Abstrak
Tanah ekspansif merupakan tanah bermasalah yang memiliki sifat yang mudah mengembang dan mudah menyusut sehingga dapat menyebabkan kerusakan konstruksi yang ada di atasnya oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan. Salah satu metode perbaikan tanah yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah abu terbang batu bara sebagai bahan stabilisasi yang ramah lingkungan. Tujuan pertama dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui pengaruh penambahan stabiliser abu terbang batu bara dan masa peram terhadap perubahan sifat fisik dan mekanis tanah ekspansif. Tujuan kedua untuk mengetahui besarnya prosentase campuran dan lama pemeraman yang optimum. Tujuan ketiga untuk mengetahui besarnya prosentase perubahan parameter sifat fisis dan mekanis pada campuran dan masa peram optimum setelah distabilisasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pengujian tanah di laboratorium dengan komposisi campuran bahan stabiliser sebesar 20%, 30%, dan 40%, dengan masa peram 5, 15, dan 30 hari. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa penambahan bahan stabiliser abu terbang batu bara dapat meningkatkan sifat fisis dan mekanis dengan campuran optimum sebesar 40% dan masa peram optimum 30 hari.prosentase perubahan kadar air (w) turun sebesar 39,94%, berat jenis (Gs) naik 12,99%, berat volume tanah (γ) naik 6,89%, batas cair turun (LL) 14,18%, batas plastis (PL) naik 40,09%, indeks plastis (PI) turun 87,93%, berat volume tanah kering (γdry) naik 14,05%, kadar air optimum (Wopt) turun 38,12%, CBRdesain naik 2.192%.