Abstrak
Hutan mangrove merupakan salah satu komunitas tumbuhan yang hidup di kawasan pinggiran pantai. Ekosistem mangrove, baik sebagai sumber daya alam maupun sebagai pelindung lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam aspek ekonomi dan ekologi bagi lingkungan sekitarnya. Mangrove merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa liar, seperti primata, reptilia dan aves. Selain sebagai tempat berlindung dan mencari makan, mangrove juga merupakan tempat berkembang biak bagi burung air. Badan Usaha Milik Desa Di Desa Tidung Pale Timur sebagai badan yang mengelola dan melestarikan hutan manggrove di wilayah Desa Tidung Pale Timur tersebut guna menjaga ekosisem biota laut baik biotik maupun abiotik. Selain itu dapat juga dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata bagi Desa Tidung Pale Timur untuk menambah pendapatan daerah. Namun dalam upaya pelestarian hutan manggrove di Desa Tideng Pale Timur Sangat terbatas. Dilihat dari kerusakan yang terjadi terdapat beberapa hambatan dan kemudian menjadi problema Badan Usaha Milik Desa dalam pengelolaannya. Berdasarkan observasi kawasan hutan mangrove di Desa Tidung Pale Timur terlihat sudah tidak terjaga dan kurangnya pengunjung yang datang.