Abstrak
Peran Kepala Adat Dalam Melestarikan Kesenian Jepin Pagun Di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Oleh:kamaruddin NIM.201451022 ABSTRAK Kepala Adat di dalam segala tindakannya dan dalam memegang adat itu ia selalu memperhatikan perubahan perubahan. Kepala Adat mempunyai pengertian adalah seorang pemimpin yang memimpin kebiasaan yang normatif dan telah mewujudkan aturan tingkah laku yang berlaku dalam daerah atau wilayah hukum adat yang dipertahankan secara terus menerus. Kepala Adat tentunya juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kesenian daerah sepert halnya kesenian Jepin Pagun.. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui peran Kepala Adat dalam melestarikan kesenian Jepin Pagun di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan, dan (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat bagi Kepala Adat melestarikan kesenian Jepin Pagun di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Apabila dilihat dari jenis datanya maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran Kepala Adat dalam upaya pelestarian kesenian daerah Jepin Pagun sudah dinilai cukup baik. Upaya pelestarian dilakukan oleh Kepala Adat dengan mensosialisasikan kesenian ini kepada masyarakat. Namun demikian, masih ada kekurangan yang dinilai dalam upaya pelestarian kesenian Jepin Pagun yang dilaksanakan oleh Kepala Adat. Hal ini disebabkan karena Kepala Adat belum banyak melakukan upaya memperkenalkan kesenian Jepin Pagun kepada pihak luar, (2) Faktor pendukung dalam pelestarian budaya kesenian Jepin Pagun adalah adanya sarana dan prasarana berupa alat musik. Namun demikian, sarana dan prasarana ini dinilai masih kurang untuk dapat dikembangkan lebih lanjut. Faktor pendukungnya adalah adanya motivasi dan semangat dari generasi muda terutama penggiat seni dalam berupaya memperkenalkan kesenian Jepin Pagun. Tantangan bagi pelestarian kesenian daerah Jepin Pagun adalah kurangnya minat sebagian masyarakat, kurangnya dukungan dari pemerintah, pendanaan, serta kurangnya pelatih yang berpengalaman untuk mengajarkan tentang sejarah serta nilai kebudayaan dan kesenian daerah..