Abstrak
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas penting dalam perekonomian Indonesia, berperan sebagai penghasil devisa dan sumber pendapatan bagi banyak petani kecil. Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu penghasil kakao terbesar di dunia, peluang untuk mengembangkan sektor ini menjadi semakin besar (Ikhwan , Jusni, 2023). Potensi tersebut semakin terlihat ketika kebutuhan pasar terhadap produk kakao terus meningkat, mendorong berbagai upaya untuk memperkuat kapasitas produksi di tingkat petani. Upaya untuk meningkatkan mutu dan hasil panen menjadi tantangan besar bagi para petani, seperti tingginya pengeluaran untuk produksi dan fasilitas, terutama yang terkait dengan biaya tenaga kerja serta benih.
Kata kunci
perilaku petani, usaha tani, kakao