Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Pengaruh Ekstrak Alami pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merrill)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Agroteknologi•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Upi Azmi. 2018. “Pengaruh Ekstrak Alami Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine mal L. Merrill) Varietas Grobogan”. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Tati Hariyati, SP., MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pemberian ekstrak alami pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine mal L. Merrill). Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kemayoran Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelitian dimulai pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan perlakuan yaitu menggunakan ekstrak alami dari bahan air kelapa, ekstrak biji jagung muda dan tauge dengan konsentrasi dan dosis yang berbeda-beda dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian konsentrasi 10% (10 mL ekstrak alami : 90 mL air), 20% (20 mL ekstrak alami : 80 mL air) dan 30% (30 mL ekstrak alami : 70 mL air) dengan cara diteteskan pada benih kedelai yang telah berkecambah dengan banyaknya dosis yang diberikan yaitu 2 mL, 4 mL dan 6 mL per tanaman. Benih kedelai yang digunakan adalah Varietas Grobogan. Parameter tanaman kedelai yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Pengamatan dilakukan pada 7, 14 dan 21 hari setelah tanam. Perlakuan konsentrasi dan dosis ekstrak alami tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 7, 14 dan 21 hari setelah tanam, dan berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji namun berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Dari hasil analisis sidik ragam yang diperoleh bahwa pengaruh terbaik terhadap pemberian konsentrasi dan dosis adalah perlakuan T3D3 dengan konsentrasi sebesar 30% dan dosis sebanyak 6 mL. Pada perlakuan T3D3 menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah polong dengan rata-rata pada perlakuan T3 = 73,55 buah dan D3 = 86 buah, jumlah biji dengan rata-rata pada T3 = 158,55 buah dan D3 = 168,67 buah, berat biji dengan rata-rata pada T3 = 85,77 dan D3 = 88 gram, dan bobot biji dengan rata-rata pada T3 = 56,78 dan D3 = 58,67 gram

Kata kunci

Kedelai, Ekstrak Alami, Konsentrasi, Dosis

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Ekstrak Alami pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merrill)2018 · oai:ais:skripsi:66

Publikasi terkait