 70 mL air) dengan cara diteteskan pada benih kedelai yang telah berkecambah dengan banyaknya dosis yang diberikan yaitu 2 mL, 4 mL dan 6 mL per tanaman. Benih kedelai yang digunakan adalah Varietas Grobogan. Parameter tanaman kedelai yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Pengamatan dilakukan pada 7, 14 dan 21 hari setelah tanam. Perlakuan konsentrasi dan dosis ekstrak alami tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 7, 14 dan 21 hari setelah tanam, dan berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji namun berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Dari hasil analisis sidik ragam yang diperoleh bahwa pengaruh terbaik terhadap pemberian konsentrasi dan dosis adalah perlakuan T3D3 dengan konsentrasi sebesar 30% dan dosis sebanyak 6 mL. Pada perlakuan T3D3 menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah polong dengan rata-rata pada perlakuan T3 = 73,55 buah dan D3 = 86 buah, jumlah biji dengan rata-rata pada T3 = 158,55 buah dan D3 = 168,67 buah, berat biji dengan rata-rata pada T3 = 85,77 dan D3 = 88 gram, dan bobot biji dengan rata-rata pada T3 = 56,78 dan D3 = 58,67 gram
MASRUDIN
2018 · Thesis · Open Access
Masrudin. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor. NPM 201231030. Judul Aplikasi Sistem Otomatis Berbasis Adruino Uno R3 Dalam Budidaya Aeroponik. Bimbingan Tati Haryati SP. MP Kebutuhan sayuran semakin meningkat dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap gizi makanan yang bersumber dari sayuran, upaya meningkatkan produksi tanaman sayuran masih menemui beberapa hambatan salah satu faktornya adalah iklim. Dengan adanya penelitian ini harapan penulis dapat menjadi sumbangsih bagi petani untuk dapat meminimalisir suatu pekerjaan dalam pemeliharaan tanaman budidaya aeroponik diantaranya penyiraman, pengaturan suhu dan pengaturan debit air serta mengetahui hasil perbandingan perkembangan dan produksi aeroponik menggunakan sistem otomatis mikrokontroler berbasis arduino uno r3 dan budidaya secara konvesional tanpa menggunakan sistem otomatis. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Pangeran, Tanjung palas tengah, kabupaten bulungan, Mulai Bulan september hingga desember 2016. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan dan 10 ulangan, data diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS. Pupuk yang digunakan antara aeroponik dan konvesional sama yaitu menggunakan pupuk Hidroponik. Hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan dengan metode aeroponik dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler sangat berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan budidaya tanaman sawi diantranya tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, dan berat basah.
EBENEZER SILABAN
2018 · Thesis · Open Access
Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bokashi
RIA YULIATININGSIH
2017 · Thesis · Open Access
Model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi merupakan suatu medel matematika yang diterapkan pada suatu kasus dimana penularan penyakit hanya terjadi diantara mangsa saja. Diasumsikan pada model ini untuk pemangsa hanya mengkonsumsi mangsa yang terinfeksi saja. Dari model tersebut dicari penyelesaian dari perrsamaan differensial non linier, Analisis dinamika model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi meliputi penentuan titik kesetimbangan dan kestabilan dengan memperhatikan nilai eigen yang dihasilkan dari titik ketimbangan. Ketabilan titik kesetimbangan ditentukan dengan cara linierisasi pada sistem dan menggunakan kriteria Routh hurwitz. Simulasi model dengan menggunakan softwere Matlab untuk menguji hasil analisis. Pada penelitian ini mendapatkan solusi bahwa model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi menghasilkan tiga titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan trival atau asal,titik kesetimbangan bebas mangsa yang terinfeksi dan pemangsa, dan titik kesetimbangan endemik mangsa dan pemangsa.Dari analisis yang dilakukan, pada interaksi antara mangsa rentan dengan mangsa terinfeksi dapat disimpulkan bahwa populasi mangsa rentan bergerak lurus dan dalam jangka waktu yang lamamangsa rentan yang berinteraksi akan bergerak naik mendekati mangsa yang terinfeksi sehingga mengakibatkan mangsa rentan terjangkit infeksi dari mangsa yang terinfeksi.Sedangkan pada interaksi mangsa rentan, mangsa terinfeksi dan pemangsa disimpulkan bahwa populasi mangsa rentan yang awalnya bergerak lurus, kemudian dalam jangka waktu yang lama mangsa rentanakan terjangkit infeksi dari mangsa yang terinfeksi dan untuk populasi pemangsa bergerak naik sebanding dengan proporsi mangsanya.
SYAIFUL HIDAYAT
2017 · Thesis · Open Access
Syaiful Hidayat. Analisis Vitamin C Pada Selai Nenas (Ananascomosus) Dengan Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiberofficinale). Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fortifikasi larutan jahe pada selai nenas berpengaruh terhadap kandungan vitamin C. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Analisa Kimia dan Pascapanen Agroteknologi Pertanian UNIKALTAR, pada bulan November 2017. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan iodium sebagai perhitungan kandungan vitamin C. Faktor perlakuan adalah fortifikasi larutan jahe 20 ml, 30 ml, 40 ml, 50 ml. Dari hasil uji analisis vitamin C setiap perlakuan menunjukan bahwa fortifikasi pada perlakuan memberikan pengaruh tidak signifikan hasil kandungan vitamin C yang diperoleh terhadap masing-masing perlakuan. Kandungan vitamin C pada fortifikasi larutan jahe pada selai nenas tertinggi pada selai perlakuan A3 (larutan jahe 40 ml) sebanyak (5,72%). Sedangkan kandungan pada selai perlakuan A4 (larutan jahe 50 ml) sebanyak (4,4%) memiliki kandungan vitamin C terendan dan selai A0 sebagai kontrol memiliki kandungan vitamin C (4,4%).
SITI ROSMINA
2017 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Siti Rosmina. 2013 31 004. Analisis Usaha Tani Padi Ladang Berpindah Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Kegiatan ladang berpindah sampai saat ini masih dilakukan oleh masyarakat pedesaan yang ada di daerah Kalimantan khususnya suku Dayak seperti yang ada di Desa Pejalin Kecematan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Pejalin sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dengan sistem ladang berpindah. Sistem ladang berpindah yang mereeka lakukan yaitu hanya tebas, tebang, bakar dan tanam. Usaha tani yang dilakukan petani di Desa Pejalin adalah tanaman padi dengan berbagai varietas seperti padi E’ho, Libang dan Usunuan. Pada usaha tani padi sebagian petani khususnya di Desa Pejalin seringkali menggunakan faktor produksi yang berlebihan dengan harapan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi justru dengan mengunakan faktor produksi yang berlebihan akan menghasilkan biaya produksi yang akhirnya akan mengurangi pendapatan usha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha tani padi ladang ladang varietas E’ho, Libang dan Usunuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penentuan sampel menggunakan Sampling Jenuh (Sensus) yaitu sebanyak 35 responden. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja(purposive), yaitu Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, karena di daerah tersebut rata-rata petani membudidayakan padi ladang. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya tertinggi terdapat pada varietas padi Libang dengan biaya sebesar Rp. 3.060.724 kemudian varietas padi E’ho dengan biaya sebesar Rp. 2.900.687 dan varietas padi Usunuan dengan biaya sebesar Rp. 2.335.816. Sedangkan pendapatan tertinggi terdapat pada varietas padi E’ho sebesar Rp. 6.348.785 kemudian varietas padi Libang Rp. 5.203.175 dan varietas padi Usunuan sebesar Rp. 4.514.530 dalam satu musim tanam. Perhitungan R/C ratio sebesar 3 menunjukan bahwa usaha tani padi yang dilakukan petani layak diusahakan dan menguntungkan.
SOFIAN YUSUF
2017 · Thesis · Open Access
ABSTRAK SOFIAN YUSUF. Pengaruh Pemberian ZPT Air Kelapa dan Ekstrak Jagung Pada Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Dibawah bimbingan Ibu Tati Hariyati SP, MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian ZPT air kelapa dan ekstrak jagung pada produksi tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Penelitian dilaksanakan di jalan kemayoran (belakang pasar induk) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dari Juli sampai dengan September 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah air kelapa yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa air kelapa(K0), air kelapa 50 ml (K1), air kelapa 100 ml (K2) dan air kelapa 150 ml (K3). Faktor kedua adalah ekstrak jagung yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa ekstrak jagung (J0), ekstrak jagung 50 ml (J1), ekstrak jagung 100 ml (J2), dan ekstrak jagung 150 ml (J3). Hasil data sidik ragam diperoleh bahwa pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Perlakuan ekstrak jagung juga tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Interaksi pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Kata kunci : Air Kelapa, Ekstrak Jagung, Injeksi, Tanaman Tomat
SULTAN HASANUDDIN
2017 · Thesis · Open Access
Sultan Hasanuddin, 2017, “ Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Fitrah Pangerang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pangan dan Pasca Panen Universitas Kaltara Tanjung Selor, pada bulan November 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Fortifikasi Larutan Jahe Pada Selai Nanas dengan 5 perlakuan dan 2 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah warna, aroma, dan rasa. fortifikasi larutan jahe pada selai nanas tidak berpengaruh nyata terhadap warna selai nanas, sedangkan fortifikasi larutan jahe pada selai nanas berpengaruh sangat nyata terhadap aroma dan rasa selai nanas. Dari hasil uji organoleptik menunjukkan yang dapat diterima sebagian besar panelis yaitu pada perlakuan A1 yaitu 20 ml larutan jahe dan A3 yaitu 40 ml larutan jahe.
ERWIN DAHLAN
2017 · Thesis · Open Access
kependudukan dan pencatatan sipil sesuai dengan Undang Undang No. 24 Tahun 2013 dan salah satunya adalah pencatatan kematian dan akta kematian mempunyai manfaat yang sangat penting bagi masyarakat terutama kematian digunakan ketika ingin mengklaim asuransi. namun masih juga ada masyarakat yang belum mengurus akta kematian karena masih rendahnya kesadaran masyarakat. masyarakat Kabupaten Bulungan khususnya Kecamatan Tanjung Palas Barat yang menjadi lokus penelitian juga masih banyak yang belum mempunyai akta kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisa tahap pelaporan kematia; (2) menganalisa tingkat kesadaran ahli waris untuk melaporkan kematian dan (3 menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ahli waris melaporkan kematian untuk dilakuakan pencatatan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode. pengumpulan data melalui kegiatan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Barat terhadap administrasi kependudukan khususnya untuk melakukan pencatatan kematiandan mengurus akta kematiandan dilaksankan pada tahun 2017 sudah cukup tinggi meskipun masih ada beberapa kendala yang ditemukan dilapangan. dilihat dari upaya merubah perilaku masyarakat untuk lebih sadar melaporkan kematian untuk dicatat dan diterbitkan Akta Kematian seperti amanat Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Udang Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui peraturan tersebut dan masyarakat sudah mengetahui penting dan meminta dilakukannya pencatatan kematia sehingga manfaat dari akta kematian dapat dipergunakan ahli waris sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.
SYARUL
2017 · Thesis · Open Access
Syarul. 201231006. Program Sarjana. Universitas Kaltara. Tanjung Selor. Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Hasil Tanaman Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus). di Bimbing oleh Tati Haryati SP. MP. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur konsumsi yang bernilai gizi tinggi. Jamur tiram putih biasa dimanfaatkan sebagai sayuran dan makanan ringan. Jamur tiram mempunyai manfaat bagi kesehatan, seperti penyakit darah tinggi dan jantung serta mengurangi berat badan dan diabetes. Dengan adanya penelitian ini harapan penulis dapat menjadi sumbangsih bagi petani Jamur khususnya dalam mengoptimalkan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh dosis POC Nasa optimal terhadap hasil jamur tiram putih (Pleorotus Pstreatus). Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sungai Fatimah Kabupaten Nunukan dari Maret sampai Juni 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan dan 10 ulangan. Dosis POC Nasa yang terdiri dari lima taraf yaitu kontrol (D0), dosis Nasa 2,5 ml (D1), dosis Nasa 5 ml (D2), dosis Nasa 7,5 ml (D3), dosis Nasa 10 ml (D4). Hasil penelitian Perlakuan dosis POC Nasa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tangkai dan diameter tudung jamur dan berpengaruh nyata terhadap parameter perlakuan berat segar dan jumlah tudung jamur tiram putih. Secara keseluruhan perlakukan terbaik adalah pemberian POC Nasa dengan dosis 5 ml/ baglog.